Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
pertemuan Rian dengan ayah Nayara


__ADS_3

***


Di kediaman Nayara


Akhirnya bersamaan dengan adzan maghrib berkumandang,Nayara dan Rian sudah sampai di rumah.


"Assalamu'alaikum." ucap Nayara ketika memasuki rumah.


"Wa'alaikumussalam,,, kakak dari mana aja sih??ko jam segini baru pulang??dari tadi bapak nanyain kakak terus tau." ceroscos adik Nayara,namun adiknya Nay seketika berhenti berbicara ketika dia melihat di depan pintu ada seorang tamu.


"Eh kak,,di luar siapa tuh?"


"InsyaAllah dia calon kakak."


"Whaaaaaat?"


"Apaan sih kamu, what,,,,,what?? mulut kamu bau tuh."


"Enak aja kakak bilang mulut aku bau,aku udah gosok gigi tau."


"Udah ah kamu jangan banyak ngomong kakak cape." setelah nya Nay mengajak Rian masuk.


"Ayo kak masuk,oh ya kak kenalin ini Sintia,dia adik aku yang super nyebelin." ucap Nay menggoda adiknya.


"Enak aja kakak ngatain aku nyebelin,kakak tuh yang nyebelin,gak ada angin gak ada hujan,eh pulang-pulang bawa calon suami, kakak macam apa tuh? "


"Masalah buat kamu? "


"Tau ah. " Meskipun Sintia merasa kesal dengan Nayara,namun dia tetap menyapa dan menyalami Rian.


"Kenalin kak,aku Sintia adiknya kak Nayara. "


"Adrian,kamu bisa panggil kakak dengan sebutan Rian." jawab Rian sambil tersenyum,ada rasa nyaman dengan kehangatan yang di tunjukkan keluarga Nayara.


"Oh ya Tia,, bapak dimana?"


"Bapak lagi sholat di mesjid kak. "


"Oh ya Nay,, kalo gitu kakak juga ke mesjid dulu ya,, kebetulan kakak juga belum sholat. "

__ADS_1


"Ya udah kak, mau di antar gak? "


"Gak usah kakak bisa sendiri ko. oh ya mesjid nya jauh gak? "


"Enggak ko kak,dari sini kakak lurus, terus di depan kakak belok kanan,nah bakalan langsung keliatan deh mesjid nya."


"oke... kalo gitu kakak ke mesjid sekarang ya. "


"Iya kak,aku juga mau sholat dulu. "


Setelah Rian pergi menuju mesjid,adik Nayara pun bertanya kepada sang kakak tentang alasan mengapa hubungan mereka di tutup-tutupi dari semua anggota keluarga.


"Eh kak,,,ayo dong cerita,kenapa kakak gak ngasih tau hal seserius ini?terutama sama bapak."


" Kakak sengaja menyembunyikan dulu hubungan kakak dengan kak Rian,soalnya kakak takut hubungan kami tidak akan berlangsung lama,kakak takut nanti bapak akan kecewa lagi.tapi alhamdulillah ternyata hubungan kakak dan kak Rian terus berlanjut dan katanya sekarang dia mau bertemu dengan bapak sekaligus mau mengutarakan niatnya buat nikahin kakak."


"Alhamdulillah kak,,, Tia ikut seneng dengernya,akhirnya kakak bisa move on dan membuka hati kakak buat cowok lain. "


"Iya Tia,,kakak juga gak nyangka kakak bisa membuka kembali hati kakak ini,kakak benar-benar bersyukur kakak bisa bertemu dengan kak Rian. "


akhirnya mereka berpelukan karna merasa begitu bahagia.


"Iya kak,,,oh ya..selamat berbahagia kakak ku. "


"Makasih adik kakak yang baik hati." Nayara pun pergi menuju kamarnya untuk membersihkan diri sekaligus melaksanakan sholat maghrib.


Sholat berjamaah di mesjid pun sudah selesai dan Rianpun langsung kembali ke rumah Nay,berbeda dengan ayahnya Nayara,beliau masih berdizkir di mesjid.


"Assalamu'alaikum." ucap Rian saat sudah di depan pintu rumah.


