Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
Bangkai Kucing


__ADS_3

"Kamu kenapa mas, muka nya kok ditekuk digitu?..."Tanya Kania usai melihat Luis dengan muka yang ditekuk...


"Tidak apa-apa, mungkin karna efek kecapean..."Elak Luis dingin, Kania mengangguk saja walaupun ia tau alasan yang sebenar nya, Kania mengambil nampan dan berjalan ke arah suami nya....


"Makan dulu mas habis itu minum obat, supaya kamu cepat...."Seru Kania menyodorkan sendok ang berisi bubur....


"Ayolah Kania, saya tidak suka makan bubur, lebih baik kamu tunggu saja, saya mau mandi habis itu kita makan malam, yang jelas saya tidak mau makan bubur apa lagi dari pembantu pengganggu itu..."Luis langsung berdiri dan masuk kedalam kamar mandi, dari pada harus melampiaskan kemarahan nya pada benda lebih baik ia menenangkan diri dengan mandi air diinginkan, Itu juga bisa membantu menurunkan hasrat nya saat ini....


Setelah mandi, Luis menyusul Kania yang sudah turun lebih dulu, Luis langsung duduk di meja makan tanpa mengatakan apapun,...


"Sini mas biar saya ambilkan..."Kania yang ingin mengisi piring Luis dengan makan segera berhenti saat Luis mengangkat tangan nya...


"Biar saya saja..."Luis mengambil makanan untuk nya kemudian Ia makan...


Kania hanya diam saja memperhatikan Luis makan,...


"Sungguh sulit di percaya, Tuan muda kejam ini merajuk karna terganggu disaat-saat seperti itu, sampai aku juga ikut dicuekin...." Kania menahan tawa nya, dan hal itu disadari oleh Luis...


"Jangan menertawakan kesensaraanku Kania..."Kania langsung menutup rapat mulut nya, kemudian mengangkat tangan nya membentuk huruf V pertanda ingin damai...


"Makanlah,bayimu butuh nutrisi...."Luis mengambilkan Kania makanan dan menaruh nya didepan Kania,


Kania pun makan denah lahap...


Pagi hari nya, Kania bangun lebih dulu untuk menyiapkan makanan untuk Luis, tak lama Kania bangun, Luis pun bangun, Luis langsung bersiap untuk ke kantor...


Jam menunjukkan pukul 8 pagi, Kania sudah siap dengan masakan buatan nya, beberapa pelayan pun selesai menata nya diatas meja makan, batu saja Kania ingin membangunkan Luis, Luis sudah masuk kedalam ruang makan...


"Kamu mau kemana mas, rapi benar, jangan bilang mas Luis mau kekantor, mas Luis baru sembuh, ngak usah kekantor dulu...."Ujar Kania seraya mengambilkan makanan untuk Luis....

__ADS_1


"Tidak bisa Kania, saya harus kekantor, jika saya tidak masuk, pekerjaan saya akan semakin banyak, lagian saya tidak akan lama...."Kania menghela napas panjang, ia tidak lagi melarang karna percuma saja Suami nya itu keras kepala...


"Tuan, Ada wanita yang ingin bertemu..."Kania langsung memandang tajam pada suami nya, Luis yang sudah tau pun langsung berdiri dan menarik Kania agar ikut dengan nya...


"Selamat pagi Tuan muda, Nona muda,...."sapa Seorang perempuan usai menundukkan badan nya memberi hormat....


Kania melihat wanita itu dari ujung kaki sampai ujung rambut dan mengalihkan pandangan nya pada Luis...


"Perkenalan dirimu,...."Seru Luis dengan suara tegas....


"Perkenalkan nama saya Fiona Anggela, saya dikirim oleh Tuan Daren untuk melindungi Nona Muda...."Kania semakin bingung mendengar penuturan Wanita yang bernama Fiona, ia memandang penuh tanya pada suami nya...


"Baiklah, Saya ingin kamu menjaga istri saya melebihi nyawamu, jadikan istri saya prioritas hidupmu, saya tidak ingin terjadi sesuatu pada istri saya, dan ingat nyawamu tergantung pada keselamatan istri saya..."Fiona mengangguk patuh,...


