System Kekayaan Menantu Terhina

System Kekayaan Menantu Terhina
BAB 45


__ADS_3

"Benar-benar gawat, ternyata hacker itu yang bekerja sama dengan orang yang meretas data perusahaan kita," ucap Sekretaris Yuda kesal.


"Tidak usah di pikirkan masalah itu lagi, sudah aku selesaikan, sekarang hanya tinggal kita tunggu orang yang meretas perusahaan kita keluar," ucap Charzo.


"Apa! Jadi datang perusahaan kita sudah kembali?" tanya sekretaris Yuda membelalakkan matanya.


"Sudah, jadi berikan aku lagi berkas-berkasnya," perintah Charzo.


"Baik Tuan." angguk sekretaris Yuda. Ia pun mengambil berkas-berkas yang lain untuk Charzo tanda tangani.


Sebuah pemberitahuan dari laptopnya, Charzo melihat laptopnya dan di sana Charzo sudah mendapatkan identitas orang yang menghack data perusahaannya.


"Oh, ketahuan juga kamu ya. Kalau begitu ayo kita pergi ke tempat orang yang sudah meretas perusahaan kita," ajak Charzo kepada sekretaris Yuda.


Yuda berjalan mengikuti Charzo dan mereka pun masuk ke dalam mobil.


[Klik di sini untuk membuka]


[Klik]

__ADS_1


Charzo melihat lokasi orang yang sudah menghack perusahaannya dan ia melihat titik merah.


Charzo pun langsung melajukan mobilnya di jalanan.


"Kita mau kemana ini Tuan?" tanya sekretaris Yuda.


"Tentu saja pergi ke tempat orang yang sudah menghack perusahaan kita," jawab Charzo.


Beberapa menit kemudian, Charzo pun sampai di tepat, tempat itu berada di sebuah rumah yang cukup mewah. Charzo pun memberhentikan mobilnya sesuai dengan lokasinya dari system'.


Mereka pun keluar dari mobil.


"Ini bukannya rumah Tuan Vio?" ucap sekretaris Yuda.


"Tentu saja aku tahu, ini adalah rumah pemilik pertama perusahaan Tuan, jadi apa dia ingin mengambil data perusahaan itu dan ingin membangun perusahaan baru lagi?" tebak sekretaris Yuda.


"Kalau dia ingin mencuri data perusahaan seharusnya sebelum ganti pemilik dia ambil duluan, untuk apa di menghack data perusahaan," ucap Charzo merasa heran.


"Tentu saja Tuan, karena ia sendiri tidak tahu jika perusahaan miliknya berganti menjadi Tuan, makanya dia tidak punya persiapan untuk menyalin data perusahaan karena selama ini terlihat perusahaan itu baik-baik saja," jawab Sekretaris Yuda.

__ADS_1


'Weleh, kok berasa kayak aku yang pencuri perusahaannya,' batin Charzo.


"Begitu ya, apa pun alasannya kita tetap harus masuk ke dalam," ajak Charzo yang berjalan terlebih dahulu dan di ikuti oleh sekretaris Yuda.


Sampai di depan pintu, Charzo menekan bel rumah besar tersebut.


Ting tong!


Ting tong!


"Siapa?" terdengar suara seorang pria yang sedikit berat dari pengeras suara yang di khususkan di dekat bel.


"Saya dari pemegang saham perusahaan-perusahaan YU grub, sedikit ada urusan dalam hal kerja sama dengan Anda. Maukah Ada membiarkan saya masuk terlebih dahulu, tidak enak di bicarakan di luar sini," ucap Charzo.


Pintu terbuka secara otomatis.


"Silakan masuk," ucap seorang pria yang memakai baju kaos oblong berwarna coklat duduk di sofa, pria itu terlihat berumur 54 tahun dan badannya juga gendut.


Charzo pun masuk dan duduk di kusioyb, akan tetapi sekretaris Yuda menuggu di balik tembok yang tidak jauh dari pintu utama ia juga berusaha melindungi diri dari rekaman CCTV.

__ADS_1


"Katakan kerjasama sepeti apa yang ingin kau ajak kerja sama?" tanya pria yang ada di hadapan dengan menatap sayup.


"Tapi sebelum itu, aku ingin menanyakan sesuatu pada Anda. Apa hacknya sudah selesai?" tanya Charzo.


__ADS_2