System Kekayaan Menantu Terhina

System Kekayaan Menantu Terhina
BAB 103


__ADS_3

Bisa pun hidup ia hidup dalam kecacatan.


"Kau sudah mengusik ku terlebih dahulu jadi aku tidak akan mengampuni mu, berdoalah ada orang menemukan mu di sini atau membusuk saja kau di sini," ucap Charzo menatap tajam Eko.


Charzo pun pergi meninggalkan Eko begitu saja.


Triring! Triring!


Triring! Triring!


"Halo," jawab Charzo.


"Charzo, Clara di culik oleh ayah mertua mu," ucap Rina panik.


"Apa! Di culik? Jadi dia di bawa kemana?" tanya Charzo juga ikut panik.


"Tidak tahu, tapi dia bilang dia akan membawa Clara pergi, jika kamu menginginkan Clara kembali maka kamu harus memberikan uang 1 Milyar," ucap Rina.


"Begitu ya, baiklah aku akan pulang sekarang," ucap Charzo memutuskan panggilannya dan ia pun segera masuk ke dalam mobilnya.


"Padahal anak sendiri tapi mereka malah berlaku buruk pada anaknya, mana Clara sedang hamil," gerutu Charzo.


Charzo pun melajukan mobilnya dan ia yakin jika Clara pasti di bawa ke rumah mereka.


Saat sampai di sana, memang benar, Clara ada di rumah mereka, akan tetap mereka membuatnya sebagai tahanan. Apa karena mereka sudah kehabisan akal gara-gara kebangkrutannya membuat mereka gelap mata bahkan bisa-bisanya berpikir menculik anak sendiri.

__ADS_1


Charzo langsung berlari ke arah Clara yang tubuhnya di ikat di sebuah kursi.


"Jangan mendekat! Jika kamu mendekat maka aku akan membunuhnya!" ancam papa Clara dengan pisau di leher Clara.


Clara menjerit ketakutan.


"Dia adalah anak mu, kenapa kau malah ingin membunuhnya?" tanya Charzo.


"Itu semua … semua … ah sudahlah! Kalau kau menginginkan istri mu kembali, maka beri kami uang 1 Milyar," ucap papa Clara antusias. Mungkin kalau dirinya di sana tidak apa-apa, masalahnya Clara adalah orang biasa.


Charzo berlari ke arah Clara dan memeluk Clara dari depan.


Papa Clara terkejut dan ia langsung menusuk Charzo, tapi senjata tajam itu malah patah.


Charzo membuka ikatan tali itu lalu memeluk Clara dan membawanya lari dan masuk ke dalam mobil.


Charzo pun menghadang papa Clara yang sudah seperti orang gila, Charzo pun membekuk papa Clara dan menuju kepala bagian belakangnya.


Mama Clara juga tak tinggal diam, ia juga mengambil kursi dan memukul ke arah Charzo, tapi kursi itu malah yang patah.


Charzo juga memukul kepala bagian belakang ibu Clara dan mereka pun pingsan.


Charzo langsung menelpon polisi.


Tuuut! Tuuut!

__ADS_1


"Halo, ada yang bisa saya bantu?" tanya polisi itu.


"Saya mau melaporkan jika di sini ada penculik," ucap Charzo.


"Baiklah, kami akan ke sana sekarang," ucap polisi itu.


Tak lama kemudian, polisi pun datang, mereka menangkap ayah dan ibu Clara.


Mereka pun di bawa ke kantor Polisi.


"Sudah sayang, tidak apa-apa, kita sudah aman seorang," ucap Charzo memeluk Clara.


***


Sejak kejadian itu, mereka pun kembali damai. Charzo bisa mengatasi semua rintangan perusahaannya.


Robot yang mereka rencana kan dulu sudah di luncurkan, tentu saja banyak rumah sakit jiwa memesan robot tersebut demi bisa mengurangi pasien ganggu jiwa di kotanya.


Akhirnya perusahaan Charzo mendapat peringkat pertama di Asia.


***


Tak lama dari itu, anak Charzo pun lahir, ia di beri nama Clazo, ia adalah anak laki-laki yang sebagai ahli waris perusahaan dan kekayaan dari Charzo.


Dan mereka pun hidup damai.

__ADS_1


TAMAT


__ADS_2