Syafira

Syafira
Chapter 52


__ADS_3

"Kau harus makan ka.."


Bruakk... benda keras tiba-tiba saja menghantam kepala perawat yang biasanya mengurus Ervan selama pria jangkung itu menjalani masa rehabilitasi.


***


Sesaat setelah Kelvin didorong oleh Syafira hingga ia terjatuh, pria itu langsung menghampiri sang buah hati dan mengikat kuat handuk yang menutupi bagian bawah tubuhnya yang hampir terlepas.


Kelvin menghela nafas dengan raut wajah yang masih sedikit terkejut dan keringat dinginnya bahkan menetes, kemudian ia berkata "Alvin, kenapa kau menangis?" tanya Kelvin yang langsung mengangkat tubuh sang buah hati.


"Aku ingin melepas rantai, Pluto. tapi pelayan melarangnya." rengek Alvin mengadu.


Kelvin masih terlihat kikuk atas kejadian sebelumnya, ia melirik kearah Syafira yang saat itu hanya menatap Alvin dalam keadaan posisi duduk diatas ranjang dengan balutan selimut tebal yang menutupi bagian dada telanjangnya. tentu saja, kedua pasangan itu sudah melancarkan aksinya setengah jalan tetapi tiba-tiba saja Alvin datang dan membuat mereka ketar-ketir.


"Jangan dilepas, Pluto itu hewan buas! dia bisa memakanmu jika tidak dirantai." ucap Kelvin menjelaskan.


Namun bukannya mengerti maksud sang Ayah, pemuda kecil tersebut malah mengerucutkan bibirnya dan bersiap untuk mengeluarkan semua suara tangisannya.


"Aaaaaaaaaaaaa, Papa jahat! Papa tidak sayang Alvin." Gerutu Alvin menangis.

__ADS_1


"Astaga, sejak kapan anak ini menjadi agresif dan susah diatur," batin Syafira.


Syafira memainkan mimik wajahnya, seolah memberi isyarat kepada sang suami agar pria itu membawa Alvin keluar kamar.


Kelvin menggeleng, seolah menolak seruan Syafira, karna keadaannya hanya menutupi bagian bawah tubuhnya tersebut dengan handuk.


Syafira menajamkan tatapannya, dengan dahi yang mengerut dan mata melotot. seolah mengisayaratkan jika tidak mungkin anak itu terus didalam kamarnya, sedangkan dibawah selimut Syafira sudah hampir setengah telanjang.


Kelvin menghela nafasnya pasrah, ia langsung membawa Alvin keluar kamar dan mencoba menenangkannya diluar. "Cup... cup... jagoan Papa, oke kita lihat Pluto dan memandikannya." ucap Kelvin sambil berlalu.


Tidak butuh lama Syafira langsung beranjak membuka lemari besarnya mencari pakaian yang akan ia kenakan. ia juga merasa kasihan dengan keadaan Kelvin yang turun kelantai dasar yang hanya mengenakan handuk saja, akhirnya wanita itu segera bersiap untuk segera menyusulnya.


"Maaf sayang, entah bagaimana keadaanmu sekarang!" gumam Syafira memoles sedikit wajahnya dengan make-up tipis.


"Astaga, tubuh itu. sewaktu dia masih kecil aku pernah menyentuhnya." celetuk salah satu pelayan.


"Kau benar, bahkan diumur kita yang sudah bau tanah seperti ini Tuan Muda sukses membuat kita kagum dengan ketampanannya!"


"Sayang..." pekik Syafira yang sukses membuat langkah Kelvin terhenti.

__ADS_1


Kelvin memalingkan tubuhnya, senyumnya terpancar ternyata sang istri cukup bisa diandalkan, "Kau cepat sekali." Kelvin langsung mengalihkan tubuh Alvin kepada Syafira.


"Papa tapi kita akan..."


"Biarkan Papa mengenakan pakaiannya terlebih dahulu, setelah itu kita akan memandikan Pluto bersama-sama." ucap Syafira pada sang buah hati.


Alvin mengangguk dengan mata yang berkaca-kaca, ia langsung melingkarkan tangan diatas bahu Syafira kemudian keduanya berlalu menuju kandang Pluto, dan Kelvin kelantai atas untuk mengenakan pakaian.


Ring.... Ring...


Salah seorang pelayan mengangkat telephone rumah yang berbunyi tersebut.


"Tunggu sebentar, Tuan... ada telephone dari pihak dokter yang merawat Tuan Ervan."


Kelvin menghela nafas jengkel, ia kembali menuruni tangga dan menghampiri pelayan tersebut. sedangkan Syafira menghentikan langkahnya dan memperhatikan sang suami.


"Katakan..." ucap Kelvin pada seseorang.


"Tuan Ervan memukul petugas hingga tidak sadarkan diri, dan dia berhasil kabur!"

__ADS_1


Sontak pernyataan seseorang tersebut berhasil membuat Kelvin terkejut, rahangnya sedikit mengeras karna tidak ada jaminan jika pria itu sudah berubah dan tidak akan membahayakan keluarganya kembali.


LIKE KOMEN DAN VOTE...


__ADS_2