System Kekayaan Menantu Terhina

System Kekayaan Menantu Terhina
BAB 66


__ADS_3

Rasanya sangat sakit saat suaminya mengakuinya. Dengan alasan mereka sudah menikah 4 tahun tapi belum di karunia anak juga, ia menginginkan seorang anak. Saat ini pernikahannya masih di awang-awang, entah mau di bawa ke mana pernikahan mereka.


Sedangkan adiknya malah hidup bahagia, di mana mereka sudah punya usaha sendiri.


"Aku hidup tidak bahagia, maka aku juga tidak akan membiarkan hidup kalian bahagia!" ucap Carin geram.


"Untuk saudara Charzo, silakan terima penghargaan dari kami," ucap komandan memberikan penghargaan akrilik dan sertifikat dan mereka pun berfoto-foto.


Orang-orang pun sudah bubar, pemilik bank juga memberikan penghargaan kepada Charzo.


"Terima kasih banyak karena sudah menangkap perampoknya, jika tidak ada saudara mungkin kami sudah rugi banyak, ini adalah penghargaan untuk Anda," ucap pemilik bank memberikan sebuah kotak kaca yang di dalamnya ada berlian yang cukup besar.


"Tapi Pak, ini sangat berharga," ucap Charzo.


"Tidak apa-apa, di bandingkan batu berlian ini, nyawa para karyawan dan pengunjung lebih penting dan saudara sudah melindungi mereka, Anda pantas mendapatkannya," ucap pemilik bank tersenyum.


"Terima kasih banyak Pak atas penghargaan ini," ucap Charzo menerimanya.


"Sama-sama," ucap bapak tersebut.


Dan akhirnya mereka pun bubar semua. Charzo, Clara dan Tari masuk ke dalam mobil.


"Wah Mas, ini berlian pasti harganya mahal banget," ucap Clara terpukau dengan berlian di dalamnya.


"Itu berlian nanti di buat cincin untukmu nanti ya," ucap Charzo.


"Hm? Mana bisa begitu, inikan penghargaan punya Mas," tolak Clara.


"Apa pun punya Mas itu milik kamu," ucap Charzo mengacak-acak rambut Clara.


"Terima kasih Mas," ucap Clara mencium pipi Charzo.

__ADS_1


"Ayolah gaes, kalian anggap aku apa?" ucap Tari manyun sambil tersenyum.


"Ah lupa, pacar kamu kemaren mana?" tanya Clara.


"Udah ku tendang, cowok yang hanya memikirkan diri sendiri kayak dia mah nggak guna!" denggus Tari kesal sambil melipat tangannya.


"Nggak apa-apa, nanti kamu menemukan pria yang mencintai kamu dan hanya memikirkan kamu," ucap Charzo.


"Tapi Mas, ada apa dengan baju mu? Kenapa robek gini?" tanya Clara menyentuh baju yang bolong-bolong tersebut.


"Oh ini tadi baju Mas nyangkut di meja, ya jadinya gini deh," ucap Charzo.


"Tapi Mas enggak kenapa-napa kan?" tanya Clara.


"Ya enggak donk, kan lihat sendiri Mas baik-baik aja," ucap Charzo tersenyum.


Mobil pun melaju kembali menuju cafe.


[Misi tersembunyi selesai]


[Selamat Anda mendapatkan penambahan hadiah sebesar 30.000.000]


[Selamat Anda mendapatkan reward hotel]


[Selamat Anda mendapatkan 100 poin]


[Saldo \= 509.300.000]


[Kecepatan \=17]


[Kelincahan \=17]

__ADS_1


[Kekuatan \=17]


[Kecerdasan \=17]


[Level \=12]


[Poin \=200]


[Reward\= Hotel]


'Wah, dapat hotel? Nanti saja aku lihat, aku harus menyelesaikan urusan istri ku dulu,' batin Charzo.


Tak lama mereka pun sampai di cafe. Charzo membantu mengangkat barang-barang yang di belikan oleh istrinya dan Tari dari bagasi.


"Jadi kalian sudah tentukan makanan apa sebagai menu utamanya?" tanya Charzo.


"Spaghetti Kentucky Mozarella," jawab Clara.


"Wah, itu pasti sangat enak. Baiklah, Ini mobilnya Mas tinggalkan, Mas pulang dulu ganti baju," ucap Charzo.


"Baiklah, Mas naik taksi aja ya," ucap Clara.


"Iya sayang, ya udah kalo ada apa-apa telpon Mas langsung ya," pesan Charzo.


"Oke!"


Charzo pun berdiri di pinggir jalan menunggu taksi yang lewat.


"Taksi! Taksi!" panggil Charzo.


Sebuah taksi berwarna biru berhenti, Charzo pun masuk ke dalam ke dalam. Taksi pun melaju di jalanan.

__ADS_1


__ADS_2