Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
Kania Ketemu


__ADS_3

1 minggu telah berlalu, tapi Kania masih belum ditemukan, selama satu minggu ini Luis Daren dan kedua pasangan papa Johan dan mama Liana ikut dalam pencarian, Luis tidak akan pernah berhenti mencari sebelum istri nya ditemukan...


"Tuan kami mendapat informasi kalau ada gubuk tua yang terletak tak jauh dari sini, apa perlu kita mencari kesana?..."Seorang pengawal datang dan memberi tahu pada Luis...


"Kenapa tidak, siapa tau Kania ada disana karna diselamatkan oleh pemilik gubuk itu kan, sebaik nya kita kesana?..."Mama Liana mememerikan usul....


"Iya sebaik nya kita mencoba untuk mencari kesana..."dan para akhir nya Luis dan yang lain pun memutuskan untuk mencari kegubuk tua yang dimaksud oleh anak buah nya...


Setelah sampai, ternyata gubuk itu kosong, tidak ada orang disana, Luis memandang jauh ke depan, baru saja ia menemukan secercah harapan tapi kini harapan itu musnah...


"Harus kemana aku mencarimu sayang, tolong jangan seperti ini padaku...." Ujar Luis dalam hati, ia menunduk menyembunyikan bulir air mata yang menetes dipipi nya, sungguh ia sangat merindukan istri nya yang sangat ia cintai...


"Sepertinya gumuk ini berpenghuni, karna ada bekas piring yang seperti baru dipakai,..."Ujar Daren setelah lama mengelilingi gubuk itu...


"Terus dimana pemilik nya Daren,?..."Tanya mama Liana lemas, Daren hanya menaikkan kedua bahu nya pertanda tidak tau...


Tak lama, Daren melihat wanita tua berjalan kearah mereka membawa ember yang berisi baju basah, jika dilihat dari baju nya seperti nya wanita tua itu habis dari sungai mencuci pakaian...


"Siapa kalian dan kenapa kalian ada digubukku?..."Tanya Nenek Sri usai menaruh ember nya...


Mama Liana yang semula menunduk seketika mendongakkan kepala nya, dan papa Johan yang membelakangi wanita itu seketika memutar tubuh nya..


Mama Liana langsung berdiri dan melihat wanita tua itu...


"Bi Sri..."Ujar mama Liana dan papa Johan bersamaan, Mama Liana tersenyum lebar dan berlari memeluk bi sri...


"Akhirnya kami menemukanmu Bi, kenapa tidak pulang, mama dan ayah mencarimu sedari dulu..."Luis dan Daren sangat bingung melihat adengan didepan nya, siapa wanita tua itu dan apa hubungan antara mama nya dengan wanita yang tak lagu muda itu,...

__ADS_1


"Kamu, kamu Liana, ponakan bibi kan, kamu tidak pernah berubah Liana, masih cantik seperti dulu..."bi Sri membalas pelukan Mama Liana tak kalah erat nya...


"Maafkan Bibi, waktu itu bibi takut mamamu tidak mau menerima bibi lagi, jadi nya bibi tinggal disini..."


"Apa yang kalian lakukan disini?..."pertanyaan yang belum sempat dijawab kembali terulang...


"Kami mencari Kania bi, dia adalah menantuku, dia hilang dihutan karna diculik, sudah 9 hari kami mencari tapi dia belum juga ditemukan, pengawal kami bilang ada gubuk disini jadi kami kesini, berharap Kania ada,tapi sayang nya dia tidak ada disini..."Ujar Mama Liana usai melepaskan pelukan dari bibi Sri...


"Siapa bilang dia tidak ada disini, dia ada bersamaku..."


Luis yang sedari tadi hanya diam langsung menghampiri bi Sri memegang lengan wanita tua itu...


"Jadi dia benar-benar ada disini? dimana dia, dimana istriku berada, cepat katakan?..."mengguncang tubuh nenek Sri dengan pelan...


"Dia ada di...."


