Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat

Suamiku Bersifat Iblis Berhati Malaikat
Ayah kandung Diko


__ADS_3

"Tunggu, apa maksud mu, sejak kapan aku menghancurkan kehidupanmu kita baru bertemu kemarin, seperti nya kamu salah orang,..."Daren terus mengelak, karna dia memang tidak mengingat jika pernah bertemu dengan Tiara sebelum nya...


"Jangan pura-pura lupa? karna kamu aku dibuang dari keluargaku, malam itu kamu telah menghancurkan hidupku, kamu adalah penyebab dari kehancuran hidupku..."


"Stop ok, aku tidak ingin lagi mendengar bualanmu itu, aku tidak mengingat jika pernah bertemu denganmu, jadi berhenti mengatakan hal omong kosong..."Daren yang tidak ingin selalu dituduh pun membentak Tiara membuat Tiara terloncat kaget...


"Ren, duduk sini, kita selesaikan semua nya dengan kepala dingin,!..."Seru mama Liana menepuk sofa tunggal yang ada disamping nya...


"Tapi Ma dia ini sudah me...."


"Duduk Ren...."Daren menghela napas panjang ia pun duduk disamping mama Liana...


"Tiara ayo duduk, kita selesaikan sama-sama supaya tidak ada kesalahan pahaman yang terjadi..."Kania menarik tangan Tiara dengan pelan agar duduk disamping nya, Tiara sangatlah enggan tapi tatapan Kania benar-benar membuat nya duduk disofa.....


"Tolong jelaskan apa yang terjadi, kenapa dia sampai ketakutan begini, apa yang telah kamu lakukan pada Tiara jihan?..."Tanya Papa Johan menatap Johan dengan penuh pertanyaan, Daren langsung menggeleng karna memang ia tidak mengingat apa-apa, bertemu dengan perempuan itu saja baru dua kali...


"Pa, tolong percaya sama aku, aku tidak melakukan apapun pada nya, lagian aku tidak mengenal nya, kami baru bertemu kemarin saat aku kesini mencari Luis, mungkin dia salah orang,..Daren tentu saja mengelak karna merasa diri nya benar, ia tidak melakukan kesalahan apapun terhadap gadis disamping Kania....


Kania berbisik kepada Tiara, setelah mendapatkan anggukan dari Tiara, Kania berbisik pada Suami nya, Luis terkejut ternyata apa yang ada didalam pikiran nya benar-benar terjadi, Tingkat ketiga orang itu membuat papa Johan mama Liana, bi Sria dan Daren merasa bingung...

__ADS_1


"Daren, mungkin kamu lupa dengan kejadian yang pernah kamu ceritakan 1 tahun yang lalu, sebelum aku mengirimu keluar negeri untuk urusan pekerjaan, apa kamu tidak ingat sama sekali?...."kini giliran Luis yang bertanya...


"Aku tidak ingat Luis, percaya padaku, aku Tidak pernah melakukan apapun pada nya, dan apa yang aku ceritakan padamu satu tahun yang lalu, aku tidak ingat, kecuali satu kalau aku habis m...."Daren terdiam kemudian melihat kearah Luis, Luis yang merasa Daren sudah menemukan jawaban mengangguk mengisyaratkan apa yang ada dipikirin Daren memang itu kenyataan nya....


Daren melihat Tiara bergantian dengan bayi itu, ia sekarang mengerti...


"Aku minta maaf saat itu aku mabuk, aku tidak sengaja melakukan nya padamu...."Menunduk dalam seperti menemukan kesalahan terbesar dalam. hidup nya...


Ketiga orang tua yang belum mengerti apapun bertanya apa yang terjadi sebenarnya?...


"Apa yang kalian bicarakan kami tidak mengerti?..."Tanya mama Liana diangguki papa Johan dan bi Sri.....


"Kak aku ngak mau dia mengambil Diko, Diko hanya milikku, tidak ada yang berhak ada diri nya kecuali aku, aku yang mengandung Diko, melahirkan nya dan merawat nya, aku harus pergi dari sini, aku tidak ingin dia mengambil nya dariku..."Kania langsung memeluk tubuh Tiara yang bergetar ketakutan, Kania tau apa yang dirasakan oleh Tiara karna dia pun pernah mengalami nya...


