
Setelah mandi,Luis keluar dari kamar mandi bertelanjang dada, ia hanya menggunakan handuk yang dililit dipanggang nya, membuat 6 kotak roti sobek nya terekspos sempurna, Kania yang mendengar pintu kamar mandi terbuka segera berdiri dan membalikkan badan nya....
Dengan susah payah, Kania meneguk ludah nya kasar, ia benar-benar terpesona melihat badan kekar Luis yang tanpa baju...
"Hay Nona tak usah seheran itu, aku tau kamu kagum melihat badan saya yang besar..."Kania mendelik kesal, ia mengalihkan pandangan nya kesamping agar tidak melihat Luis...
"Dasar menyebabkan..."Kania berlalu dari hadapan Luis, baru saja ia melewati Luis, ia harus berhenti saat tangan nya dipegang oleh Luis...
"Nona muda Wiguna, apakah kamu tidak ingin melayani suamimu sebelum mandi, setidak nya agar nanti nya kamu tidak mandi untuk yang kedua kali nya..."Mata Kania membulat sempurna mendengar ucapan Luis, ini sama sekali tidak pernah ia bayangkan, mereka itu tidak saling mencintai dan tidak sepantas nya mereka melakukan nya bukan...
"Sa-saya gerah mas tolong lepaskan tanganku!!..."pinta Kania ketakuntan,Luis semakin bersemangat untuk menggoda wanita yang kini telah resmi menjadi istri nya itu...
"Saya menginginkan hak saya sebagai istri Kania dan kamu istri saya, tidak mungkin saya mengajak permainan lain untuk melakukan nya bukan, jadi ayo kita lakukan sekarang!!..."Kania menggeleng keras, ia memutar bola mata nya mencari cara agar Ia bisa terlepas dari Luis, laki-laki yang kini berganti povesi yang dulu nya tuan muda menyebalkan kini menjadi tuan muda mesum,( kayak kerjaan saja, Kania, Kania)...
Kania tersenyum, ia mengalungkan kedua tangan nya dileher Luis, dan sedetik kemudian ia langsung menginjak kaki Luis dengan sangat keras sehingga membuat Luis memekik kesakitan,
Dengan gelak tawa yang sedikit nyaring Kania berjalan cepat kekamar...
"Awas kamu Kania, saya akan membalas perbuatan kamu kepada saya..."Teriak Luis seraya memegang kaki nya yang baru saja diinjak oleh Kania..
Kania menggaruk tengkuk leher nya bingung, sudah hampir satu jam ia berada didalam kamar mandi, yang ia lakukan hanya mondar mandir saja, ia takut Luis akan membalas perbuatan nya....
__ADS_1
"Tenang Kania, jangan panik, tarik nafas yang dalam-dalam dan buang perlahan, kamu harus memikirk cara agar Tuan mesum itu tidak melakukan hal aneh padamu.."Ujar Kania pada diri nya sendiri, Kania terus berpikir sampai ia kemudian berhenti dan tersenyum lebar...
Kania membuka pintu dan mengintip dari keluar, ia sedikit bernafas lega saat melihat Luis yang seperti nya telah tidur...
Perlahan Kania membuka pintu lebar-lebar dan berjalan keluar dengan sangat pelan, Kania mengambil ponsel nya dan bermain didenda pipih itu...
"Kita Liat tuan muda mesum,kamu akan meminta hakmu atau tidak..."Kania terkekeh, ia tersenyum penuh kemenangan, tak lama kemudian terdengar pintu diketuk, Kania langsung berdiri dan berjalan cepat untuk membuka pintu...
Terlihat seorang pelayan datang membawa Nampan berisi kopi,Kania langsung mengambil nya, pelayan itu juga memberikan sesuatu pada Kania yang membuat Kania semakin melebarkan senyum nya...
setelah mengantar Pesanan Nona muda Wiguna, pelayan pun pergi, Kania berjalan kearah meja dan mendudukkan pantat nya disana, ia melihat kopi itu dengan senyuman licik nya, Kania kemudian mengeluarkan benda yang diberikan pelayan tadi dan menuangkan nya kedalam minuman Luis...
