Syafira

Syafira
Chapter 29


__ADS_3

Beberapa waktu sebelumnya...


Ervan terus memandang sang Mama, batinnya menjerit. hidupnya dipenuhi oleh kebencian, saat Tuan Syekar tidak mengakui dirinya, dan lebih memilih untuk hidup dengan Kelvin.


Sedari kecil Ervan hanya disuguhkan dengan tangisan sang Mama, ia bahkan harus berkerja di umur yang masih terbilang kanak-kanak demi menyambung hidup dan untuk memenuhi biaya pendidikannya. Tekad Ervan sangat kuat, pekerjaan apapun ia lakukan. semangat belajar yang tinggi membuatnya mendapatkan beasiswa di salah satu kampus swasta. ia mendapat nilai sempurna, dan memulai karirnya di bidang perhotelan hingga sampai pada titik puncak kesuksesan. Ervan sudah mendirikan beberapa hotel berbintang di kota besar tersebut. Tentu sah jika Kelvin mengatakan kembalinya Ervan untuk meminta harta warisan darinya. karna jika melihat pencapaiannya sekarang warisan dari Tuan Syekar bukanlah apa-apa baginya.


Ervan sudah bersumpah akan merebut kembali kebahagiaannya, selama ini ia menyimpan penderitaan dan menyaksikan kehancuran hidupnya sendiri dengan keterpurukan. bahkan sang Mama terus berulang kali mencoba mengakhiri hidupnya. depresi yang cukup berat menjadi pemicu utama Morena Mama dari Ervan berada di rumah sakit jiwa.


Ketidak adilan Tuan Syekar membuat Ervan bersikeras untuk menghancurkan Kelvin dan keluarganya. hal itu sudah ia rencanakan sedari dulu, bahkan Ervan berniat untuk merebut segalanya yang Kelvin miliki. termasuk mengacaukan rumah tangganya bersama Syafira.


"Kelvin Ardian telah kabur dari pesta pernikahan."


Ervan memutar kursinya, dengan segelas win ditangan ia menatap dingin bawahannya tersebut.


"Siapa gadis yang akan menikah dengannya?" tanya Ervan dingin.


"Dia adalah putri tunggal CEO SU, dari informasi yang didapat pernikahan ini terjadi karna bisnis. dan Nama Kelvin dengan gadis itu sudah tercatat sebagai suami dan istri di kantor pencatatan sipil. secara hukum mereka adalah pasangan resmi, meskipun Kelvin kabur dan tidak mengetahui hal ini."


Ervan mengepalkan tangannya, rahangnya seketika mengeras. tentu ia tahu siapa CEO SU. ayah dari gadis yang terkenal karna kecantikan parasnya. hal itu berhasil membuat Ervan semakin iri pada sodaranya tersebut.


***

__ADS_1


"Aku mencintaimu, Fira." Kelvin kembali merengkuh bibir Syafira untuk melanjutkan hal yang tertunda.


Meskipun ragu, Syafira hanya bisa pasrah, saat Kelvin menarik seluruh pakaian yang ia pakai untuk menutupi dada telanjangnya. dengan begitu liar tangannya meremass satu bongkahan dada padat milik Syafira, hingga membuatnya sedikit meringis kegelian.


"Mmmmhhh... tolong jangan lakukan itu sekarang." ucap Syafira dengan deru nafas yang cukup berat. ia terus mencoba menahan tangan Kelvin yang memainkan dua aset pribadinya.


"Aku tau kau menginginkannya." Kelvin langsung menenggelamkan wajahnya, meluma*t dan meninggalkan jejak-jejak kepemilikan di area tersebut.


Syafira mendongak, saat Kelvin kembali mengecup lehernya. satu tangan Kelvin terus mengelus perut ratanya turun ke pusat inti.


"Ahhmmm." desahan Syafira terdengar begitu merdu saat Kelvin memainkan jemarinya di bagian sensitif milik Syafira, sentuhan pijatan yang Kelvin berikan sangat memabukan. gadis itu sampai berkeringat menikmati permainan tangan yang Kelvin lakukan.


"Tolonghh hentikanmm..." Ucap Syafira yang mencoba menahan lenguhannya, ia merapatkan kakinya saat satu jari Kelvin berhasil menerobos lubangnya. "Ahhh aku ingin pipis." pekik Syafira sambil merengkuh rambut Kelvin yang sedang mengecup dua benda padatnya.


"Ahhhh..." Syafira melenguh panjang, saat cairan hangatnya membasahi jari yang sedang Kelvin mainkan.


Pemuda itu langsung kembali merengkuh bibirnya dengan liar, keduanya sudah benar-benar sangat bergairah. tubuh mereka sudah polos tanpa sehelai benang pun, Kelvin bahkan sudah mengarahkan kelelakiannya untuk memasuki lubang yang seharusnya.


"Aku takut..." Ucap Syafira saat merasakan sesuatu yang keras mencoba menerobos masuk kedalam pusat intinya.


"Ini tidak akan sakit." sahut Kelvin mencoba meyakinkan.

__ADS_1


Perlahan Kelvin mengarahkan kelelakiannya, cengkraman dan tetesan air mata dari Syafira seolah menjadi saksi jika pemuda itu berbohong atas apa yang ia katakan. nyatanya Syafira merasa sangat kesakitan saat lubang kenikmatannya berhasil dijamah.


"Ahhh sakit." ringis Syafira.


"Mmmmhhh. setelah ini tidak akan sakit." Kelvin menghentakan perlahan tubuhnya, mencoba mengimbangi gerakan agar tidak menyakiti sang istri.


Saat Syafira mulai terbiasa dan sedikit lebih tenang, pemuda itu kembali menghentakan tubuhnya, semakin lama Kelvin semakin mempercepat gerakannya hingga api gairah membuat gerakan itu semakin liar.


"Ahhhh... tolong lakukan perlahan, ini sangat sakit." jerit Syafira yang semakin mempererat cengkramannya.


Bukannya mendengarkan keluhan sang istri, Kelvin tidak menggubrisnya. ia terus menghentakkan tubuhnya menyentuh titik terdalam lubang kenikmatan tersebut agar segera mendapatkan puncak kepuasan.


"Mmmm ahhhh..." Kelvin mendesah panjang saat ia telah mencapai puncak, dan berhasil mengeluarkan cairan kentalnya didalam bagian sensitif milik Syafira.


Dengan nafas yang terengah keduanya saling memeluk satu sama lain, seketika tubuh Kelvin melemah. Kelvin melirik ke bagian tersebut dan terlihat cairan kental itu mengalir keluar bercampur darah kesucian milik Syafira dari lubangnya.


"Terima kasih."


Cup...


Kelvin mengecup pucuk kepala Syafira saat gadis itu benar-benar sudah tidak bertenaga. matanya terpejam dengan begitu mudah, seluruh tubuhnya terasa sakit. ia bahkan tidak bisa mendengar apa yang Kelvin ucapkan.

__ADS_1


Kelvin menarik selimut dan menutupi tubuh polos sang istri, ia berbaring di sebelah Syafira untuk tidur dan memeluknya.


LIKE VOTENYA YANG BANYAK DONG.... KOMENYA YANG PANJANG...


__ADS_2