
Adzan maghrib pun berkumandang,setelah menebus vitamin di apotek untuk istrinya, Rian langsung menuju mushola yang ada di klinik tersebut.Rian langsung melaksanakan shalat maghrib karena Rian harus segera kembali ke ruangan dimana sang istri di rawat.setelah selesai melaksanakan shalat, Rian langsung melangkahkan kakinya menuju kamar dimana istrinya di rawat saat ini.Rian membuka pintu dengan membawa 3 kantong kresek di tangannya, 1 kresek merupakan vitamin yang harus di tebus sesuai anjuran dokter, 1 kresek berisi bubur ayam kesukaan sang istri juga beberapa cemilan untuk jaga-jaga jika tengah malam sang istri ingin memakan sesuatu, dan 1 kresek lagi berisi mukena yang dia beli, karena Rian belum sempat kembali ke rumah untuk membawa barang-barang yang di butuhkan ketika Nayara rawat inap.
"Assalamu'alaikum." ucap Rian sambil membuka handle pintu.
"Wa'alaikumussalam,, " jawab Nayara sambil mencoba membangunkan dirinya.
"Sayang kamu mau kemana, kamu jangan banyak gerak dulu, kamu itu masih lemes, kalau kamu pingsan lagi bagaimana? " cerocos Rian karena tidak mau melihat Nayara pusing kembali.
"Kakak aku tidak apa-apa, aku cuma mau ke kamar mandi, aku mau ambil wudhu mau melaksanakan shalat maghrib. "
"Sayang kalau kamu masih merasa pusing, untuk sekarang kamu bisa mengganti dulu wudhu kamu dengan tayamum, agama kita tidak memberatkan kita dalam beribadah.
" Aku tidak apa-apa kak, aku masih kuat kok kalau hanya untuk berwudhu. "
"Kamu yakin sayang? " Nayara pun menganggukan kepalanya, namun sebelum menginjakan kakinya di lantai Nayara sejenak melamun.
"Kamu kenapa melamun? "
"Aku shalat pake apa kak? aku kan gak bawa mukena. "
"Kamu tenang aja sayang, tuh tadi kakak udah beli mukena buat kamu. " ucap Rian sambil mengusap kepala Nayara yang tertutup kerudung. Nayara memberikan seulas senyum karena suaminya benar-benar pengertian.
"Makasih kak. "
"Iya sama-sama, ya udah kita ke kamar mandi sekarang yah nanti waktu shalat nya keburu habis." Lagi-lagi Nayara menganggukan kepalanya. Karena Nayara masih merasakan pusing, Nayara shalat dengan posisi sambil tidur. Rian melangkah kan kakinya menuju luar ruangan ketika Nayara hendak melaksanakan shalat, dia tidak mau mengganggu kekhusyuan sang istri dalam shalat nya. ketika berada di luar Rian mengambil HP nya, dia pun memencet kontak sang mama, Rian ingin memberikan kabar baik tentang kehamilan istrinya.
__ADS_1
sambungan telepon pun terhubung
"assalamu'alaikum" ucap Rian ketika panggilan telepon tersambung.
"wa'alaikumussalam"
"Mamah apa kabar, mamah sama papa sehat kan? "
"Alhamdulillah kami sehat nak, kamu sama Nayara bagaimana sehat juga kan? "
"Alhamdulillah mah kami sehat. "
"Oh yah nak,ini kan tepat satu minggu kamu bersama Nayara, apa kesepakatan itu....? " Ucap sang ibu dengan ragu karena sang ibu tau mengenai kesepakatan antara anak dan menantunya. "
"Mudah-mudahan kesepakatan kami batal mah. "
"enggak mah, Rian enggak tau apakah Nayara akan menerima Rian lagi atau tidak, yang pasti untuk 9 bulan kedepan Nayara akan tetap bersama Rian mah, dan semoga saja dengan berjalannya waktu Nayara mau menerima Rian kembali. "
"Kamu itu ngomong apa Rian? mamah tidak mengerti maksud perkataan kamu. "
"Sewaktu Rian ingin mengucapkan talak pada Nayara, tiba-tiba dia pingsan mah dan sekarang dia sedang di rawat di rumah sakit. "
"Apa,,,? Nayara di rawat di rumah sakit? terus bagaimana keadaan dia sekarang? dia sakit apa? " cerocos sang mamah karena khawatir dengan keadaan sang menantu kesayangannya.
"Alhamdulillah Nayara sehat mah. "
__ADS_1
"Kamu itu bagaimana sih Rian kok istri sehat di rawat di rumah sakit sih. Kamu jangan nutupin keadaan Nayara dari kami. "
"Iya makanya mama dengerin dulu Rian selesai bicara, mama sih maen nyerocos aja. "
" Iya maaf, abisnya mama bener-bener khawatir dengan keadaan Nayara. "
"Mama gak usah khawatir Nayara sehat kok, alasan sekarang Nayara harus di rawat,karena Nayara pingsan efek dari kehamilan nya, jadi dokter menyarankan agar istri Rian di rawat inap untuk beberapa hari kedepan sampai keadaan nya kembali membaik. "
"Tunggu-tunggu,,,, apa mama tidak salah dengar, kamu bilang Nayara hamil? jadi menantu mama sedang mengandung anak kamu yang berarti Nayara sedang mengandung cucu mama? "
"Iya mah alhamdulillah istri Rian hamil, makanya tadi Rian bilang,untuk 9 bulan kedepan Nayara akan tetap bersama Rian mah, dan semoga saja ini pertanda kalau kami tidak akan pernah berpisah. " Mendengar semua yang di ucapkan sang anak, mamanya Rian pun meneteskan air matanya karena bahagia.
"Mama akan selalu mendoakan yang terbaik buat kalian, mama akan terus berdo'a semoga kalian akan selalu bersama, semoga kehamilan ini memberikan jalan untuk kalian tetap hidup bersama. "
"Aamiin,, makasih mah buat do'a nya.oh ya mah, udah dulu yah, Rian mau kembali ke dalam ruangan, takut Nayara butuh sesuatu. "
"iya sayang, jaga menanti dan calon cucu kami baik-baik, mama dan papa akan secepatnya kesana. "
"Iya mah Rian tunggu, Nay pasti akan senang sekali dengan kehadiran mama, papa dan juga bapa mertua. "
"Iya kak, InsyaAllah kami akan secepatnya mengunjungi rumah kalian. "
"Makasih mah, ya udah Rian tutup dulu telepon nya. "
"Iya kak. "
__ADS_1
"Assalamu'alaikum."
"wa'alaikumussalam."