Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
Wanita murahan


__ADS_3

Kania meremas dress yang ia gunakan, rasa nya sangat aneh, hati nya seakan tidak terima melihat Luis dan Alika kembali dekat, tapi sayang, Kania hanya wanita yang dijadikan penampung anak untuk Luis...


"Dengar Kania, jangan pernah kamu berharap lebih pada nya, kamu harus siap setiap waktu jika Luis menceraikan kamu, Kamu tidak boleh sakit hati hanya karna melihat kedekatan mereka, toh mereka saling mencintai,..."Kania menghapus air mata nya yang tidak bisa diajak kerja sama, setelah semua nya seperti sedia kala Kania pun keluar dari Lift saat Lift itu terbuka...


"Pak, kita kerumah mama Liana ya, aku kangen dengan mama Liana..."Seru Kania mencoba menepis perasaan tidak karuan nya, Kania harus bisa melupakan semua yang ia lihat tadi dan fokus pada bayi yang ada dalam kandungan nya....


Baik Nona Muda..."Jawab Sang Supir seraya menjalankan mobil nya meninggalkan Kantor Luis, sepanjang erjalanan, Kania hanya diam melamun,entah apa yang ada didalam pikiran nya saat ini...


"Maafkan Mommy ya Nak jika Mommy dan Daddy nanti nya tidak bisa bersama-sama membesarkan kamu, Walaupun Mommy sangat ingin hidup bersama mu rasa nya itu tidak mungkin,..." ujar Kania seraya mengelus perut nya yang masih rata, tidak bisa Kania pungkiri, hati nya merasa sesak mengingat kejadian tadi tapi ia harus sadar jika Diri nya dan Luis memang tidak saling mencintai dan tidak mungkin akan terus bersama....


Dikantor Luis...


Luis langsung bangkit dan menarik tangan Alika...


"Dengarkan aku baik-baik Alika, sampai kapanpun aku tidak akan kembali padamu, apapun yang kamu katakan, aku sudah tidak mencintai kamu lagi, perasaan untuk kamu sudah mati..."Ujar Luis setengah membentak...


Flash back on

__ADS_1


Saat Luis sedang fokus bekerja, Sekretaris yang bernama Nana menelpon ia memberitahu jika Alika datang dan memaksa untuk masuk,bahkan Alika menyiram Nana dengan air karna Nana menghalangi Alika untuk masuk, Luis menghela napas kasar...


"Tidak Kania, tidak Alika, semua nya membuat aku pusing, Biarkan dia masuk!!!...."Seru Luis setelah nya ia langsung mematikan telfon nya, tak lama pintu terbuka dan terlihat lah Alika berdiri didepan pintu dengan baju seksi juga Rok ketat diatas lutut menunjukkan lekuk tubuh nya....


Alika berjalan dengan anggun nya menghampiri meja Luis, Luis yang malas melihat Alika langsung berdiri dari kursi kebesaran nya dan menarik Alika kesofa...


"Cepat katakan apa yang kamu ingin dan keluar dari ruanganku, Seru Luis dengan nada malas, Alika menggeleng pelan dan mengalungkan tangan nya dileher Luis, ia mencoba mendorong Alika tapi karna Alika memegang leher nya ia pun ikut terjerembah dan mangakibatkan Luis terjatuh diatas tubuh Alika, kancing Baju Alika yang super ketat pun terpisah dari tempat nya sehingga membuat baju Alika terbuka dan menampakkan bra warna hitam yang menutupi gunung kembar Alika...


Flash back Off


"Dasar wanita menjijikkan, untung saja aku mengetahui sifat liarmu, sebelum aku terlanjur menikahimu, aku lebih ingin melakukan nya dengan istriku dari pada kamu, sekarang kamu keluar dari ruangan ku!! aku tidak sudi melihat Wanita murahan yang suka menjajangkan tubuh nya sperti kamu..."Ujar Luis menunjukkan pintu, Alika menggelengkan kepala nya, ia sangat menyayangi dan mencintai Luis, apapun akan ia lakukan agar Luis kembali kedalam pelukannya nya walaupun ia harus terlihat murahan...