"Tidak Tiara, tidak akan ada yang akan mengambil bayimu, percaya padaku, aku pun tidak akan membiarkan Daren mengambil nya, kamu tenang ok,..."pelukan Kania berhasil memenangkan hati Tiara walaupun tubuh nya masih bergetar ketakutan..


"Tiara baru sembuh dari trauma nya, hampir 9 bulan ia dikurung, dia sempat ingin bunuh diri karna kejadian itu, tapi berhasil aku selamatkan, dan yang lebih parah lagi, Keluarga nya tidak mau menerima nya karna keadaan Tiara ayang berbadan dua tanpa suami,saat itu aku pernah mengantar dia pada orang tua nya tapi kami langsung diusir...."Kania menjelaskan panjang lebar membuat semua orang mengerti, Daren melihat Tiara yang masih sangat ketakutan, dan bergantian melihat Bayi yang ada dalam pangkuan Tiara, ternyata selama ini ia sudah menjadi seorang ayah tapi dia tidak mengetahui apapun..


"Aku benar-benar tidak tau Kania, saat aku bangun dia sudah tidak ada, aku sempat mencari nya, tapi dia sudah pergi, dan pada saat yang bersamaan Luis mengirimku keluarga negeri untuk mengurus masalah perusahaan disana, tapi aku menyuruh orang untuk mencari wanita yang telah aku nodai.."Daren ikut menimpali, memang benar, dia berusaha mencari Tiara, dan menyuruh orang membantu nya, tapi keberadaan Tiara bagai tidak ditemukan, Tiara bak ditelan bumi,....

__ADS_1


"Tolong maafkan aku, saat itu aku tidak sadar,, aku sedang mabuk, kalau kamu tidak percaya tanyakan pada Luis, saat itu aku mabuk bersama Luis, Sial nya Luis pulang meninggalkan aku di klub...."Mama Liana dan papa Johan langsung melihat kearah Luis yang hanya cengengesan....


"Apa itu benar?..."Tanya papa Johan dengan mode dingin, Luis menenguk ludah nya kemudian mengangguk...


"Tiara kamu dengar sendirikan, saat itu Daren sedang mabuk, dan dia juga berniat bertanggung jawab tapi kamu tidak ditemukan,..."Tiara hanya diam saja hal itu semakin membuat Daren frustasi...


"Untuk menebus semua kesalahan itu, aku siap menikah dengan nya, walaupun tanpa ada nya cinta, tapi aku akan mempertahankan jawabkan semua peruatanku dimasa lalu walaupun terlambat...."Ujar Daren penuh keyakinan, meskipun terlambat setidak nya ia bisa menjaga anak nya dan menafkahi nya...


Tiara menggeleng pelan, kemudian ia berdiri dan menatap Daren dengan pandangan mematikan....


"Aku tidak butuh pertanggung jawabanmu tuan yang terhormat, walaupun tanpa seorang suami aku bisa menghidupi putraku sendiri..."Tiara langsung masuk kedalam kamar nya, meninggalkan semua orang yang hanya diam mematung...


"Aku benar-benar tidak tau ma, pa, aku tidak tua jika perbuatan kejiku akan membuat, akhh..."Daren mengusap wajah nya, dengan kasar, baru saja satu masalah selesai, timbul masalah baru...


"Tenangkan pikiranmu, kita bicarakan semua ini baik-baik,kita pikirkan bagaimana cara membujuk Tiara agar bisa berdamai dengan kenyataan, mama yakin jika kita memberikan waktu untuk nya berpikir perlahan dia akan mengerti...."Ujar mama Liana yang disetujui oleh Daren...


"Kania, papa pikir ada baiknya kamu bicara dengan Tiara, berikan dia pengertian, Kalian sama-sama wanita dan sama-sama pernah berada disposisi yang sama, siapa tau dengan kamu memberitahu apa yang kamu alami dia akan merasa lebih tenang..."melirik ke arah anak nya yang memandang nya seolah meminta untuk tidak mengingat masa lalu...


"Baik pa, Kania coba ya..."Kania pun berdiri dan masuk kedalam kamar Tiara...

__ADS_1


__ADS_2