
Usai memasak bersama, Kania pun menatap makanan yang sudah siap diatas meja makan, sementara sang suami kembali kekamar untuk ganti baju, Kania memandang dapur diringi napas panjang, ternyata memasak dengan suami nya sangat menyenangkan tapi juga membawa mala petaka, bagaimana tidak, dapur sudah hancur berantakan, seperti kapal pecah yang terombang-ambing ditengah lautan lepas....
"Kenapa, kenapa kamu melihat dapur seperti itu?..."Kania terkejut saat Luis menepuk pundak nya, ia langsung menggelengkan kepala nya...
"Ngak apa-apa kok mas, udah ganti bajukan? sini makan, kamu harus coba masakan nya..."Ujar Kania yang diangguki Luis, mereka pun makan bersama...
Luis melengkungkan bibir nya saat satu sendok berhasil masuk kedalam mulut nya,ia tidak menyangka jika masakan nya akan seenak ini...
"Ternyata masakan saya sangat enak ya, saya sangat tidak menyangka...."Ujar Luis kembali menyantap makanan nya, Kania terkekeh mendengar ucapan Kania...
"Masakan darimana nya, orang dia hanya bantu mengacak-acak dapur seperti itu..." Kania melirik dapur, sampai ia tergelak mengingat kelakuan Luis yang sangat menghibur nya...
Usai makan, Kania dan Luis memutuskan untuk kekamar, Luis langsung duduk di sofa dan mulai membuka laptopnya, sementara bumil cantik itu duduk diatas ranjang seraya mengelus perut nya yang semakin membesar....
"Auhh..."Pekik Kania mengelus perut nya yang terasa sakit, Luis yang duduk di sofa langsung berdiri dan menghampiri Kania...
"Ada apa denganmu Kania apa yang terjadi?...."Tanya Luis yang terlihat sangat panik, ia memegang perut Luis, dan tangan satu nya mengelus kening Kania....
"Tidak apa-apa, bayinya menendang dengan keras, tapi saat mas menyentuh nya bayi nya langsung diam..."Seketika kekhawatiran Luis lenyap, ia mencium perut Kania yang terhalang baju...
"Sayang jangan nakal didalam sana, jangan menendang mommymu, kasian dia kesakitan..."Luis terus saja mengajak bayi nya mengobrol seakan bayi nya yang belum bisa melihat dunia itu akan berbicara pada nya...
Kania yang melihat suami nya hanya tersenyum, sungguh ia sangat bahagia, cinta yang ia pendam untuk suami nya semakin bertambah pada laki-laki yang ada dihadapan nya...
"Terimakasih mas, terimakasih untuk semua kebaikanmu padaku..."Ucap Kania berlinang air mata...
__ADS_1
"Tidak perlu berterima kasih saya melakukan nya karna cinta,..."Kania terdiam seribu bahasa, pernyataan cinta Luis yang kedua kali nya selalu membuat nya membatu,...
"Saya hanya menunggu kamu mencintai saya Kania,dan saya akan menunggu sampai kapanpun itu...."Kania menunduk, bingung harus mengatakan apa, ia takut jika Luis hanya ingin pemermiankan nya...
"Tidak masalah jika kamu tidak percaya pada saya, saya paham, sikap saya pada kamu dimasa lalu menyisakan ketakutan tersendiri, tapi saya akan membuktikan jika saya benar-benar mencintai kamu...."Kania berlinang air mata, sungguh Kania bagai tertimpa berlian, mengetahui jika Luis juga mencintai nya...
"Kania, bagaimana perasaan kamu pada saya?...."tanya Luis menggenggam tangan Kania dengan lembut....
"Saya, saya ju...."
Tok.... tok... tok....
Kania dan Luis mengalihkan pandangan ke arah pintu saat seseorang mengetuk nya, Luis menarik napas panjang mencoba untuk menahan rasa kesal...
"Siapa yang berani menggangguku bersama Kania, awas saja jika informasi nya tidak penting..."dengan malas Luis berdiri dan berjalan ke arah pintu, Luis langsung menarik pintu dengan keras dan bersiap untuk memarahi orang yang ada dibalik pintu...
