
Mereka pun sampai di cafe.
"Wah Cafenya kerena banget Mas," ucap Clara kagum saat melihat Cafe yang sangat unik.
Mereka pun masuk ke dalam, Charzo menghidupkan lampunya dan ternyata ada lampu disko di dalam.
Di belakang ada meja bar dan di depan ada satu kursi dengan 4 buah kursi, lampu kristal yang menggantung di tengah-tengah menambahkan indahnya cafe.
"Wah, kalo buka nih pasti orang rame akan datang," ucap Clara mengangguk-angguk.
Triring! Triring! Triring!
"Halo, kamu di mana?" tanya Clara saat ia mengangkat telponnya.
"Aku udah sampai di lokasi tapi nggak tau di mana tempat ku," ucap teman Clara.
"Oh bentar, aku tunggu di pinggir jalan," ucap Clara berbalik badan dan menuju pinggir jalan.
Charzo memeriksa cafe tersebut dan tempat itu seperti sangat terawat.
[Selamat datang! Selamat datang!]
"Astaga!" terima Charzo kaget sampai ia terjembab.
[Selamat datang! Selamat datang!]
"Mengagetkan ku saja," ucap Charzo yang ternyata keluar adalah sebuah robot pintar.
__ADS_1
"Wah, ternyata di lengkapi dengan robot juga, lumayan nih aku ambil formula robot ini untuk di jalan kloning. Ini robot sebagai robot penyambut tamu agar menarik pelanggan," ucap Charzo mengangguk-angguk.
Charzo melihat tombol-tombol yang ada di robot tersebut, ada tombol on off. Pengisi dayanya dengan cara di cas.
"Eh Mas, ada robot juga? Mas dapat dari mana?" tanya Clara saat masuk ke dalam bersama temannya.
"Enak aja kamu bilang dapat dari mana? Ini bonus dari cafenya, robot ini khusus penyambut tamu untuk menarik pelanggan, keren nggak?" tanya Charzo memutar robot tersebut.
"Keren banget tau. Oh ya ini teman aku, jadi pertama-tama apa yang harus di lakukan?" tanya Clara.
"Halo, aku Tari," ucap teman Clara.
"Aku Charzo, salam kenal," ucap Charzo mengangguk.
"Begini, karena cafe ini baru pertama buka kita harus tentukan dulu apa makanan utamanya, dan kalo kamu punya teman yang nganggur mau laki-laki atau perempuan atau ada orang yang sedang cari pekerjaan terima aja ya, karena kita membutuhkan pelayan, tukang cuci piring, koki dan kasir. Karena kamu adalah orang pertama yang datang ke sini jadi kamu adalah kepala cafe, kamu yang atur masalah seluruh cafe ini. Jadi istri ku hanya datang untuk mengontrol aja, dia nggak boleh terlalu capek, nanti sakit," ucap Charzo.
"Oh begitu, baiklah aku mengerti," ucap Tari mengangguk yakin.
"Jadi terserah kamu mau nentukan makanan utama cafe ini," ucap Charzo.
"Hm … apa ya? Kau bisanya bikin apa?" tanya Clara kepada Tari.
[Ding Ding]
[Misi baru]
[Perampokan di Bank]
__ADS_1
[Hadiah 30.000.000]
[Status misi: Sedang berlangsung]
"Kalian berembuklah, Mas mau pergi sebentar ya," ucap Charzo.
"Mas ada urusan?" tanya Clara.
"Eh, iya Sayang, Mas pake mobilnya ya, enggak apa-apa kan?" tanya Charzo.
"Ya udah, aku sama Tari bisa pake motor Tari nanti," ucap Clara.
"Baiklah, terima kasih sayang," ucap Charzo berlari menuju mobilnya.
Ia pun buru-buru masuk ke dalam mobil dan langsung melajukan mobilnya dengan cepat. Clara merasa heran melihat suaminya yang terburu-buru itu.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Charzo mencari alamat bank tersebut dan ia menemukan lokasinya.
Tempat itu berada 3 kilo meter dari cafenya.
Dengan kecepatan tinggi, Charzo pun sampai di tempat.
Charzo berdiri di depan pintu kaca dan terlhat jika ada 5 perampok yang sedang beraksi. Para karyawan dan pengunjung sedang berlutut. Tidak ada polisi yang datang karena mereka di ancam apa bila menelpon polisi maka tamatlah riwayat mereka.
__ADS_1