Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
merindukanmu


__ADS_3

Usai berpakaian, Luis pun turun menyusul Kania yang sedang duduk diruang keluarga sedang menonton film Drama, pandangan Luis terus mengarah pada Kania yang sedang serius menonton dan sekali-kali ikut tersenyum...


"Astaga, kenapa wanita kalau nonton Drama korea selalu senyum-senyum sendiri,..."Luis menggelengkan kepala nya melihat tingkah Kania yang sekali-kali cekikikan dan terkadang memaki...


Kuis yang duduk disamping Luis pun sama sekali tidak disadari Kania...


"Yaampun seandainya aku punya suami seperti dia,, aku pasti menjadi wanita paling beruntung didunia ini, sudah baik perhatian dan sangat mencintai istri nya, ahhh laki-laki idaman banget deh untuk dijadikan suami..."Ujar Kania dengan wajah berbinar bahagia, Luis yang duduk disamping Kania hanya menggerutu pelan...


"Saya lebih tampan dari nya, lebih perhatian dan penyayang, tapi kenapa dia mau nya menjadi istri orang lain? apa dia tidak cukup puas atas kemewahan yang saya berikan?..."Ujar Luis pelan seraya mengikuti pandangan Kania....


Tak lama kemudian seorang pelayan pun terlihat berjalan kearah mereka, Pelayan itu membungkuk hormat...


"Tuan muda Nona muda makan malam nya susah siap..."Ujar pelayan itu sopan, Luis pun mengangguk dan mengibaskan tangan nya mengisyaratkan agar pelayan itu segera pergi...


"Apa kamu akan terus duduk disini menunggu laki-laki itu keluar dan mengajakmu untuk makan?...."tanya Luis yang merasa kesal karna Kania sama sekali tidak mempedulikan nya...


"Ahhh astaga mas Luis bikin kaget saja, Mas duluan saja, aku masih ingin menonton!..."Seru Kania yang seperti tidak rela jika harus meninggalkan sofa empuk nya...


Luis yang sudah sangat kesal pun langsung berdiri dan mengangkat tubuh Kania...


"Ehh mas Luis mau ngapain turunin saya mas, nanti saya jatuh!!,.."Seru Kania mengalungkan tangan nya keleher Luis...


"Tidak usah protes, saya mau kamu temani saya makan!..."Luis tidak menurunkan Kania, ia malah terus menggendong Kania keruang makan...

__ADS_1


"Mas, turunin aku bisa jalan sendiri,malu diliat pelayan!!..."Seru Kania yang sama sekali tidak dihiraukan oleh Luis...


Pelayan yang melihat Tuan muda mereka menggendong Kania keruang makan menjadi heboh, mereka baru pertama kali ini melihat Tuan muda mereka bersikap romantis kepada perempuan, Alika yang cukup lama menjalin hubungan pun tak pernah diperlakukan seperti itu oleh Luis, mereka hanya sekedar berpegang tangan...


"Sekarang kamu duduk yang manis, dan katakan makanan apa yang kamu inginkan!..."Kening Kania berkerut, ia mengangkat tangan nya menyentuh kening Luis...


"Tidak panas..."Gumam Kania usai menarik tangan nya, Kania lalu melihat Luis dalam-dalam dari ujung kaki sampai ujung kepala kemudian bergidik ngeri....


"Apa kerasukan setan kali ya??..."


"Auhh, Sakit mas..."Pekik Kania saat kening nya dijitak keras oleh Luis....


"Saya tidak demam dan tidak juga dirasuki setan, Apa salah kalau saya perhatian sama istri sendiri, Saya bisa lebih perhatian dari laki-laki ditv tadi, saya lebih tampan dan saya lebih penyayang..."Kania menutup mulut nya, mencoba untuk tidak tertawa, ia sekarang mengerti kenapa Luis melakukan hal itu,...


"Saya sama sekali tidak cemburu, Untuk apa saya cemburu, saya memiliki segala nya, saya tampan saya Kaya dan saya diinginkan oleh seluruh wanita...."elak Luis membanggakan diri nya...