Luis yang kesal pun langsung menarik Alika dan menyeret nya kepintu, kemudian mendorong Alika keluar dari ruagang nya dan kemudian menutup pintu dengan keras dan langsung mengunci nya...


Nana dan Daren melihat Alika dengan wajah dipenuhi dengan kemarahan, Mata Daren membulat saat melihat kedada Alika, kemudian dengan cepat ia memalingkan wajah nya...


"Mata suciku ternodai oleh barang murahan..."Gumam Daren langsung kembali keruangan nya, tadi nya ia ingin keruangan Luis tapi melihat Luis yang menutup pintu dengan keras Daren sudah dapat mengerti bahwa Luis sangat marah dan tidak ingin diganggu untuk sementara...

__ADS_1


"Ada apa loh kayak habis liat hantu aja..."Tanya Marko setelah mendudukkan pantat nya Sofa....


"Ia, hantu ngak tau diri,..."Jawab Daren membuat Marko bingung, Daren dan Marko memang lah tidak menyukai Alika, sejak dulu, mereka selalu berharap dan berdo'a supaya Luis dan Alika putus dan harapan mereka benar-benar terjadi, kedua tangan Kanan Luis itu mengetahui bagaimana sifat asli Alika dan Daren sebagian sahabat sekaligus tangan kanan yang paling dipercaya Luis pernah memberitahu jika Alika selingkuh tapi saat itu Luis tidak percaya dan mendengarkan Daren, sampai Luis melihat Alika dan laki-laki lain bercinta...


"Si Mak lampir itu habis bikin rusuh diruangan Luis, tapi Luis mengusir nya..."Kelakar Daren yang melihat kebingungan Marko, Marko yang mengetahui julukan Daren pada Alika pun mengerti siapa yang dimaksud Daren....


Kania telah sampai dirumah mama mertua nya, ia langsung turun dalam masuk kedalam rumah, mungkin dengan mengobrol dengan mama mertua nya tentang kehamilan bisa membuat resah dihati nya sedikit berkurang, karna jujur saja sejak melihat Alika dan Luis hati Kania jadi tidak menentu...


Kania akhir nya kamu dateng juga sayang, mama kangen banget, Mama benar-benar kesal dengan Luis bisa-bisa nya dia mengajak kamu tinggal dimansion, padahal kesepakatan kita kan kamu tinggal bersama mama sampai kamu lahiran, setelah kamu lahiran kalian baru boleh pinda kalau kalian mau..."Kania terkekeh mteliat wajah kesal sang mama,...


"Cuman satu minggu kok ma, mas Luis cuman ingin aku melihat dan merasakan suasana Mansion setelah itu Kami akan kembali kesini, Oh iya ma Kania bawakan makanan untuk mama ini Kania sendiri loh yang masak..."Ujar Kania memberikan rantang pada mama mertua nya yang langsung diterima oleh Mama Liana dengan sangat senang....


"Terima kasih sayang, Kamu benar-benar wanita dan menantu yang baik, mama beruntung memiliki menantu sebaik kamu..."Ujar mama Liana mengelus lembut lengan Kania, Kania mengambil tangan sang mama dan menggenggam nya denah erat...


"Justru Kania yang beruntung bisa mendapatkan mertua sebaik mama,, mau menerima dan menyayangi Kania seperti anak sendiri, Kania merasa memiliki mama lagi dan semua itu karna kasih sayang mama yang tulus untuk Kania, makasih ma, karna telah menyayangi Kania, Kania berjanji pada mama akan menjadi yang berbakti pada mama..."Ujar Kania memeluk mama mertua nya, Mama Liana mengangguk dan membalas pelukan Kania...


Sama-sama sayang..."Jawab mama Liana...

__ADS_1


__ADS_2