"Wa'alaikumussalam,, eh kak kak Rian udah selesai sholat nya? ayo kak masuk,sebentar aku panggilin kak Nay dulu. "


"Iya Tia makasih,gak apa-apa nih kakak masuk? "


"Gak apa-apa ko kak,lagian sebentar lagi bapak pasti datang,kalo gitu aku tinggal dulu ya kak buat manggil kak Nay." Rian hanya menganggukan kepalanya saat menanggapi ucapan Adiknya Nayara.


tok..tok.. tok


"Kak Nay???? kak Nay lagi apa?? itu kak Rian udah pulang dari mesjid nya. " ucap Tia.

__ADS_1


"Iya Tia sebentar,kakak lagi ngerapihin kerudung kakak dulu."


setelah selesai merapihkan kerudung,Nayara langsung keluar dari kamarnya untuk menemui Rian yang berada di ruang tamu.


"Udah selesai kak sholat nya? "


"Udah dong,,,, buktinya sekarang kakak udah ada di sini. "


"Hehe... iya juga yah." tak lama kemudian Ayahnya Nayara datang.


"Assalamu'alaikum,,,,. " Ucap ayah Nayara.


"Wa'alaikumussalam." jawab Rian dan Nayara secara bersama-sama.


"Eh ada tamu rumapanya? siapa dia Nay? "


"Perkenalkan pa,,, saya Adrian. " sambil menyalami ayahnya Nayara. Setelah nya mereka bertiga duduk kembali.


"Sebelum nya saya minta maaf Pak karna saya bertamu malam-malam. Maksud kedatangan saya kesini,saya ingin bersilaturahmi sama Bapak,sekalian saya ingin meminta izin dan restu kepada Bapak."


"Apa maksud nak Adrian? "


"maksud saya,,, bila bapak berkenan,saya ingin meminta izin untuk menikahi Nayara anak Bapak." Kata-kata Rian barusan membuat ayah Nayara kaget,ayahnya pun menatap Nayara agar Nayara menjelaskan apa yang terjadi.


"Iya Pak,, apa yang dikatakan kak Rian benar. Sebelumnya Nay minta maaf sama bapak,Nay gak pernah menceritakan masalah hubungan Nay dengan kak Rian.Nay sengaja tidak menceritakan dulu hubungan Nay dan kak Rian kepada bapak sebelum kami benar-benar memantapkan hubungan kami ke jenjang pernikahan,tapi alhamdulillah hubungan kami InsyaAllah sudah mantap,dan sekarang kak Rian berniat ingin melamar Nay Pak. " ucap Nayara sambil menundukkan kepalanya,tanpa di sengaja mata sang ayah pun berkaca-kaca mendengar penjelasan dari sang anak.


"Alhamdulillah,,, akhirnya semua do'a-do'a bapak selama ini telah Allah kabulkan."


"Jadi bagaimana Pak? apa bapak berkenan memberikan restu bapak kepada kami?" ucap Rian.


"Iya nak Rian,bapak merestui kalian berdua,bapak percaya kalo nak Rian anak baik,bapak titip,,,nak Rian jangan pernah menyakiti Nayara sedikit pun. "


"InsyaAllah Pak saya akan menjaga dan membahagiakan Nayara dengan segenap kemampuan saya. " Nayara pun menangis mendengar obrolan sang Ayah dan Rian.


"Alhamdulillah Terima kasih banyak pak,,,Kalo begitu saya pamit pulang dan sekalian saya ingin meminta izin sama bapak,besok saya berencana ingin membawa Nayara untuk bertemu dengan keluarga saya." sang ayah pun menganggukan kepalanya sebagai tanda kalo dia mengizinkan Nayara untuk bertemu dengan keluarga Rian.Rian pun langsung berpamitan.


"Assalamu'alaikum." ucap Rian


"wa'alaikumussalam." jawab Nay dan sang ayah bersamaan.

__ADS_1


"Alhamdulillah Nay bapak sangat senang mendengar berita ini,semoga kamu bahagia nak. " ucap sang ayah sambil memeluk Nayara.Nayara hanya menangis di pelukan sang ayah.


__ADS_2