
Cup... kecupan manja Kelvin daratkan, ia bahkan menggigit kecil leher Syafira untuk meninggalkan jejak kepemilikan.
Syafira menggeser tubuhnya, wanita itu langsung menutup bagian tersebut dengan selimut. "Bodohh..." umpat Syafira dalam batinnya.
"Ada sesuatu yang belum tersalurkan, bisa membantuku?" ucap Kelvin bertanya seraya menggoda.
"Tidak!" tolak Syafira spontan.
"Benarkah?" Jari-jari Kelvin terus menari diats kulit mulus Syafira, pria tersebut bahkan terus menggeser tubuhnya mendekap sang istri.
Syafira menghela nafas jengkel, "Jika kau terus mendekatiku seperti itu aku bisa terjatuh."
Ocehan Syafira benar-benar terdengar menggemaskan, membuat Kelvin semakin ingin mengganggu dan menggodanya.
"Apa malam ini aku harus memaksamu?" tanya Kelvin.
"Apa yang kau inginkan?"
"Aku rasa tindakanku sudah menjawab segalanya."
__ADS_1
Dengan bibir mengerucut Syafira terbangun mendudukan dirinya, satu persatu wanita itu membuka kancing piyama yang ia kenakan. tanpa mengalihkan pandangan Syafira langsung mendekatkan dirinya pada Kelvin, kemudian berkata. "Ayo mulai."
Kelvin menelan salivanya, ia pikir akan sulit untuk membujuk istrinya yang sedang marah. Kelvin bahkan berpikir jika malam ini ia tidak akan mendapat jatah ranjangnya.
Dengan bagian tubuh yang sedang dijamah oleh sang suami, Syafira melirik kearah jam yang terdapat pada dinding. waktu baru menunjukan jam 9 malam, dan Kelvin sudah sangat seagresif ini. Syafira sadar jika hal ini tidak akan berlangsung sebanyak sekali atau dua kali saja. dalam hal memuaskan Kelvin memang patut diacungi jempol, ia bahkan tidak akan membiarkan Syafira beristirahat sebelum wanita itu benar-benar tidak berdaya.
Cup... kecupan yang Kelvin mulai dari bibir, kini turun menelisir setiap jengkal tubuh Syafira. ia menyapu bersih kulit Syafira menggunakan lidahnya hingga wanita itu sukses dibakar oleh api gairah. bak disengat listrik, gelombang hasrat itu mulai memacu seirama dengan detak jantung Syafira yang mulai tidak karuan.
"Mmmmhhh..." Lenguhan yang Kelvin nantikan berhasil lolos keluar dari mulut sang istri.
"Aku tidak akan berhenti sebelum kau benar-benar tidak berdaya." bisik pria tersebut.
Sadar akan bagian dada sang istri yang sudah mengeras, sekeras miliknya dibawah sana. Kelvin kembali melanjutkan aksinya, bermain-main di bagian tubuh sang istri yang lain. melihat Syafira yang terus menggelinjang semakin membuat Kelvin tertarik untuk segera menenggelamkan miliknya di lubang kenikmatan sang istri.
"Sudah tidak tahan?" tanya Kelvin.
Kadang Syafira merasa kesal mendengar omong kosong yang terus saja sang suami lemparkan. istri mana yang akan tahan jika semua tubuhnya sudah disentuh? bahkan bagian pribadinya sudah mengeluarkan cairan yang khas dari dalam sana.
Kelvin memposisikan tubuhnya, ia mulai mendaratkan miliknya. mengetuk pertahanan Syafira yang sedari tadi sudah dibasahi dengan cairan hasrat. perlahan dengan sedikit tekanan, Jleb... kelelakian Kelvin berhasil menerobos masuk kedalam milik Syafira.
__ADS_1
Terlihat Syafira sangat menikmatinya, padahal Kelvin belum melakukan apapun. tapi sepertinya wanita itu lebih agresif, ia langsung menarik tangan Kelvin agar memeluknya dan segera mengoyangkan bokongnya agar Syafira segera mendapatkan puncak kenikmatan.
"Kau terlalu lama bermain-main." ucap Syafira.
Kelvin memiringkan senyumnya, dalam sekejap ia merubah posisinya. membiarkan sang istri yang memimpin permainan, dengan duduk diatasnya.
"Mmhhhhh..." Kelvin melenguh saat kepemilikannya benar-benar ditenggelamkan oleh posisi Syafira saat ini. pemuda itu terus memancarkan senyumnya saat dua benda sintal milik Syafira terus melambai-lambai mengikuti gerakan sang empu.
Sesekali tangan nakal Kelvin memainkan dua benda yang sedang bergelantungan tersebut.
Dipotongg...
"Lebih cepat! mmhhhh..." pinta Syafira saat dirinya sudah merasakan jika ada sesuatu yang akan meledak didalam sana.
Kelvin mengerahkan seluruh tenaganya, ia menuruti keinginan Syafira karna menurut Kelvin kepuasan istri adalah hal yang paling utama dalam masalah ranjang.
"Mmmmhhhh..." Keduanya melenguh, saat Kelvin dan Syafira berhasil mencapai titik kepuasan secara bersamaan.
Keringat yang membasahi tubuh keduanya seolah menjadi saksi betapa panasnya permainan yang suami istri tersebut lakukukan malam ini. mereka terkulai lemah dengan nafas yang tersenggal. kecupan singkat Kelvin daratkan dibibir Syafira, tanda jika malam ini Kelvin benar-benar puas atas pelayanan yang sang istri berikan.
__ADS_1