"Dia adalah Fiona, orang yang akan menjaga kamu, saya tidak ingin kamu kenapa-napa, kamu adalah hidup saya, kamu adalah nyawa saya Kania, dan saya tidak ingin kamu terluka seujung kukupun...."Ucap nya seraya mengelus pipi Kania dengan lembut, Walaupun Kania merasa tidak nyaman tapi ia pun tidak ingin menunjukkan ketidak sukakan nya, Kania ingin menghargai suami nya yang mengutamakan keselamatan nya...


"Makasih mas..."Kania memeluk Luis dengan erat, seperti sangat takut kehilangan suami yang sangat ia cintai...


Setelah bermanja-manja satu sama Lain, Luis pun berangkat ke kantor,...


"Kalau begitu kamu duduk Saja disini, saya mau kekamar dulu..."Kania meninggalkan Fiona yang hanya berdiri bak patung....


"Mas Luis benar-benar, sangat romantis, apa ini waktu yang tepat untuk aku mengungkapkan perasaan cintaku pada nya..."Kania mengambil ponsel nya dan melihat foto Luis yang sedang tertidur pulas, Foto itu diambil diam-diam saat Luis masih tertidur...


*****


Sesampainya dikantor, Luis langsung memanggil Daren dan Marko untuk keruangan nya...


"Selamat pagi Tuan muda,..."Sapa Marko yang diangguki Luis...

__ADS_1


"Duduklah!!,...."Seru Luis, Marko pun duduk disamping Daren yang sudah datang lebih dulu...


Merekapun mulai menyusun rencana untuk mengungkap siapa dalang dibalik semua penyerang ini....


****


"Sampai kapanpun aku tidak akan membiarkan kamu dan keluargamu hidup tenang Luis, kamu harus membayar semua perbuatan kedua orang tua kamu terhadap keluargaku, karna keluargamu hidupku dan keluargaku hancur, akan aku buat kamu merasakan apa yang aku rasakan...."


****


Kania yang sedang sibuk menyiram tanaman teralihkan saat seorang pelayan datang membawa sebuah kotak....


"Nona muda, Ada paket untuk Nona muda...."Ujar Pelayan itu memberikan sebuah kotak pada Kania....


"Dari siapa?..."Tanya Kania seraya menerima kotak yang sudah dibungkus dengan indah...


"Maaf nona muda,, saya tidak tau? kurir itu hanya menyuruh saya memberikan kotak ini, dan tidak memberitahu siapa pengirimnya..."Sahut pelayan itu menunduk, Fiona yang berdiri tak jauh dari majikan nya itu segera mendekat.....


"Maaf Nona muda, biar saya yang memeriksa nya saya hanya ingin memastikan keamanan Nona muda..."Pinta Fiona yang ditolak oleh Kania...


"Tidak usah Fio, lagian saya sangat penasaran dengan isinya, biar saya yang membuka nya..."Kania berjalan ke kursi taman, dan duduk dengan nyaman, kemudian ia membuka kotak itu dengan pelan...


"Pasti dari mas Luis, dia pasti ingin memberikan kejutan, benar-benar suami yang romantis, terimakasih mas, aku semakin mencintai kamu..."Batin Kania yang begitu senang,...


"Akhhh..."Kania berteriak kencang dan langsung melempar kotak itu saat melihat isi nya,...


"Tenang Nona muda, saya tidak akan membiarkan Nona muda terluka, Cepat kamu bersihkan bangkai itu, dan kamu kejar kurir yang baru saja mengantar barang itu!!!..."Titah Fiona menjauhkan Kania dari taman, ia membawa Kania masuk kedalam rumah...


"Siapa yang mengirim bangkai kucing itu Fiona? ..."Tanya Kania dengan suara bergetar masih sangat terkejut sekaligus takut...

__ADS_1


"Maaf Nona muda saya juga kurang tau tapi saya akan berusaha mencaritahu nya...."Setelah Pelayan datang dan Kania merasa lebih tenang Fiona pun pergi...


__ADS_2