Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
Kencan


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 4 Sore, Daren mengantar Tiara kemansion milik Luis setelah dari Mall membeli baju dan mainan untuk putra nya....


Sedari pulang dari makam kedua orang tua nya, Tiara hanya diam, menyembunyikan tangis nya yang ingin pecah, hati anak mana yang tidak hancur jika orang tua nya mati tanpa sepengetahuan nya...


"Yatuhan betapa berdosa nya aku, aku benar-benar anak yang durhaka, bagaimana mungkin aku tidak tau kematian kedua orang tuaku, Mama Ayah maaf aku, kumohon jangan benci aku...."menghapus air mata nya yang sedari tadi terus mengalir tiada henti nya...


Daren yang duduk disamping Tiara hanya diam memperhatikan, ia tidak berani menegur, Tiara bisa marah dan mengomel kapan saja disaat ia menegur, diam lebih baik, pikir Daren....


"Maafkan aku Tiara, semua ini karnaku, jika waktu itu aku tidak meninggalkanmu mungkin saat ini kamu tidak akan sesedih ini, jika waktu itu aku ada untuk mempertanggung jawabkan perbuatanku, kamu tidak akan menyesal seperti ini karna tidak mengetahui kabar kedua orang tua mu yang sudah tiada, aku memang laki-laki brengsek..." Menghela napas panjang, ingin sekali ia menepikan mobil nya dan memeluk tubuh lemah tiara dan memberikan sedikit kekuatan, tapi nyali nya tidak sebesar ini, baru memiringkan nya saja tatapan penuh membunuh Tiara tertuju pada nya....


"Maafkan aku, semua ini salahku, andai saat itu aku menolak untuk keluar negeri menyelesaikan masalah perusahaan mungkin kamu tidak akan seperti ini, aku sangat-sangat minta maaf, kamu bisa menghukumku semaumu aku akan menerima nya, bahkan aku siap masuk penjara jika kamu mengiginkan nya..."Tiara bungkam, hanya air mata yang ia keluarkan, persaan tidak terima begitu menggebu-gebu didalam hati nya...


"Aku benar-benar ingin menghukum mu kak, aku ingin kamu membayar semua perbuatan mu padaku, tapi apa yang akan Diko pikirkan nanti jika dia tau ayah nya seorang narapidana, dan apa yang harus aku jawab jika nanti nya Diko mengetahui bahwa yang menjebloskan ayah nya kepenjara mama nya sendiri, Akhhh rasa nya aku ingin sekali membunuhmu kak tapi aku tidak bisa, aku takut nanti nya semua orang malah membenciku..."Tiara bergulat dalam hati nya, memikirkan apa yang nanti nya terjadi, sungguh Tiara tidak ingin anak nya membenci nya....


"Antar saja aku pulang, aku ingin istirahat..."akhir nya hanya kata itu yang keluar dari mulut gadis yang berstatus mama muda itu, Daren hanya mengangguk lemah...


****


Sepulang dari rumah sakit, Luis mengajak istri nya untuk berkencan, walaupun harus berdebat selama Sejam, karna Kania yang terus menolak, ia merasa sudah tidak cocok jika berkencan...

__ADS_1


"Ayolah mas, kita pulang saja, aku sangat malu, apa mas tidak lihat pandangan para remaja pada kita, aku tidak nyaman..."masih saja mengajak suami nya untuk pulang walaupun mereka hampir sampai...


"Jangan hiraukan mereka, kita hidup diatas kaki kita sendiri kenapa harus malu? lagian kita kesini hanya untuk berkencan sayang bukan mencuri jadi tidak usah malu....."Mengelus kepala Kania dengan gemas...


"Tapi sama saja, kita sudah tidak muda lagi, lagian perut udah buncit begini, malu sama anak muda mas, kita pulang Saja ya!!..."merengek manja.....


