
"Oh gitu, ya udah kalau begitu," ucap Andi mengambil ikan dan ayam dan segera membersihkan di wastafel.
Setelahnya ia membalur dengan bumbu dan ayah dan ikan siap di panggang.
Charzo dan Andi pun memanggang ikan dan ayam tersebut. Terlihat Clara dan anak-anak tampak akrab.
"Oh ya, aku punya apartemen, jadi kalian tinggal di sana secara gratis, yang pastinya buat pintu dapur dan jangan biarkan anak-anak main di dapur, kalau bisa kamu cari pengasuh anak untuk menjaga mereka," ucap Charzo.
"Iya Bang." angguk Andi.
Bau makanannya sangat wangi membuat tak sabar untuk segera menyantapnya.
"Wangi banget," ucap Clara.
"Ini udah mateng, ayo kita makan," ajak Charzo.
Mereka pun menyantap makanannya dengan lahap, anak-anak juga sangat menyukainya.
Terlihat seorang pemulung yang lewat yang sedang mencari sampah, ia melihat ke dalam dan melihat mereka yang sedang makan, dan rasanya ia sangat ingin memakan makanan itu.
Clara melihat itu, ia sangat kasihan.
"Mas, lihat pemulung itu, kasih dia sebagian," ucap Clara menunjuk ke arah pemulung yang yang sedang melihat mereka.
Karena semua mata tertuju ke arahnya, pemulung itu pun pergi.
"Ya udah kalau gitu," ucap Charzo mengambil beberapa potong ayam dan beberapa ekor ikan, ia membungkusnya dan berlari keluar dari restoran.
"Buk! Tunggu!" panggil Charzo.
Pemulung itu berhenti dan melihat ke arah Charzo.
"Ada apa?" tanyanya dengan suara pelan.
"Ini dari istri ku," ucap Charzo memberi makanan itu kepada pemulung tersebut.
Dengan hati yang senang, pemulung itu menerimanya.
__ADS_1
"Terima kasih banyak, terima kasih," ucap pemulung itu menerima dan terus memandang makanan enak itu.
"Oh ya, ini ada sedikit uang, doakan ya buk moga istri ku sehat dan bayinya juga sehat," ucap Charzo memberikan sejumlah uang.
Dengan mata berkaca-kaca, pemulung itu menerimanya.
"Terima kasih banyak, terima kasih, aku doakan semoga sehat-sehat sekeluarga, sehat untuk bayinya, dan semoga sekeluarga melimpahkan rezekinya," doa pemulung itu.
"Terima kasih banyak buk," ucap Charzo.
Charzo pun kembali masuk ke dalam restorannya.
[Ding Ding]
[Saldo Anda di kurang 5.000.000]
[Sisa saldo Anda 645.250.000]
[Ding Ding]
[Selamat Anda mendapatkan penambahan hadiah sebesar 10.000.000]
[Selamat Anda mendapatkan 40 poin]
[Saldo \= 655.250.000]
[Kecepatan \=27]
[Kelincahan \=27]
[Kekuatan \=27]
[Kecerdasan \=27]
[Level \=16]
[Poin \=500]
__ADS_1
"Eh, gini aja dapat hadiah juga," ucap Charzo.
Tak terasa hari sudah menunjuk pukul 22:34 menit.
"Ya sudah, ayo kita pulang, ini sudah hampir larut malam," ucap Charzo.
"Iya Bang, tapi aku mau bereskan dulu tempat ini baru pulang, kalau Abang mau pulang dulu ya duluan saja, kasihan kakak udah ngantuk juga," ucap Andi.
"Ya udah, oh ya gimana? Pa sudah ada yang melamar lagi?" tanya Charzo.
"Ada lagi, jadi besok mereka akan datang," ucap Andi.
"Ya udah, kamu urus semuanya ya, tunggu di sini sebentar ya," ucap Charzo berjalan menuju mobilnya.
[Klik di sini untuk membuka]
[Klik]
Charzo mengambil sejumlah uang dari systemnya lalu memasukkan ke dalam plastik besar lalu kembali masuk ke dalam restorannya.
"Ini ada sejumlah uang, gunakan uang ini untuk beli mobil untuk kendaraan mu, sisanya untuk beli bahan makanan untuk restoran, pikirkan menu utamanya apa saja yang ingin kalian buat," ucap Charzo.
"Terima kasih banyak Bang, terima kasih," ucap Andi.
"Ya sama-sama, kami pulang dulu," ucap Charzo.
[Ding Ding]
[Saldo Anda di kurang 300.000.000]
[Sisa saldo Anda 355.250.000]
"Tante pulang dulu ya anak-anak, jangan menyusahkan Om Andi ya," pesan Clara.
"Iya Tante," ucap mereka mengangguk.
Mereka pun masuk ke dalam mobil dan mobil pun melaju di jalanan.
__ADS_1