"Jangan mengatakan semua wanita menginginkan mas Luis, karna saya sama sekali tidak mengiginkan Mas Luis..."Cebir Kania mengambil makanan untuk nya kemudian memasukkan suapan pertama kemulut nya....


"Kamu pengecualian, tapi saya yakin suatu saat nanti kamu akan sangat merindukan saya, ingat itu baik-baik!!..."Kania hanya mengangguk seraya tersenyum mengejek,...


Mereka pun makan dalam diam,...


"Mungkin saja mas, Suatu saat nanti aku akan sangat merindukan kamu, entah kapan tapi pasti hari itu akan terjadi, dan kamu akan merindukan aku hanya kamu yang tau, entah kamu akan mencariku atau malah mencari penggantiku..." Kania membatin seraya menatap wajah tampan sang suami, tanpa Kania sadari Ia sudah mulai menyimpan rasa pada Luis, begitupun sebaliknya, mereka belum saja menyadari perasaan mereka masing-masing...

__ADS_1


"Saya sudah selesai, silakan makan saya mau keruang kerja dulu, masih ada pekerja yang harus saya kerjakan..."Ujar Luis seraya berdiri dan meninggalkan Kania diruang makan...


Kania menatap punggung Luis yang semakin lama semakin menjauh dari pandangan nya....


"Mas Luis apapun yang terjadi dengan hubungan kita nanti setelah aku selesai melahirkan aku harap hubungan kita akan baik-baik saja, walaupun tak lagi bersama..."Ujar Kania menyentuh dada nya yang terasa sesak saat mengatakan nya...


Usai makan, Kania pun kembali ruang keluarga, ia kembali menonton Filem Drama kesukaan nya, hal itu Kania lakukan agar resah didalam hati nya sedikit berkurang, Kania masih sangat gelisah mengingat kejadian dikantor Luis tadi siang, rasa nya ia sangat tidak terima, Alika mendekati suami nya, tapi Kania harus sadar diri jika dihati Luis hanya ada Alika, cepat atau lambat mereka akan kembali bersama,...


Cukup lama Kania menonton, sampai perlahan-lahan kelopak mata nya mulai tertutup, Kania tertidur disofa dengan posisi duduk...


Luis merentangkan kedua tangan nya, ia melihat jam yang terpasang didinding dan sudah menunjukkan pukul 11 malam, Luis pun menutup laptop nya dan kemudian bangkit...


Perlahan Luis membuka pintu kamar dan mendorong nya dengan sangat pelan, ia tidak ingin Kania terganggu, saat pintu terbuka lebar, kening Luis berkerut melihat ranjang yang terlihat rapi dan sama sekali tidak ada Kania disana, Luis langsung menuju balkon karna biasa nya Kania tidur disana dah hasil nya pun kosong...


Luis keluar dari kamar dan turun kelantai satu, hati nya seketika menjadi gelisah, ia takut jika Kania kenapa-napa, apa lagi saat diri nya mendapat telfon dari Marko jika musuh nya sedang mengintai mansion....


Saat Luis berada ditengah-tengah tangga, pandangan nya menangkap sosok wanita yang sedang ia cari tertidur disofa dengan posisi duduk...


Luis menggelengkan kepala nya, ia tersenyum saat melihat wajah polos Kania yang terlihat cantik meskipun sedang tidur...


"Capek nonton Tv malah sekarang dia yang ditonton sama tv, dasar tukang repotin, dimana dia duduk disitu dia tidur..."Pekik Luis mengangkat tubuh Kania dan membawa nya kekamar...


"Culik saja istri nya, aku ingin Perempuan itu yang menjadi umpan...."Seru seorang laki-laki seraya memutuskan sambungan telepon nya...

__ADS_1


"Lihat pembalasanku Luis, aku akan membuat kamu menangis darah...."Ujar Laki-laki itu dengan senyuman licik nya...


__ADS_2