"Mas Luis...."Belum sempat nenek Sri menyelesaikan ucapan nya, terdengar suara yang begitu Luis kenal memanggil nama nya, semua orang menoleh dan terkejut sekaligus bahagia melihat Kania berdiri seraya membawa ember berisi air...


"Kania..."Kania langsung masuk kedalam pelukan Luis, mereka berpelukan sangat erat seakan takut terpisah lagi...


"Akhir nya kamu ketemu juga sayang, saya sangat merindukan kamu, apa kamu baik-baik saja, kamu tidak terluka kan tidak ada yang sakit kan?..."Memutar tubuh Kania memastikan tidak ada luka sedikit pun...


"Saya tidak apa-apa mas,saya baik-baik saja, nenek Sri merawat saya dengan sangat baik..."Melihat kearah Nenek Sri dan tersenyum...


"Akhir nya kita bertemu lagi, entah Apa yang terjadi pada saya jika kamu tidak adadisamping saya Kania, tolong jangan tinggalkan saya lagi..."Pinta Luis kembali memeluk Kania dengan sangat erat, Kania mengangguk dan membalas pelukan suami nya...


"Sayang, akhirnya kamu ketemu juga, mama sangat khawatir pada kamu, maafkan mama dan papa semua ini salah kami, karna masalalu kami kalian ikut terseret...."mengelus kepala Kania dengan lembut...

__ADS_1


"Kania ngak apa-apa kok ma, mama ngak perlu khawatir, dan jangan pernah menyalahkan diri mama dan papa, tidak ada yang tau apa yang akan terjadi dimasa depan, ini hanya antara mengikhlaskan seseorang..."Menggenggam tangan mama mertua nya...


"Terimakasih sayang, kamu memang putri kami yang paling baik..."


"Bibi, sebaiknya bibi ikut kami kekota, tinggal disini sangat tidak aman, kalau bibi sakit, tidak ada yang bisa menolong bibi..."Mama Liana berharap jika Bibi Sri mau ikut pulang dengan nya..


"Mama sama nenek Sri saling kenal?..."Tanya Kania bingung,...


"Ia sayang, bibi Sri ini saudara Oma kamu, kami mencari nya sejak dulu, tapi tak kunjung kami temukan, dan ternyata dia tinggal seorang diri di tempat seperti ini..."Sahut mama Liana...


"Tapi bibi suka tinggal disini nak, disini jauh dari keramaian,,..."


"Bi, kami sudah lama mencari bibi, jadi tolong ikut kami,mama pasti sangat senang kalau tau bibi sudah ditemukan, dia sangat ingin bertemu bibi, jadi Liana mohon bibi mau ikut sama kami...."Pinta Liana dengan penuh permohonan...


"Baiklah, bibi akan ikut, kalian..."Mama Liana tersenyum lebar, ia memeluk bibi Sri sekali lagi karna senang...


Dan pada akhir nya, semua pun pulang, dan bi Sri ikut pulang karna bujukan dari mama Liana,...


Sedari tadi Luis terus memeluk istri nya, sampai-sampai Kania merasa sangat gerah, sebentar nya Kania ingin menegur suami nya Tapi ia takut Luis marah dan kecewa, dan akhir nya ia hanya pasrah dipeluk oleh Luis....


"Daren, lebih baik kamu fokus menyetir,tidak usah melihat kebelakang, jika kamu ingin seperti kami, cepat cari istri..."Daren gelagapan, ia mencari kesibukan dengan berpura-pura menyetel lagu...


Kania yang melihat nya hanya terkekeh...


"Sayang peluk dong!!..."Luis berbisik tepat didaun telinga Kania membuat Kania merasa geli....


"Malu mas dilih dilihat Daren..."Kania ikut berbisik...

__ADS_1


Luis tersenyum nakal, ia menurunkan tirai penghalang agar Daren tidak melihat apa yang akan ia lakukan bersama Kania...


"Astaga, Tuan muda yang satu ini, mentang-mentang susah Sah main nyosor saya..."Gerutu Daren merasa sangat kesal


__ADS_2