
Hari yang ditunggu-tunggu telah tiba, Kini saat nya Raja dan ratu sehari menjadi pusat perhatian dan perbincangan, Liuis juga sudah menunggu hari ini tiba, ia sudah tidak sabar melihat Kania, lebih tepat nya ingin mengelus lembut perut Kania 3 hari ini membuat Luis tidak tidur dengan nyenyak, entah apa penyebab nya Luis pun tidak tau, tanpa Sadari, sudah tumbuh benih-benih cinta untuk Kania, tapi ia selalu mengapit nya dan mengatas namakan bayi nya...
Kania kini sudah berdandan, ia sudah sangat cantik bak badadari dari kayangan, semua yang melihat nya berbohong jika tidak terpukau melihat kecantikan Kania, apa lagi rambut panjang nya disanggul dan diberi hiasan permata dan mutiara....
Sangat banyak wanita yang iri dengan Kania yang bisa menikah dengan lelaki tampan dan kaya raya, tak lain hal nya Alika, ia dengan berat hati menghadiri pernikahan mantan tunangan nya, Semula Alika memutuskan tidak akan datang kepernikahan Luis tapi berkat bujukan sang mama dan papa nya iya pun mau walaupun harus menanggung sakit yang begitu dalam...
Mata Alika berkaca-kaca saat melihat Luis memasuki balrom hotel dikawal oleh beberapa pengawal kepercayaan Luis, Alika mengenggam kuat dres merah nya, hati nya terasa sesak, jika ia tidak membuat kesalahan, Jika ia tidak jatuh cinta pada pria yang baru ia kenal mungkin saat ini dia yang menjadi pengantin untuk Luis, dia akan menjadi Ratu dihati Luis untuk selama nya...
Semua para tamu undangan menunduk hormat saat Luis berjalan menuju meja dimana sudah ada penghulu disana yang siap menikah kan nya....
Sementara didalam ruang make up, Kania meremas gaun nya, ia sangat gugup, apa lagi saat seorang pelayan datang memberitahu jika pengantin pria sudah tiba, kegugupan nya bertambah kali lipat....
Mutia yang melihat sahabat nya itu langsung menghampiri Kania dan berusaha menenangkan nya,,,
"Kania kamu tenang, semua akan baik-baik saja, lagian kamu hanya perlu tersenyum kepada tamu dan selalu berada disamping suami mu bukan..."Kania mendelik tajam, bukan nya tenang Kania malah semakin panik dan gugup...
__ADS_1
"Loh ngak tau rasa nya ada diposisi aku Mutia, rasa nya aku benar-benar ingin pingsan sekarang..."Mutia terkekeh melihat kegugupan Kania, tak lama kemudian Seorang pelayan yang berbeda datang dan memberitahu jika pengantin wanita diminta untuk kebalrom...
"Kania, tenang, sekarang kamu tarik napas dalam-dalam dan buang perlahan, semua nya akan baik-baik saja..."Kania mengangguk dan mengikuti arahan Mutia, setelah merasa lebih tenang Mutia pun menggandeng Kania kebalrom...
Dan benar saja, semua para tamu undangan benar-benar terpukau melihat kecantikan Kania hari ini yang tiada duanya, begitu pun dengan Luis, ia terus menatap Kania tanpa berkedip sama sekali, Alika yang melihat tatapan penuh cinta Luis pada Kania semakin sakit, Alika ingin pergi tapi tangan nya segera ditahan oleh sang mama...
"Luis, liat nya nanti saja saat acara nya sudah selesai kamu bisa melihat nya dengan puas, Pak penghulu sudah lama menunggu..."Goda Daren yang duduk dibelakang Luis, mama Liana dan papa Johan mendengar godaan Daren pada Luis...
Luis terkejut, tidak sadar jika Kania sudah duduk disamping nya sedari tadi, semua tamu tersenyum tipis melihat Tuan muda salah tingkah....
"Bagaimana apa kalian sudah siap untuk menikah?..."Tanya pak penghulu yang diangguki oleh Luis dan Kania, pak penghulu pun mulai mengulurkan tangan nya yang disambut oleh Luis.....
Keadaan menjadi tenang, sampai terdengar kata Sah, Kania menitikan air mata nya, kesedihan seketika menyelimuti hati nya saat mengingat mama nya,...
Kania tersentak kaget saat mama Liana mengelus punggung nya, Kania melihat Luis, laki-laki menyebalkan yang kini telah resmi menjadi suami nya, Kania meraih tangan sang suami dan mencium nya, Luis pun mencium kening Kania dengan lembut...
__ADS_1
Setelah nya mereka pun menuju pelaminan yang sudah didekor secantik dan semegah mungkin, para tamu undangan mulai naik kepelaminan untuk memberikan selamat pada pengantin baru itu...
Tiba saat nya, Alika naik keatas panggang,dan semua mata tertuju pada nya,...
"Selamat untuk pernikahan kalian berdua, aku do'akan kalian selalu bahagia, Luis maafkan aku karna telah mengecewakan mu, harus nya Aku yang ada disamping mu menerima ucapan selamat dari para tamu undangan, tapi karna kebodohku ada wanita yang tidak tau malu telah menggantikan aku...."Alika menatap tajam kearah Kania yang sedang tersebut manis pada nya, lebih tepat nya tersenyum mengejek...
"Pikirkan baik-baik ucapan mu itu nona Alika, wanita yang tidak tau malu itu sangat cocok untukmu bukan istri tercintaku, dengarkan baik-baik seorang Luis Wiguna tidak suka dengan barang bekas, barang bekas itu sudah tidak ada guna nya dimata ku, dan perlu kamu tau, kamu dan istriku bagaikan langit dan bumi, dan bagaikan sepatu dan debu..."Alika tidak bisa lagi menahan air mata nya, ia memandang tajam Kania dan turun dari panggung pelaminan dan berlari meninggalkan hotel...
Para tamu yaang sempat berdiam menyakitkan penghinaan itu kembali bergerak, mereka naik kepelaminan satu persatu untuk mengucapkan selamat....
"Bi bagaimana keadaan Tiara, kenapa dia tidak ikut?..."Tanya Kania saat tiba giliran bi Surti menyampaikan selamat untuk mereka...
"Maaf Non, Tiara tidak bisa ikut karna 2 hari yang lalu ia melahirkan, dan anak nya laki-laki dan sangat sehat, Non Tiara juga sudah tidak kurung lagi, ia begitu bahagia melihat bayi mungil nya...."Kania benar-benar senang mendengar keadaan Tiara,...
Usai pesta malam itu berakhir, Luis membawa Kania kekamar hotel yang sudah didesain secantik mungkin oleh pelayan hotel, Kania memandang horor kearah ranjang dimana asa tulisan nama nya dan Luis yang terpisah oleh bentuk Love dari kelopak bunga mawar merah...
__ADS_1
"Kenapa ngak bunga kembang sekali yang ditaro diatas ranjang itu,, benar-benar nih pelayan hotel..."Gumam Kania masih memandang horor ranjang yang terlihat empuk itu, Luis yang mendengar ucapan Kania ingin sekali tertawa terbahak-bahak, dengan sekuat tenaga ia menahan tawa nya...
"Kania aku mandi lebih dulu..."Ujar Luis berlalu masuk dalam kamar mandi, sedangkan Kania berjalan kemeja rias untuk menghapus riasan make up yang super tebal....