"Ada apa, mau marah karna mama mengganggu kamu sama Kania, ia?..."Tanya mama dengan pandangan tidak bersahabat, ia langsung mendorong tubuh putra nya dan masuk menemui menantu cantik nya....
"Mama datang? kenapa ngak ngabarin dulu, kan bisa nunggu mama untuk makan malam...."Mama Liana tersenyum, ia menyentuh perut menantu nya dengan lembut...
"Ngak apa-apa sayang, mama tadi dari acara rekan bisnis papa, terus mama berpikir untuk mampir sebentar liat kondisi kamu, takut nya buaya darat ini apa-apain kamu lagi...."mama Liana melirik putra nya yang hanya melengos pelan...
"Aku baik-baik saja kok ma, mas Luis jagaian aku dengan baik, mama ngak perlu khawatir...."
"Baguslah, mama lega dengernya, oiya, mama tadi bawa mangga muda, lagi dikupas sama pelayan,..."
__ADS_1
"makasih ma,mama tau aja kalau Kania Lagi pengen makan mangga muda, oiya ma Papa mama?..."Kania beberapa kali melihat kearah pintu tapi tidak melihat keberadaan papa mertua nya...
"Papa ada dibawa, tadi dapat telfon dari rekan bisnis nya sayang...."Kania mengangguk saja, kemudian mengajak mama mertua nya turun...
"Kalau gitu sebaiknya kita turun yuk ma, kasihan papa sendiri dibawa..."Mama Liana dan Kania pun turun meninggalkan Luis yang sedang memasang wajah jengkel, hampir saja ia mengetahui perasan Kania pada nya tapi mama nya datang menganggu....
"Selamat malam pa, apa kabar?...."Sapa Kania meraih tangan papa mertua nya lalu mencium nya....
"Alhamdulillah baik sayang, bagaimana kabarmu? Luis tidak menyakiti kamu kan, dia memperhatikan kamu dan kandungan kamu kan?..."Kania terkekeh sekaligus mengangguk, sungguh kehidupan yang sangat sempurna pikir Kania, sudah mendapatkan suami perhatian, dan ayah dan mama mertua yang sangat peduli pada nya....
" Papa apa-apain sih, Luis bukan penjahat Pa, lagian untuk apa Luis menyakiti orang yang Luis cintai...."Lagi dan lagi Kania hanya menunduk malu, ia menggerutu didalam hati, sementara Mama dan papa hanya saling pandang kemudian tersenyum....
"Baguslah kalau begitu, papa hanya takut kamu berbuat tidak baik sama Mantu papa, mengingat sifat kamu yang seperti iblis...."Luis menatap ayah nya tidak suka, sungguh Luis sangat tidak suka dikatakan bersifat iblis...
"Tapi berhati malaikat pa..."Sahut mama memeluk putra nya, Luis tentu saja senang karna Mama nya membela diri nya, ia seakan terbang kelangit ketujuh....
Lama mereka mengobrol, sampai pada akhirnya mama Liana dan papa Johan pun pamit, karna sudah larut malam,....
"Kamu baik-baik ya sayang, lain kali main kerumah, Rumah jadi sepi kalau ngak ada kamu,...."Ujar mama Liana mengelus kepala menantu nya....
"Iya ma, kalau mas Luis udah ngak sibuk nanti Kania main kerumah mama...."Sahut Kania yang diangguki mama nya,....
"Luis jaga menantu mama baik-baik ya, jangan sampai kamu menyakiti nya jika sampai mama tau kamu membuat nya menangis kamu akan berurusan sama Mama...."Ujar mama dengan pandangan tajam....
"Baik ma, Luis tidak akan pernah menyakiti Kania, karna Luis sangat mencintai nya..."Sahut Luis dengan penuh keyakinan
__ADS_1
Usai kepergian Mama dan papa, Luis mengajak istri nya untuk masuk,...
"Kania ayo masuk, ini sudah malam, tidak baik wanita hamil diluar rumah malam-malam..."Kania dan Luis pun masuk...