Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
Jesika diusir


__ADS_3

"Ada apa?...."Tanya Luis melihat Kania diam saja...


"Tidak apa-apa, saya baru saja mendapatkan kabar dari ayah jika Ririn dan Rina kecelakaan mereka krisis..."Sahut Kania mencoba untuk tidak perduli, Luis hanya bisa menyunggingkan senyuman licik nya, tentu nya semua itu karna suruhan nya...


"Mas, kamu bener-bener ngak mau nih, makanan nya enak banget loh?..."tanya Kania meyakinkan, sekali lagi Luis hanya menggeleng, Kania menaikkan kedua bahu nya dan mulai menyantap makan yang ada didepan nya, Luis hanya bisa memandang takjub dengan istri nya yang makan seperti orang kelaparan...


"Pelan-pelan, tidak ada yang ingin mengambil makanan mu...." tergur Luis yang tidak ingin Kania keselek..


Usai makan, Luis langsung membayar nya dengan memberikan beberapa lembar uang ratusan ribu dan langsung menarik Kania pergi dari tempat itu, jujur saja Luis sudah tidak tahan berada disana...


"Mas ini terlalu banyak, harga nya cuman 15 ribu..."Penjual yang melihat uang diatas meja langsung mengejar Luis yang sudah hampir masuk kedalam mobil...


"Ambil saja kembalian nya, anggap saja itu rezekimu..."Sahut Luis kemudian masuk kedalam mobil...


Penjual yang usai nya tidak lagi muda itu sangat bersyukur mendapatkan uang cuma-cuma dari Luis sampai-sampai ia bersyukur saking bahagia nya....


"Terima kasih Tuan, semoga Tuan diberikan rezki yang melimpah serta selalu bahagia bersama keluarga tuan..."


Kania menatap suami nya yang sedang fokus menyetir, rasa syukur dan bangga Kania rasakan memiliki suami yang baik hati serta tidak pamri, sayang nya sifat egois dan kejam nya bercampur menjadi satu..


"Kenapa melihat saya seoerti itu?..."Tanya Luis saat menyadari Kania menatap nya...


"Ngak papa, saya cuman bangga punya suami yang suka berbagi, tapi sayang nya, suka main perempuan dan suka bersikap kejam..."Luis seketika menepikan mobil nya dan memiringkan tubuh nya menghadap Kania, ia benar-benar tidak terima diri nya disebut sebagai laki-laki yang suka main perempuan,...

__ADS_1


"Apa yang barusan kamu katakan? saya laki-laki yang suka main perempuan, sejak kapan saya suka main perempuan, apa kamu tau, saya melakukan nya hanya sekali dan itupun denganmu..."Kania menggigit lidah nya saat menyadari ucapan nya, ia hanya mengangkat jari nya membentuk huruf V...


Luis menggelengkan kepala nya, dia memang sedang berpura-pura pacaran dengan Alexa untuk mengetahui perasaan Kania, dan dia tidak pernah bermacam-macam dengan Alexa, bahkan ia terkesan kasar pada pacar pura-pura nya ketika tidak didepan Kania...


Kemudian Luis kembali melanjutkan mobil nya menuju kantor, sepanjang perjalanan kedua nya hanya diam saja, sibuk dengan pikiran masing-masing...


Sesampai nya dikantor, Luis lebih dulu turun untuk membukakan pintu mobil untuk Kania...


saat sampai diruangan nya Kania dan Luis dikejutkan dengan keberadaan Jesika yang sedang duduk dengan santai disofa...


Kania langsung memandang tajam pada Luis, hal yang paling Kania benci adalah bertemu dengan wanita-wanita Luis...


"Saya pulang aja ya mas, mau istirahat..."Kania ingin berbalik tapi seketika Luis menarik nya...


" Kamu dari mana aja sih sayang, Aku udah lama nunggu kamu disini, terus kenapa Kania ada disini..."Jesika terlihat sangat tidak suka dengan keberadaan Kania disana, rencana untuk mengajak Luis pergi keluar untuk nonton bioskop kini gagal sudah, dan itu semua karna Kania...


