
Para anak-anak yang ia beri makanan itu mereka tampak senang dan bahagia dan makan dengan lahap.
"Nah itu dia orangnya Bang!" ucap remaja itu antusias menunjuk ke arah pria yang sedang membawa plastik merah besar yang berisi makanan tersebut.
"Ssstttttt!" Charzo meletakkan jari telunjuk di mulutnya.
"Tidakkah kau lihat dia sedang apa?" tanya Charzo.
"Dia sedang … tersenyum melihat anak-anak itu," jawab remaja itu dengan polosnya.
"Ya udah, kita samperin yuk," ajak Charzo.
Mereka pun keluar dari mobil dan menghampiri pria itu.
Pria itu terlihat kaku, ia seperti orang kebingungan.
Charzo melihat ada 10 anak yang seperti tak terurus, mereka makan bersama-sama dengan lahap, rasa hati Charzo sangat terenyuh melihat anak-anak tersebut.
"Mereka anak siapa?" tanya Charzo.
"Mereka adalah anak jalanan tanpa orang tua, aku memungut mereka dan mengasuh mereka," jawab pria itu.
"Tapi memberi makan dengan uang curian juga nggak bagus," ucap Charzo.
__ADS_1
Pria itu sangat terkejut, ia ketakutan sambil melihat anak-anak tersebut.
"Aku tahu kau menyayangi mereka, tidak bisakah kau bekerja mencari uang untuk memberi makan mereka dengan cara baik-baik, bukan dengan cara mencuri?" tanya Charzo.
"Bekerja? Pekerjaan apa yang menerima aku yang tidak sekolah ini? Aku sudah pernah menjadi pengemis, manusia silver dan lain-lain, tapi tetap aja hasilnya tidak cukup untuk mereka makan, di tambah semakin banyaknya anak yang terlantar membuat semakin banyaknya pengeluaran. Dengan mencuri maka kebutuhan mereka akan tercukupi, bukan hanya itu saja, mereka juga tidak punya tempat tinggal yang layak, bagaimana mereka akan hidup?" ucap pria itu.
"Begini, aku punya hotel, jadi kau kerja di hotel ku saja, gaji di sana lumayan besar juga, tempat tinggal mereka akan aku pikirkan nanti. Tapi berjanjilah agar kamu tidak mencuri lagi," ucap Charzo.
"Jika ada pekerjaan yang layak untuk apa aku mencuri, melakukan itu karena aku juga terpaksa," ucap pria itu.
"Baiklah, aku ada uang untuk kalian cari kontrakan, besok kau datang ke hotel ku di alamat ini ya," ucap Charzo memberi tahu alamatnya. Ia pun menuju mobilnya dan masuk ke dalam mobil.
[Klik di sini untuk membuka]
Charzo pun mengambil sejumlah uang dari Systemnya.
"Ini uangnya." Charzo memberikan sejumlah uang kepada pria itu. Terlihat matanya berkaca-kaca saat menerima uang dari Charzo.
"Gunakan sebagian untuk cari kost, sisanya bayar kembali uang yang kamu curi dan akui kesalahan mu," ucap Charzo.
"Terima kasih banyak," ucapnya menitikkan air mata sambil memeluk anak-anak asuhnya.
"Sama-sama, jangan sampai nggak datang," ucap Charzo.
__ADS_1
"Iya, iya, aku pasti datang," ucap pria itu mengangguk.
[Ding Ding]
[Saldo Anda di kurang 9.000.000]
[Sisa saldo Anda 500.250.000]
"Untukku mana Bang?" tanya remaja itu cengengesan sambil menampung tangan.
Charzo merogoh kantongnya mana tau ada sisa-sisa uang yang tertinggal.
"Nih," ucap Charzo meletakan selembar uang di tangan remaja tersebut.
"Cuma segini bang?" tanya remaja itu.
"Ya cuma segitu, cukuplah buat bawa gebetan mu makan bakso," ucap Charzo masuk ke dalam mobil.
"Aku gimana Bang?" tanya remaja itu saat melihat mobil Charzo yang sudah Mulai jalan.
"Kamu kan anak jantan, pergi ngapel kamu pandai pergi sendiri," ucap Charzo melajukan mobilnya.
__ADS_1