Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
kedatangan Jesika


__ADS_3

1 minggu telah berlalu, Kania pun sudah pulang kemansion Luis begitupun dengan Luis, penjagaan sangat-sangat diperketat oleh Luis, ia tidak ingin terjadi sesuatu pada anak dan istri nya, Sejak pulang dari rumah sakit, Mama Liana terus saja datang meminta Luis untuk mengizinkan agar menantu nya bisa tinggal bersama nya sampai Kania melahirkan, tapi sayang, Luis menolak dan mengatakan akan menjaga Kania...


Tiara pun sudah kembali kepanti bersama bayi Diko sejak 2 hari yang lalu, sebenarnya Tiara diminta agar tinggal dimansion menemani Kania, tapi Tiara menolak dan ingin kembali kepanti, Tiara beralasan, jika di panti dia akan mendapatkan ketenangan dan bisa mengurus anak-anak panti juga, dan Kania pun tak bisa memaksakan...


Selama seminggu ini, Kania dan Luis ranjang bertemu, Luis menyibukkan diri nya untuk bekerja, dan terkadang pulang saat larut malam, dan berangkat bekerja dipagi hari sebelum Kania bangun, hal itu ia lakukan untuk menghindar dari Kania, Luis masih merasa sakit hati karna Kania...


"Kenapa sih dengan mas Luis, apa yang terjadi padanya, kenapa dia menghindariku seperti ini, apa salahku padamu mas,...."Gumam Kania lirih, saat diri nya bangun dan sudah tak mendapati Luis disamping nya, hari-hari Kania terasa hampa karna sikap cuek Luis pada nya, Kania hanya bisa berkebun untuk menghilangkan kebosanan nya...


Dengan malas Kania bangun dari tidur nya kemudian masuk kedalam kamar mandi, masih terasa jelas bau sabun bekas Luis yang belum hilang, dan selalu saja ia terlambat, dimalam hari pun ia selalu tertidur saat menunggu Luis pulang...


Usai mandi, Kania turun kelantai satu untuk sarapan, seperti biasa, hanya sisa piring Luis yang ia dapat, dan lagi dan lagi ia sarapan sendiri...


Di tengah-tengah sarapan pagi nya, Kania dikejutkan dengan kedatangan perempuan cantik dan begitu seksi, menarik koper nya menghampiri Kania...


"Siapa kamu, kenapa kamu main masuk saja?...."Tanya Kania terlihat kesal melihat wanita tidak sopan didepan nya...


"Perkenalkan namaku Jesika, aku datang kesini untuk mencari Luis, Luis adakan..."Kania diam saja mengingat nama yang yang disebut Luis saat dirumah sakit, Kania melihat Jesika dari ujung kaki hingga ujung kepala...


"Mas Luis tidak ada, dia sedang kerja untuk istri dan anak nya,..."Kania yang baru sarapan langsung merasa kenyang karna kedatangan Jesika...


"Maaf ya Jesika, disini tidak menyewakan kamar, jika kamu mau kamu bisa mencari hotel..."Kania berdiri dan berniat untuk pergi, tapi seketika ditahan oleh Jesika...

__ADS_1


"Kamu ini tidak ada sopan nya sama tamu, pantas saja Luis bosan sama kamu ternyata perilakumu seperti ini..."Kania menggepalkan tangan nya, , ia mundur beberapa langkah agar bisa sejajar dengan Jesika...


"yang penting aku ngak jadi wanita perebut suami orang seperti kamu, modal cantik dan seksi tapi hidup dengan uang suami orang..."Jesika terlihat begitu kesal, tangan nya terangkat ingin menampar Kania tapi seketika tangan nya ditahan....


Jesika dan Kania langsung menoleh dan melihat Luis yang sendang menggenggam kuat tangan Jesika yang hampir mengenai wajah mulus Kania...


Luis langsung menarik tangan Jesika menjauhi Kania, ia langsung menghempaskan tangan Jesika setelah tidak terlihat oleh Kania...


"Berani sekali tangan kotor mu itu hampir menyentuh Istriku,..."Maki Luis yang terlihat sangat marah, Jesika sampai takut melihat nya...


