System Kekayaan Menantu Terhina

System Kekayaan Menantu Terhina
BAB 64


__ADS_3

"Hey! Masuk kamu sekalian, atau kau akan kami tembak," ancam pria itu sambil menodongkan senjatanya ke arah Charzo.


Charzo pun berjalan mengangkat tangannya dan perlahan berjongkok bersama dengan dengan para karyawan di sana.


3 orang sedang memantau keadaan, yang dua sedang mengambil uang tersebut dan memasukkan ke dalam tas besar.


Charzo berjongkok di belakang seorang karyawan.


[Klik di sini untuk membuka]


[Klik]


Charzo melihat ada apa saja di dalam systemnya.


[Kekuatan tahan kebal senjata api]


'Wah, kerena sekali, kalau begitu aku beli yang ini saja deh,' batin Charzo.


[Pembelian kekuatan kebal senjata api]


[Penukaran\= 200 poin]


'Beli,' batin Charzo.


[Pembelian kekuatan kebal senjata api]


[Menukarkan]


[Kekuatan kebal senjata api di aktifkan]


Memuat…


Loading…


Mulai…


10%

__ADS_1


20%…


30%…


40%…


50%…


60%…


70%…


80%…


90%…


100%…


Selesai.


[Poin Anda di potong 200 poin]


[Kekuatan kebal senjata api dia di gunakan]


"He-he-he bagus, tapi aku harus mengetes dulu nih, inikan bermain dengan nyawa," ucap Charzo pelan.


Charzo pun berdiri.


"Hey! Kenapa dengan kamu! Apa kamu ingin ku tembak!" ucap perampok itu menodongkan senjata apinya ke arah Charzo dan siap menarik pelatuknya.


"Kalian cukup! Jangan ambil uang banknya!" teriak Charzo.


"Hey! Apa yang kau lakukan! Kau ingin kita mati semua! Jangan sok jadi pahlawan," ucap seroang pria menarik-narik celana Charzo.


Charzo melepaskannya dan ia berjalan depan. Ia mendekati salah satu perampok itu dan memegang senjata perampok tersebut.


Dor!

__ADS_1


"Aaaaaaaaaaaaa!" teriak mereka ketakutan karena suara senjata api yang di lepaskan.


Tapi tidak terjadi apa pun.


"Apa! Kenapa dia tidak mati?" tanya perampok itu.


"Tentu saja karena senjata api kalian tidak ad isinya," ucap Charzo.


Mereka terlihat panik dan memeriksa senjata apinya.


"Cepat keluar!" teriak Charzo.


Mereka pun berduyun-duyun berusaha melarikan diri. Mereka pun menyadari jika senjata api mereka masih ada pelurunya, Charzo menendang tangan mereka semua dengan cepat membuat senjata api mereka terlempar cukup jauh.


"Sial! Bunuh dia!" ucap perampok itu geram.


Mereka pun ingin menangkap Charzo, tapi Charzo menghindar dan ia menendang lutut salah satu perampok itu hingga terjatuh, ia mencengkram baju pria itu dengan kuat lalu melemparnya ke arah kedua perampokan itu membuat mereka semua terjatuh.


Charzo berjalan mendekati mereka dan mengangkat kedua perampok itu dan menghempaskan ke lantai.


Charzo mengangkat perampok yang satunya lagi lalu meninju perutnya beberapa kali lalu menginjak perutnya hingga ia merasakan sakit yang luar biasa.


Kedua perampok itu masih sanggup bangun, mereka mengambil kembali senjata apinya dan menodongkan ke arah Charzo, dengan cepat Charzo mengambil senjata api itu dan meremukkannya.


"Apa! Dia … dia monster!" teriak perampok itu ingin lari, Charzo menarik kaki mereka hingga terjatuh. Charzo mengangkat kakinya lalu menghentakkan kepala pria itu ke lantai membuat ia pusing dan pingsan mendadak.


Yang satunya, Charzo menangkap kakinya lalu memutarkannya lalu melepaskannya hingga pria itu mendapat di tembok.


Braakk!


"Hey! Apa yang kau lakukan!" teriak dua orang perampok tadi yang khusus mengambil uang tersebut.


"He-he-he kemari lah jika ingin bersenang-senang," ucap Charzo.


Mereka menodongkan senjata apinya ke arah Charzo dan menembaknya.


Dor! Dor! Dor!

__ADS_1


Charzo pun langsung ambruk ke lantai.


"Akhirnya mati juga dia," ucap mereka mendekati temannya yang tadi dan ingin menolong mereka.


__ADS_2