"Tidak Kania, kita sudah sampai tidak mungkin kita pulang,..."dan pada akhirnya Kania mengalah ia membiarkan suami nya menggenggam jemari nya menautkan jari-jari mereka berdua dan menuntun Kania agar berjalan pelan..


"Kenapa harus naik lift mas?..."tanya Kania yang merasa heran, saat berdiri didepan Lift,Kania mengedarkan pandangnya nya keseluruh penjuru Restoran, masih banyak meja yang kosong pikir Kania...


"Sudahlah sayang, masuk saja dulu, saya ini suamimu jadi jangan takut begitu, saya tidak akan menculikmu..."Kania mendengus kesal, tapi ia tetap masuk kedalam lift...


Silahkan permaisuri yang cantik..."Walaupun dalam mode kesal, Kania tetap saja tersipu malu atas ucapan suami nya,. ia merasa sangat dicintai oleh suami super baik dan tampan nya itu...


Ting....


Lift terbuka, Luis meraih tangan Kania dan menautkan jari-jari mereka, menuntun Kania untuk keluar...


"Mas ini?...."

__ADS_1


"Semua ini untukmu, untuk istri cantik yang paling saya sayang dan saya cintai..."


"Makasih mas, ini semua sangatlah indah, kamu selalu saja membuat aku terkesan, aku sangat bahagia,terima kasih, aku mencintaimu...."Memeluk erat tubuh suami nya,...


"Jangan mengucapkan terima kasih, karna semua itu kewajibanku untuk membahagikan kamu, saya ingin menebus dan memperbaiki semua nya, disaat saya meny...."Kania menutup mulut Luis dan menggelengkan kepala nya, Kania tidak ingin mengingat kejadian yang sudah terjadi dimasa yang lalu, ia ingin menata masa depan dan bersiap-siap untuk menyambut malaikat kecil nya yang sebentar lagi akan hadir...


Tidak ada yang namanya menebus mas, yang ada itu memperbaiki, kita memperbaiki semua nya, menyusun semua nya dari awal, dan bersiap-siap menyambut malaikat kecil yang sebentar lagi akan hadir ditengah-tengah kita...."mengelus perut nya yang sangat buncit, Luis tersenyum dan mencium kening Kania lama...


"Apa kita akan terus berdiri disini mas, seperti nya bayi nya sudah lapar..."Luis terkekeh, dan mencubit hidung Kania karna gemas...


"Kamu itu benar-benar membuat saya smakin jatuh cinta, Ayo kita makan..."Luis menarik meja untuk Kania duduk, usai bumil itu duduk, ia pun beralih kekursi Yang berhadapan dengan Kania....


"Apa kamu suka tempat ini?..."


"Hem, sangat suka mas...."mengangguk seraya melihat pemandangan dibawa gedung, pemandangan kota yang dipenuhi oleh gedung-gedung pencakar langit....


disana juga orang bisa menikmati pemandangan matahari yang terbenang tempat yang sudah didesain oleh orang-orang yang dipercaya Luis bisa membuat siapa saja terkesan dan bahagia. bunga yang ditata disamping kiri dan kanan, dan membentuk huruf K & L,...


"kapan kamu menyiapkan semua ini mas? tempat nya sangat bagus, sangat nyaman dan sangat indah...."tanya Kania ditengah-tengah makan nya, ia tidak bisa mengalihkan perhatian nya dari bunga-bunga yang ada disekitar nya....

__ADS_1


"Sayang rencana pernikahan Kak Daren dan Tiara kapan? aku mau cari hadiah untuk mereka, udah kamu pikirin ngak?...."Tanya Kania disela-sela makan nya....


"Saya belum membicarakan semua itu pada Daren Nia, mending kita nikmati masa kencang ini, Daren dan Tiara kita pikirkan nanti, saat ini hanya kamu dan saya, tidak ada yang namanya Daren dan Tiara....."Ujar Luis yang diangguki Kania, mereka pun makan diselingi canda dan tawa....


__ADS_2