Syafira

Syafira
Bonus Chapter 3


__ADS_3

Ervan melirik kearah pintu saat pintu ruangan kerjanya terdorong. terlihat Nada datang membawakan secangkir kopi untuk menemani Ervan menyelesaikan pekerjaannya.


"Jika lelah beristirahatlah, jangan memaksakan diri." ucap Nada meletakan kopi yang sudah ia bawa tepat disebelah Ervan.


Pria jangkung itu mengangguk, ia kembali memfokuskan tatapannya kearah leptop dan didetik berikutnya Ervan mengerutkan dahi heran. "Kenapa dia tidak pergi ke kamar?" batin Ervan heran.


Saat itu memang Nada terlihat santai, duduk dihadapan Ervan sambil melihat-lihat buku yang tertata rapi disana.


"Kenapa kau tidak tidur?" tanya Ervan datar.


"Aku belum mengantuk." sahut Nada santai.


Astaga, pasangan suami istri macam apa ini? mereka berdua terlihat bodoh. tidak ada sisi romantis. bahkan percakapan singkat yang keduanya lakukan terdengar sangat formal, dan selalu berakhir dengan kikuk.


"Anna sudah tidur?" tanya Ervan kembali memulai obrolan.


"Sudah!"


Dan seperti biasa, setelah itu suasana akan menjadi hening lagi dan lagi. Nada melirik kearah Ervan yang telrihat gelisah, sepertinya kali ini Nada sendiri yang kurang mendukung usaha Ervan. ia selalu saja menjawab singkat hingga membuat Ervan kebingungan harus berkata apa setelahnya.

__ADS_1


"Jika kau lelah, aku akan menggantikanmu." ucap Nada gugup.


Kemampuan Nada di dunia bisnis memang sudah tidak diragukan, Ervan sendiri selalu mengiyakan hal tersebut saat Nada menawarkan diri untuk membantu Ervan menyelesaikan pekerjaannya. Ervan mengangguk dengan raut wajah datar.


"Jika kau ingin tidur sekarang aku tidak masalah." ucap Nada mendekati Ervan, mata wanita tersebut melirik kelayar leptop.


"Aku akan menemanimu saja."


Nada terdiam, tentu ia sedang menunggu Ervan bergeser dari kursi kerjanya. dan sepertinya keadaannya berbalik, Ervan malah tidak bisa membaca pikiran Nada sekarang.


"Ke... kenapa kau diam?" tanya Ervan.


Nada menghela nafasnya kasar, "Hentikan semua ini, tolong bersikaplah seperti layaknya seorang suami." ucap Nada mengerutkan dahi.


"Dasar pria tidak berinisiatif." gerutu Nada kesal, kemudian langsung mendudukan bokongnya diatas pangkuan Ervan hingga langsung membuat Ervan terkejut.


"Apa ini? apa yang kau lakukan?" tanya Ervan heran.


"Aku berusaha bersikap normal. tidak sepertimu!" celetuk Nada sambil menekan keyboard leptop sang suami dengan sangat epic.

__ADS_1


Ervan menelan salivanya, baru kali ini ia merasa sangat gugup. padadah Ervan sedang menghadapi istrinya sendiri. "Na... Nada aku tidak nyaman."


"Diam kau! apa sebelumnya kau tidak pernah tertarik dengan seorang wanita?"


"Aku... aku, kita berbeda."


"Apanya yang berbeda? menjalin kedekatan dengan istri sendiri itu jauh lebih mudah."


"Nada aku, bagaimana jika aku tidak bisa menahan diri." ucap Ervan terbata, sungguh pria itu sampai berkeringat dingin.


"Ervan berhentilah bersikap formal, aku ini istrimu." gerutu Nada meninggikan suara.


Ervan semakin tidak karuan, ia sama sekali tidak ingin menggerakan tubuhnya. "Justru karna itu, aku sedang menghargaimu!"


"Kau ini tidak waras, kenapa baru sekarang? kenapa tidak dari dulu saja!" pekik Nada.


Ervan memalingkan tubuh Nada dengan kasar, ia mencengkram bahu wanita tersebut dnegan kuat. "Nada!" tegas Ervan meninggikan suara, nafas Ervan bahkan terdengar sangat berat. Nada yang terkejut akhirnya hanya bisa diam karna takut mendengar teriakan sang suami yang sedikit garang.


Suasana mejadi hening kembali, Ervan dan Nada hanya saling menatap dengan mata yang membulat. dan didetik berikutnya Ervan langsung mendorong tubuh Nada mengankat dan membaringkan tubuh sang istri dimeja kerja. Ervan melahap bibir Nada dengan liar, kesabarannya sudah habis. ia bahkan langsung menurunkan gaun tanpa lengan rumahan yang Nada kenakan, menyusukpkan tangannya kebawah ujung dress tersebut.

__ADS_1


Nada sendiri terlihat menikmatinya, ia membalas hal yang Ervan lakukan karna sadar itu semua Nada sendiri yang memancingnya.


JANGAN LUPA LIKE KOMENNYA. DUKUNG TERUS AUTHOR JIKA KALIAN SUKA DENGAN BONUS CHAPTERNYA. SEMAKIN BERANTUSIAS, SEMAKIN AKU TAMBAH BONUSNYA😁


__ADS_2