
Nada terus memperhatikan Ervan yang sedang berdiri di depan ruangan rumah sakit, tepat dimana Alvin mendapat penanganan.
"Ke... kenapa dia disini?" gumam Syafira.
Ervan yang mendengar hal itupun langsung menatap kearah yang sama dengan Syafira. "Kau mengenalnya? dia adalah sekertaris Kelvin." ucap Ervan.
"Aku tahu, tapi kenapa dia disini."
"Tentu saja dia sedang memata-matai aku dan dirimu." sahut Ervan memiringkan senyumnya.
Syafira langsung memalingkan wajahnya menatap Ervan dengan tajam. "Jadi maksudmu dia..."
"Tentu saja, pasti dia seseorang yang Alvin katakan, dia yang sudah melempar ular pada Alvin." tegas Ervan dengan penuh keyakinan.
Mulut Syafira terbuka lebar, wajahnya memucat disertai keringat yang menetes didahinya, sulit untuk ia percaya. tetapi ada kemungkinan jika apa yang Ervan katakan itu ada benarnya.
"Nyonya tidak perlu cemas, gigitan ular pada kakinya bukan dari gigitan ular berbisa. Tuan muda kecil akan baik-baik saja." ucap Dokter.
__ADS_1
Syafira menghembuskan nafas pelan sambil terus memeluk sang buah hati kemudian mengecup pucuk kepalanya. dalam batin dan pikirannya Syafira benar-benar sudah sangat kebingugan. "Siapa yang harus aku percaya?" gumam Syafira dalam batinnya. setetes air matanya pun mengalir, ia tidak tahu lagi bagaimana cara menghadapi masalah rumit yang tak kunjung ada batasnya.
***
Plakkk...
Syafira melayangkan tamparan keras tepat diwajah tampan Kelvin hingga meninggalkan warna sedikit kemerahan.
"Apa ini? kenapa kau menamparku." tanya Kelvin kebingungan.
"Aku bahkan mempercayai ucapan sekertarismu, dan kembali padamu. tapi apa? kau malah menyakiti Alvin dengan mengirim seseorang untuk mengancamku!" Tegas Syafira meninggikan suaranya.
Syafira menyingkirkan tangan sang suami, ia mendorong pemuda itu dengan kasar. "Lepaskan! jangan berpura-pura lagi, kau bahkan telah menyuruh seseorang untuk melemparkan seekor ular pada Alvin! darah dagingmu sendiri." Jerit Syafira.
"Apa? ular? Syafir, aku tidak melakukan apapun. percaya padaku!" ucap Kelvin kemudian memeluk gadis itu mencoba menenagkannya.
"Lalu siapa? apa kau pikir aku percaya? kau bahkan pernah mengirimku ke kandang seekor anji*ng buas, sesuatu hal yang mungkin jika kau melakukan hal yang sama pada Alvin, anak kandungmu!" tegas Syafira dengan air mata yang berlinang.
__ADS_1
"Aku tidak melakukan apapun! aku tidak mungkin membunuh anaku sendiri, kenapa kau mengatakan kau mencintaiku. itu semua percuma jika kau masih tidak mempercayaiku Syafira." Bentak Kelvin meninggikan suaranya dengan rahang yang mengeras.
"Aku mempercayaimu! aku bahkan telah kembali dna bersedia membantu keungan perusahaanmu, tapi kenapa kau malah membahayakan nyawa anaku." pekik Syafira.
"Aku tidak melakukan apapun! kenapa kau terus menyalahkan aku?!"
"Karna hanya kau pria kejam yang bisa melalukan apapun, demi mencapai tujuanmu."
Kelvin menghela nafasnya dengan kasar, "Apa kau yakin?" tanya Kelvin dingin.
"Apa maksudmu?"
"Beberapa hari yang lalu Ervan memancing kesabaranku. hingga aku memukulinya, dan aku tidak menyadari jika ia melakukan hal tersebut dengan sengaja agar Alvin melihatnya dan membenciku." titah Kelvin dingin.
Syafira menghembuskan nafasnya, tubuhnya melemah seketika ia kehilangan semua tenaganya. "Apa maksud dari semua ini, kenapa kalian terus menjadikan aku dan Alvin sebagai umpan. aku bahkan tidak tahu harus mempercayaimu atau Ervan, aku juga tidak tahu siapa yang salah dalam hal ini." Syafira menangis lirih, ia tertunduk dan merengkuh rambut panjangnya sendiri. Kelvin dan Ervan bahkan hampir membuatnya setengah gila.
"Tenangkan dirimu." Kelvin memeluk Syafira dengan penuh kelembutan, ia bahkan mengelus punggung gadis itu dan memberikan ketenangan.
__ADS_1
Akan tetapi masih sulit untuk Syafira membedakan niat jahat atau baiknya sang suami, karna gadis itu belum mengirimkan dana untuk membantu keuangan perusahaan Kelvin. bisa saja ini hanya trik dan Kelvin masih berpura-pura karna belum mendapatkan tujuan atas keinginannya.
UNTUK HUJATAN DAN BERASUMSI PENDAPAT DI PERSILAHKAN DIKOLOM KOMENTAR HAHAHAAA🤭 BARU EPS 30AN MAAF KALO MENURUT KALIAN INI KAYA SINETRON🤣 HAYU DUKUNG AKU, LIKE VOTE KOMENNYA YANG BANYAK. SANTAI AKU GAK BAPERAN, JADI KOMEN KALIAN MAU JELEK MAU BAGUS ITU UDAH KAYA SEMACEM VITAMIN BUAT AKU NGAKAK SENDIRI BACANYA. 🤭