Setelah merasa semua nya sudah bagus, Kania membawa kopi itu kenakas dan ia pun membangunkan sang suami yang sudah tertidur...
Luis yang merasa tidur nya terganggu segera membuka mata nya dan melihat Kania yang tersenyum manis pada nya...
"Aku sudah membuatkan kopi untukmu minum dulu!!.."Luis mengernyitkan alis nya melihat secangkir kopi yang terletak diatas nakas...
"Terima kasih, tapi aku tidak minat, aku hanya menginginkan dirimu..."Luis menaikkan kedua alis nya secara bergantian, hal itu membuat Kania bergidik, ia harus mencari cara agar Luis mau meminum kopi itu, jujur saja Kania sangat takut, mengingat rasa sakit saat ia melakukan nya dengan Luis membuat ia sedikit trauma karna rasa sakit pada kewanitaan nya...
"Saya akan memberikan Hakmu jika kamu meminum kopi itu, apa kamu tau mas saya membuat kopi itu agar kita bisa begadang malam ini,..."Luis tersenyum puas, ia pun meminum kopi itu hingga tersisa setengah, Kania begitu senang, saking senang nya, ia selalu tersenyum, tak lama kemudian Luis menguap, ia memandang Kania yang sedang tersenyum manis pada nya, tak lama kemudian ia pun jatuh tertidur...
__ADS_1
"Rasain kamu mas,, nikmati hak mu itu dengan tidur nyenyak,..."Kania bersorak, ia melompat keatas ranjang dan membaringkan tubuh letih nya disamping Luis dengan tenang...
Kania memandang wajah Luis yang tertidur pulas, bagaimana tidak puas orang sudah diberi obat tidur 😂😂...
"Mas aku mau jatah, mas, mas bangun Aku mau banget hahaha...."Pinta Kania memasang wajah memelas seraya menarik baju Luis seperti anak kecil yang minta permen...
Kania tertawa terpingkal-pingkal, ia begitu bahagia bisa mengerjai sang suami...
Kania yang sebenar nya sangat lelah memutuskan untuk cepat tidur, hanya butuh beberapa menit saja, Kania sudah masuk kedalam mimpi indah nya...
🌞🌞🌞🌞🌞🌞
Luis menutup wajah nya saat sinar mentari menembus masuk dari cela-cela jendela, Ia perlahan membuka mata nya, Luis perlahan bangkit dan memegang kepala nya yang sedikit pusing, ia mengedarkan pandangan nya keseluruh penjuru kamar hotel dan berhenti tepat dipintu kamar mandi yang tertutup rapat......
"Kania, kamu benar-benar membuat saya marah, Kamu akan mendapatkan pembalasan saya Kania..."Ujar Luis dengan tangan terkepal saat melihat cangkir yang terletak diatas nakas,Luis yakin kalau Kania telah mencampur obat tidur kedalam kopi nya...
Luis tersenyum licik saat melihat koper Kania, ia pun langsung bangkit dan membawa koper Kania keluar kamar, kemudian ia kembali kedalam kamar untuk pura-pura tidur, tak berselang lama, Terdengar pintu kamar mandi terbuka, dengan cepat Luis memejamkn mata nya....
"Masih tidur aja si tuan muda mesum, ternyata obat tidur yang aku kasih mempan juga ya..."Ujar Kania melihat Luis yang masih tidur,...
Luis meneguk ludah nya, untuk yang ketiga kali nya ia melihat tubuh Kania yang Begitu menggiyurkan, jika saja Luis sedang tidak pura-pura, sudah pasti ia menerjang Kania sekarang juga...
__ADS_1
"Astaga, apa Kania ingin membuat aku panas dingin, yang dibawa juga sudah bangun melihat sarang nya, kenapa bagian dada Kanan semakin besar, jika saja aku tidak pura-pura tidur sudah pasti aku menerjang nya sekarang juga..." . Ujar Luis dalam hati melihat tubuh Kania yang begitu menggoda, apalagi melihat bagian bukit himalaya Kania yang sangat besar itu, Luis bisa-bisa kalah sebelum berperang kalau begini...