
Biasalah mobil dam truk memang suka melaju di jalanan, dan juga di jalan umum kendaraan mana yang bawanya kayak siput, kakek-kakek aja me-reacing di jalanan.
"Hm … dah di bilang jangan berhenti di pinggir jalan tapi marah balik, itu akibatnya," ucap Charzo keluar dari mobilnya dan menuju mobil tersebut.
Di sana sudah banyak keramaian yang berkumpul. Charzo melihat wanita itu kakinya yang terjepit karena dorongan yang sangat kuat itu membuat kursinya menjadi maju ke depan.
Ia juga terlihat terluka di bagian kepalanya hingga berdarah. Beberapa orang mencoba menolong wanita itu untuk keluar dengan berbagai cara. Ada yang membawa linggis untuk menahan agar kursi itu bisa di buka.
Akhirnya wanita itu bisa di keluarkan dan di dudukkan di pinggir jalan.
"Ck! Kamu kurang ketengah itu mah, lain kali bikin kayak gitu lagi," ucap Charzo meninggalkan wanita tersebut.
Wanita diam dan menatap Charzo yang sudah pergi.
Charzo pun kembali melajukan mobilnya dan tak lama ia pun sampai di lokasi.
Terdengar suara musik dan banyak kendaraan yang terparkir di depan. Charzo pun masuk ke dalam Charzo sangat terkejut karena hotel yang di maksud kenapa ada acara? Acaranya mengundang ratusan orang yang sedang berjoget-joget dengan musik yang kencang.
__ADS_1
"Perasaan aku nggak salah masuk," ucap Charzo mengecek kembali lokasinya dan itu benar.
"Hey! Apa-apaan ini!" teriak Charzo.
Mereka tidak mendengarkannya dan terus menari sambil minum-minum. Mereka menari ria, yang mereka ajak menari itu entah istri orang, entah suami orang, entah suami istri yang tertukar dengan suami istri yang lain dan mereka terlihat ada sebagian yang sudah mabuk, bicara mereka ada yang sudah nggak benar lagi.
Charzo sangat geram, ia pun memutuskan kabel musik itu membuat musik itu berhenti.
Mereka pun seketika berhenti berjoget.
"Siapa yang sudah membuat acara di sini!" teriak Charzo.
"Ayo Boy, kita menarik saja, lupakan masalah mu," ucap pria itu merangkul pundak Charzo. Charzo melepaskannya dan membuat pria itu terjembab ke lantai.
"Siapa yang sudah membuat pesta di hotel ini! Di mana pengurus hotel ini!" teriak Charzo.
"Hey! Memangnya kamu siapa! Datang-datang tiba-tiba marah-marah!" ucap salah satu pengunjung di sana.
__ADS_1
"Ini adalah hotel ku! Kalian dengar! Lebih baik kalian semua pergi atau aku akan telpon polisi bahwa kalian di sini sedang pesta minuman keras!" teriak Charzo.
"Mana buktinya kalau hotel ini punya kamu?" tanya pria yang mabuk itu bangun.
"Bukti, bukti ya," ucap Charzo mengambil ponselnya, ia mengakses hotel itu dan keluarlah fotonya.
"Ini lihat! Lihat! Buka mata kalian siapa yang pemilik hotel ini," ucap Charzo memperlihatkan ponselnya.
"Yuk yuk yuk, pulang saja," ucap mereka.
"Ah lagi enak-enak menari malah ada penganggu!" denggus mereka kesal.
"Apa kamu bilang! Sana kamu pergi ke bar kalo mau nari, jangan di sini! Bikin kesal aja!" denggus Charzo kesal.
Mereka pun semua bubar dan beberapa orang tinggal dengan pakaian seragam dan seorang pria berjas hitam. Dan ada seorang remaja dengan memakai gaun indah lalu seorang wanita berumur 30 dengan gaun yang mencolok.
"Lalu kalian ngapain di sini lagi?" tanya Charzo.
__ADS_1
"Maafkan kami Tuan, tapi ini adalah hari ulang tahun anak saya, makanya saya pinjam dulu hotel ini untuk merayakan ulang tahunnya," ucap seorang pria yang memakai jas.