"Kenapa kalau saya membawa istri saya kesini, dia berhak ada disini, dan siapa dirimu, kamu bukan siapa-siapa, sekarang saya perintahkan kamu untuk keluar dari ruangan ini sekarang juga sebelum kamu kehilangan kedua kakiku..."Usir Luis dengan tegas, Jesika menggeleng pelan, ia ingin menghampiri Kania tapi seketika Luis menahan nya dan menyeret nya untuk keluar dari ruangan nya...


"Janaan berani-berani menyentuh istriku jika kamu tidak ingin menyesal, dan dengarkan saya baik-baik, jangan pernah memperhatikan wajahmu didepanku, hubungan pura-pura kita berakhir, aku sudah tidak butuh bantuan mu, dan ini bayaranmu..."Luis menghempaskan Jesika kelantai dan melempar cek 2 miliar untuk Jesika, kemudian ia berbalik ingin masuk kedalam ruangan nya tapi ucapan Jesika membuat langkah nya berhenti...


"Aku akan membalas penghinaanmu ini Luis, aku akan membuatmu menyesal, aku akan memisahkan kamu dan Kania..."Luis berbalik dan langsung menampar Jesika dengan kuat...


Palkk....

__ADS_1


Luis mengangat tangan nya mengcengram kuat batang leher Jesika....


"Sebelum kamu melakukan nya berpikirlah seribu kali, jika kamu tidak ingin kehilangan nyawamu...."Luis langsung mendorong Jesika hingga tersungkur ke lantai...


Luis kembali masuk kedalam ruangan nya dan langsung menghampiri Kania yang sedang menunggu kedatangan nya...


Bingung? tentu saja Kania bingung dengan sikap Luis hari ini, ia seperti orang aneh, tapi Kania tidak perduli, yang penting Kania tidak disakiti oleh siapapun...


"Kalau kamu ingin istirahat kamu boleh istirahat dikamar, saya ada meeting sebentar lagi..."Ujar Luis yang diangguki oleh Kania, Kania pun masukkedalam kamar Luis yang ada didalam ruangan nya,...


"Halo, aku punya tugas untukmu untuk mengawasi Jesika, kasih tau aku apa saja yang ia lakukan, aku tidak ingin dia sampai mencoba menyakiti istri dan anakku..."Setelah mendengar kata iya, Luis langsung memutuskan sambungan telfon nya dan mengerjakan pekerjaan nya yang sempat tertunda....


Usai meeting, Luis langsung menuju ruangan nya dan masuk kedalam kamar pribadi nya dan melihat Kania yang masih tidur dengan nyenyak diatas ranjang, Luis melepas kemeja nya dan naik keatas ranjang dan memeluk Kania dari belakang...


"Benar-benar cantik, luar dalam, aku tidak akan pernah membiarkan siapapun mendekati kamu akan berhadapan denganku langsung, karena kamu hanya milikku, hanya milikku..."Ujar Luis menekan setiap kata nya, ia mengelus pipi Kania yang sangat lembut...


Tak lama kemudian, mata yang semula tertutup rapat kini perlahan terbuka, Kania merasa heran saat sesuatu yang berat menindih perut nya, ia lalu membalikkan badan nya dan seketika terkejut melihat Luis yang tersenyum manis pada nya...


"Mas, sejak kapan kamu ada disini?..."Tanya Kania mencoba menghilangkan kegugupan nya...


"Sejak tadi, ternyata kalau tidur kamu suka ileran ya, sampai bantal basah begitu..."Kania langsung melihat bantal nya, ia sangat berharap jika Luis berbohong, dia akan menjadi malu jika perkataan Luis benar...


"Mas, kamu ngerjain saya ya?. negesselin banget sih..."Kania yang tak terima pun langsung menggelitik perut Luis karna kesal....

__ADS_1


"Jangan Kania, rasa nya sangat geli, saya tidak tahan..."Kania berhenti saat melihat Luis yang sudah tersiksa, Kania langsung turun dari ranjang dan buru-buru masuk kedalam kamar mandi


__ADS_2