System Kekayaan Menantu Terhina

System Kekayaan Menantu Terhina
BAB 31


__ADS_3

"Jangan dekat-dekat! Pergi kau menjauh sana! Aku akan balaskan dendam ini!" teriak pria itu.


Charzo melihat datar pria itu, tapi ya sudahlah ia pun menjauh dan berdiri menunggu ambulan datang.


Mobil pemadam kebakaran datang membuat jalan menjadi macet, polisi juga ada di sana untuk menertibkan lalu lintas.


Api segera di padamkan dan mobil pun di derek, ambulan juga datang dan membawa pria itu masuk ke dalam mobil.


Lalu lintas kembali norman dan orang kembali berlalu lalang.


[Ding Ding]


[Misi selesai]


[Selamat Anda mendapatkan penambahan hadiah sebesar 7.000.000]


[Selamat Anda mendapatkan reward sebuah mobil]


[Selamat Anda mendapatkan 40 poin]


[Saldo \=144.000.000]


[Kecepatan \=7]


[Kelincahan \=7]


[Kekuatan \=7]


[Kecerdasan \=7]


[Level \=7]


[Poin \=150]


[Reward\=Mobil]


"Wah, aku dapat mobil, jadi tidak perlu lagi aku harus mengejar pencuri motor itu, toh nanti dia juga dapat karmanya sendiri," ucap Charzo.

__ADS_1


Charzo pun mencari tempat sepi, ia melihat di samping rumah ada gang, dan ia pun pergi ke sana.


[Klik di sini untuk membuka]


[Klik]


Charzo mengklik gambar mobil dan mobil itu pun keluar dari system'.


"Wuuuwww … ini beneran mobil mahal sekalian ya," ucap Charzo terpukau melihat mobil mercedes benz keluar dari system' dan ada di hadapannya kini.


Charzo masuk ke dalam mobilnya dan mengetes semua yang ada di dalam mobil itu, termasuk musik dan radio.


Sedangkan pencuri yang mencuri motornya itu, motor itu malah di maling oleh pemaling yang lain, entah bagaimana nasib motor itu kini.


[Gunakan poin untuk mengendarai mobil]


[Mengendarai mobil di aktifkan]


Memuat …


Loading …


10%…


20%…


30%…


40%…


50%…


60%…


70%…


80%…

__ADS_1


90%…


100%…


Selesai


[Poin Anda di potong 10 poin]


[Sisa poin Anda 140 poin]


[Mengendarai mobil siap di gunakan]


Charzo pun perlahan-lahan mengerakkan mobilnya, dan juga ia masih sedikit kaku, lalu ia memundurkan mobilnya itu keluar dari gang.


Saat di jalan besar, Charzo menjalankan kembali mobilnya dan mobil itu melaju perlahan-lahan.


Tak lama dengan membawa mobilnya pelan, Charzo sampai di depan konter, terlihat sang istri khawatir duduk di samping steling konter tersebut.


Charzo keluar dari mobil dan Clara langsung memeluknya.


"Mas, Mas enggak apa-apa kan?" tanya Clara tampak gugup.


"Aku baik-baik saja kok. Lihatlah, itu mobil baru kita." Charzo menunjuk ke arah mobilnya.


Clara ternganga tak percaya, mobil mewah itu milik mereka.


"Mas, kamu nggak bohong kan?" Clara mendekati mobil tersebut dan mengelusnya.


"Kamu ini, selalunya nggak percaya sama suami sendiri, kalo Mas bilang ini punya kita berarti nggak ada yang lain berani mengaku ini milik orang," jawab Charzo.


"Ya ampun Mas, tadi dapat rumah, sekarang dapat mobil, sepertinya hidup kita beneran berubah secara drastis. Kita beneran kaya Mas," ucap Clara dengan mata berkaca-kaca.


"Mas mau ajak kamu pergi kan karena Mas udah yakin, kamunya aja yang nggk percaya sama ku," ucap Charzo menyenggol Clara.


"Iya, mulai sekarang aku percaya apa mu, tapi … kita harus tetap ingat orang tua ku meskipun dia udah jahat banget sama kamu," pinta Clara.


"Iya, akan ku usahakan," jawab Charzo memeluk Clara dengan dagu menempel di kepala Clara.

__ADS_1


"Aku sudah membeli ponselnya, ayo kita pergi jalan-jalan dengan mobil baru ini dulu," ucap Clara mengambil sabuk pengamannya dan memakainya.


__ADS_2