System Kekayaan Menantu Terhina

System Kekayaan Menantu Terhina
BAB 59


__ADS_3

"Apa-apaan tuh! Clara! Kamu tu ya, pengen aku mati ya! Kamu sengaja mengaktifkan laser itu agar aku cepat mati! Kamu itu memang anak durhaka dan tidak tahu balas budi! Aku tidak akan pernah menganggap mu sebagai anakku lagi, aku akan membuat surat pernyataan jika kau bukan dari bagian keluarga kami lagi! Dan aku sumpahin kamu dan suami mu itu semoga kalian selalu tertimpa musibah, selama-lamanya akan hidup menderita! Lihat saja nanti, sumpah ku ini akan lekat kepada mu. Sampai hari itu, kalian jangan pernah meminta maaf pada ku karena seumur hidup ku, aku tidak sudi memaafkan kalian sampai aku mati!" ucap Lena murka.


Kedua kakaknya melihat ke arah Clara dengan tatapan sinis.


"Baru saja punya butik kecil-kecilan begini aja udah belagu! Orang yang udah punya butik mendunia saja tidak ada sepeti ini, kita tunggu saja kebangkrutannya," ucap Carin.


"Laser itu adalah alarm otomatis jika ada yang berniat jahat di dalam butik ini meskipun hanya di dalam hati, laser itu bukan aku yang kendalikan. Aku nggak tau apa salah ku pada kalian sampai kalian begitu ingin aku menjadi orang asing bagi kalian karena aku menikahi pria seperti Charzo. Aku menyesal karena sudah membawanya tinggal di rumah ibu selama bertahun-tahun waktu itu, seharusnya aku tetap tinggal di luar meskipun hanya tinggal di kolong jembatan," ucap Clara.


"Oh, begitu, kau lebih memilih tinggal di kolong jembatan di bandingkan melepaskan pria yang tidak berguna itu. Baiklah jika begitu, bayar semua uang yang selama ini kalian tinggal di rumah ku!" ucap Lena membelalakkan matanya.


"Apa! Ibu …."


"Ada apa ini ribut-ribut?" tiba-tiba saja Charzo datang.


"Bagus kamu datang, jadi aku minta kamu bayar uang selama kamu tinggal di rumah ku, aku tidak memberi kalian tumpangan gratis gitu aja, kalian tinggal di rumah ku selama dua tahun," ucap Lena membelalakkan matanya melihat Charzo.

__ADS_1


"Anda minta berapa?" tanya Charzo.


"Aku minta 100 juta," ucap Lena.


"Baiklah, aku akan memberikan uang sebanyak itu, tapi aku harap kalian tidak pernah datang ke sini apa lagi datang menganggu Clara lagi," ucap Charzo.


"Baiklah, asalkan kamu memberi uang itu cash sekarang juga," ucap Lena.


Charzo melihat Lena dengan saksama dan ia pun masuk ke dalam butik dan masuk ke dalam kamar.


[Klik di sini untuk membuka]


[Klik]


Charzo pun mengambil uangnya dari system dan memasukkan ke dalam paper bag yang tersusun menumpuk di dalam kamar tersebut.

__ADS_1


[Ding Ding]


[Saldo Anda di kurang 100.000.000]


[Sisa saldo Anda 379.300.000]


Charzo pun membawa dua paper bang besar dan meletakan di depan Charzo.


"Ingat ucapan ku! Jika kalian berani datang lagi maka aku tidak akan melepaskan kalian sekali pun kalian adalah keluarga Clara!" ancam Charzo.


"Heh! Siapa bilang dia keluarga kami lagi, dia itu sudah di coret dari kartu keluarga dan dia bukan saudara kami lagi, jadi kalian adalah seonggok sampah yang asing bagi kami," ucap Carin.


"He-he-he, kalau aku tebak kau pasti sudah bertengkar hebat dengan suami mu ya, ck! Ck! Ck! Pernikahan kalian hanya tinggal di ujung tanduk. Jadi bagaimana? Apa wanita itu sudah hamil?" tanya Charzo mengejek.


"Diam kamu! Kamu tidak tahu apa-apa tentang aku dan keluarga ku! Kamu itu hanya orang luar, jadi kamu tidak berhak ikut campur!" hardik Carin dengan mata memerah.

__ADS_1


__ADS_2