System Kekayaan Menantu Terhina

System Kekayaan Menantu Terhina
BAB 46


__ADS_3

Pria itu menekuk kan alisnya. "Dari mana kamu tau masalah hack?" pria itu balik bertanya.


"Itu karena barusan data perusahaan hampir saja kalian curi," jawab sekretaris Yuda yang tiba-tiba masuk.


"Apa! Sekretaris Yuda, pria itu sangat terkejut dengan kedatangan Sekretaris Yuda.


"Pak Vio, perusahaan itu sudah menjadi miliknya, kenapa bapak malah ingin mencuri data perusahaan itu?" tanya sekretaris Yuda.


"Semulanya itu adalah perusahaan ku, jadi tentu saja itu adalah milik ku, mana mungkin aku biarkan orang lain mengambilnya!" ucap Vio marah.


"Pak, yang namanya perusahaan itu sudah di serahkan kepada orang lain tentu saja data perusahaan itu juga milik pemiliknya yang baru, Anda tidak bisa egois seperti ini," ucap sekretaris Yuda.


"Tidak! Itu adalah milikku dan selamanya adalah milikku! Kalian pergi dari rumah ku!" teriak pria itu murka.


"Heh! Aku tidak akan membiarkan orang yang sudah mencuri data perusahaan begitu saja, kau harus membayarnya," ucap Charzo menatap tajam pria itu.


Pria itu gelagapan, ia melempar semua yang ada di dekatnya termasuk meja kaca melempar ke arah Charzo.


"Tuan hati-hati!" ingat sekretaris Yuda.


Charzo menghindar dan meja itu pecah.


Trankkk!

__ADS_1


Charzo mendekati pria tersebut lalu menangkapnya.


Mereka pun bergulat dan saling memukul, Charzo menekan tangan pria itu dengan membuat pria itu kesakitan.


"Sial! Aku tidak akan membiarkan kau menangkap ku!" teriak pria itu dengan sekuat tenaga melepaskan tangannya.


Kakinya menendang kepala Charzo dan Charzo menangkapnya, Sekretaris Yuda pun ikut membantu, ia memegang kaki Vio dengan kuat.


Akan tetapi dari belakang keluar penghack terkenal yang bekerja dengan Vio, ia menarik tubuh sekretaris Yuda dengan kuat membuat tangan sekretaris Yuda terlepas dari kaki Vio.


Vio memberontak terus menerus agar tangannya terlepas. Charzo menghantam perut Vio dengan kuat membuat Vio kesakitan dan tak bisa bergerak.


"Aku bilang tidak akan melepaskan mu, maka aku tidak akan melepaskan mu," ucap Charzo geram.


Charzo mematahkan kaki dan tangan Vio membuat Vio menjerit kesakitan.


"Karena tangan mu sangat berharga ini kerja sama dengan dia, maka aku akan akan berbaik hati mematahkannya agar kau tidak lagi berbuat keburukan," ucap Charzo.


Charzo menarik pria itu ke bawah dan menghempaskannya ke lantai, ia menekan kuat lengan pria itu dan meremukkan tulang-tulang tangannya.


Krak! Krak!


"Aaaaaaaa!" teriak pria itu dengan kuat sakit yang tidak tara.

__ADS_1


"Siapa suruh kau bekerja dengannya, akhirnya kau berkahir buruk, biar kalian tidak lagi melakukan hal keburukan," ucap Charzo.


Sekretaris Yuda melihat mereka dengan mata terbelalak, lalu ia melihat ke arah Charzo.


'Dia … dia benar-benar sadis,' batin sekretaris Yuda berdelik ngeri.


"Ya sudah, ayo kita pergi," ajak Charzo.


"Ba-baik Tu-Tuan." angguk sekretaris Yuda terbata-bata. Ia masih belum percaya dengan kejadian yang ia lihat barusan.


sekretaris Yuda berlari ke arah mobil dan membuka pintu untuk Charzo.


Charzo masuk ke dalam mobil dan melepaskan bajunya.


Sekretaris Yuda langsung melajukan mobilnya di jalanan.


"Tuan mau kemana lagi?" tanya sekretaris Yuda.


"Aku mau pulang, tapi kita ke kantor dulu untuk mengantar kamu ke sana," jawab Charzo.


"Baik Tuan." angguk sekretaris Yuda.


Mobil pun melaju cepat dan beberapa menit kemudian mereka pun sampai di perusahaannya.

__ADS_1


Sekretaris Yuda keluar dari mobil.


"Ya sudah aku pulang, kamu tolong selesai masalah di perusahaan," ucap Charzo.


__ADS_2