"Tapi, dia sendiri yang tidak sopan padaku, apa kamu tau dia bilang aku hidup dengan uang suami orang, aku tidak terima menghinaan itu...."rasa nya Luis masih ingin meluapkan kemarahan nya tapi melihat Kania yang sedang berjalan ke arah nya membuat ia mengurungkan nya, ia kembali menarik tangan Jesika untuk meninggalkan Mansion...


Kania memandang mobil Luis dengan perasaan yang tak menentu apa lagi melihat Luis menggenggam tangan Jesika dengan mesra keluar dari rumah...


"Apa kamu bercanda, ini ditengah jalan, apa kata orang nanti melihat aku jalan, aku ngak mau..."Tolak Jesika melipat tangan nya didada, Luis menarik napas panjang kemudian memukul stir mobil dengan keras hal itu membuat Jesika tetakutan setengah mati...


"kamu bisa menyewa hotel sesuka hatimu dimanapun yang kamu mau, sekarang kamu Keluar dari mobilku, aku akan menghubungimu jika butuh bantuanmu..."Luis mencoba menahan amarah nya agar rencana nya membuat Kania cemburu tidak gagal....


Dengan kesal, Jesika pun turun dan mencari taksi untuk mencari hotel, sementara Luis, setelah memastikan Jesika sudah pergi, ia pun kembali kemansion untuk mengambil berkas yang ketinggalan...


"Untung saja Berkas itu ketinggalan jika tidak, Jesika sudah pasti menyakiti Kania, aku harus mengawasi Jesika, dia bisa saja melakukan apapun demi mencapai keinginan nya..."Ujar Luis...

__ADS_1


Flash back on.....


Luis yang baru sampai dikantor baru menyadari jika berkas yang ia persiapan tadi malam ketinggalan, dengan terpaksa Luis pun kembali kemansion,...


Setelah sampai, Luis mengerutkan kening nya saat melihat taksi yang baru saja keluar dari pekarangan Mansion,...


Setelah mobil berhenti, Luis langsung turun dan berjalan cepat masuk kedalam rumah, dari kejauhan Luis sudah bisa melihat Jesika dengan Kania yang sedang mengobrol..


Cukup lama Luis berdiam diri mendengarkan, ia langsung menghampiri kedua nya saat melihat Jesika yang ingin menampar Kania...


Sesampai nya dimansion, Luis melihat Kania sedang berdiri didekat pintu, Luis menghela napas, kemudian ia turun dan berjalan dengan santai melewati Kania...


"Mas, kenapa Jesika kesini, apa kamu ingin memamerkan pacarmu itu yang lebih seksi dan cantik dariku iya???..."Protes Kania yang tak dihiraukan oleh Luis, Luis tetap saja berjalan menaiki tangga satu persatu...


Kania tidak tinggal diam, ia mengikuti Luis yang kini sudah masuk kedalam kamar....


"Mas jawab pertanyaan aku mas!!..."


"Diam!! apa urusan nya denganmu, ini Mansion saya, saya berhak membawa siapapun yang saya mau tanpa persetujuanmu...."Kania mundur kebelakangan, kemudian ia pun berbalik dan meninggalkan Luis...


"Akhhh...."Teriak Luis saat menyadari kebodohan nya, ia berniat menyusul Kania tapi mengingat rencana nya ia pun urun melakukan nya...

__ADS_1


"Maafkan saya Kania, saya tidak bermaksud untuk membentak kamu, saya hanya ingin kamu membuka hati untuk saya, jujur saja saya tidak ingin pernikahan kita hancur..."setelah mendapat berkas yang ia cari Luis pun keluar dari kamar nya,...


"Maafkan aku sayang, aku janji setelah kamu menyadari perasaan kamu padaku aku akan mengakhiri semua sandiwara ini dan kita bisa hidup bahagia..."Ujar Luis melihat Kania dari jauh, Kemudian ia pun masuk kedalam mobil dan menjalankan mobil nya dan kembali kekantor...


__ADS_2