
"Permisi, pesanan Anda sudah sampai," ucap kurir pengantar makanan.
"Oh iya, sudah saya bayar lewat aplikasi ya Pak," ucap Clara menerima box makanannya yang menggunung itu.
"Oh iya, terima kasih banyak, silakan berlangganan lagi," ucap kurir itu tersenyum dan ia pun kembali ke motornya.
Clara bawanya ke meja dan membuka box itu satu persatu.
"Karena Mas kecapean tadi maka dari itu Mas harus makan banyak," ucap Clara memberikan sebuah box kepada Charzo.
"Terima kasih sayang," ucap Charzo yang langsung melahap makanannya.
"Oh ya, Mas ingin memberikan sesuatu lagi untuk mu," ucap Charzo.
"Apaan?" tanya Clara menekuk alisnya.
"Mau Mas tunjukkin sekarang apa nanti?" Charzo balik bertanya.
"Hm, sebenarnya penasaran banget, cuma keadaan Mas lebih penting dari segalanya, jadi Mas makan dulu deh baru tunjukkin kejutannya," ucap Clara.
Charzo kembali melahap makanannya hingga habis, sebagian sudah habis ia makan.
Setelah makan Clara membersihkan mejanya dengan cepat, takutnya pengunjung akan datang.
__ADS_1
"Ya sudah, Mas tunjukkan, tapi mata kamu di tutup dulu," ucap Charzo menggambil selendang salah satu baju yang menggantung di manekin.
Charzo menutup mata istri dan menyuruh istrinya berdiri di samping pintu masuk.
"Kamu tunggu di sini sebentar ya," ucap Charzo.
Charzo pun berlari mencari tempat sepi.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Charzo mengklik gambar mobil BMW X1 yang ia dapatkan tadi dan mobil itu keluar dari system'.
"Ini adalah mobil yang aku hadiahkan untuk istri ku karena selama ini dia yang bekerja mencari makan dan sudah setia dengan ku," ucap Charzo.
Charzo turun dari mobil dan tersenyum melihat Clara yang setia menunggu.
"Ada kejutan untuk mu. Hadiah ini Mas berikan sebagai tanda terima kasih ku kepada istri Mas yang tercinta ini, selama ini kamu bekerja untuk mencari makan untuk Mas, jadi Mas ingin membalasnya meskipun nggak seberapa," ucap Charzo.
"Mas, harusnya aku yang minta maaf kepada mu, aku benar-benar nggak bisa jadi istri yang baik, bahkan kamu menjadi pembantu di rumah orang tua aku. Aku nggak tau lagi harus memberi kompensasi apa pada Mas," ucap Clara yang air matanya terlihat mengalir dari balik selendang.
"Baiklah, kejutannya adalah …" Charzo membuka penutup mata Clara agar Clara nggak sedih lagi.
__ADS_1
"What! Mobil! Mas ini untuk aku?" tanya Clara tak percaya.
" Hm … enggak, untuk monyet. Ya untuk kamu lah, dah di bilang kejutan untuk kamu kok," ucap Charzo.
"Ya ampun Mas, kamu baik banget, apa akhir-akhir ini penjualan game mu berjalan lancar?" tanya Clara.
"Iya donk, jadi Mas pengen kasih kamu sesuatu," ucap Charzo.
"Tapi Mas, biar aku pake mobil lama Mas aja, Mas pake yang baru ini," ucap Clara.
"Kan mobil Mas yang itukan baru juga, belum juga ada satu bulan, dan kamu malah bilang itu mobil lama, Mas jadi sedih," ucap Charzo.
"Eh iya juga ya, malahan mobil Mas lebih mahal lagi," ucap Clara manyun.
Triring! Triring!
Triring! Triring!
Ponsel milik Charzo berdering dan ia segera mengangkatnya.
"Halo Bang," jawab Charzo.
"Game yang kamu buat untung banyak nih, jadi datanglah ke warnet untuk melihat hasilnya," ucap pemilik warnet yang saat itu mereka bekerja sama.
__ADS_1
"Oh baiklah, aku ke sana sekarang," jawab Charzo.
"Sayang, Mas ada urusan nih sebentar, mau keluar dulu, kalau ada apa-apa telpon Mas ya," ucap Charzo mengingatkan.