
Rian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, dia benar-benar menjaga keselamatan istri dan juga janin yang ada di dalam kandungan istrinya.
"Kamu liat apa sayang, serius amat? " tanya Rian ketika melihat Nayara fokus pada HP yang di pegang nya.
"Eh ini kak, aku lagi lihat-lihst foto aku dulu bareng Rani. "
"Rani? "
"Iya kak Rani, itu tuh kakak ipar nya kak Andre. masa kakak lupa sih. "
"Eh iya iya kakak inget sekarang. "
"Oh ya kak, kakak tau gak? "
"Enggak." jawab Rian dengan nada jahilnya tanpa mendengarkan dulu pertanyaan yang akan di lontarkan oleh istrinya itu.
"Kakak,,,, "
"Kenapa? emang kakak enggak tau. "
"Ya iyalah mana ada kakak tau orang aku ngomong aja belum.kakak rese, males tau ngomong sama kakak tuh. "
"Iya iya maaf sayang kakak cuma becanda kok. kamu mau nanya apa? "
"Gak jadi ah keburu sebel. "
"yaaaah bundanya marah deh. bunda jangan marah-marah kaya gitu dong kasian anak kita pasti dia ikutan sedih " rayu Rian sambil mengelus perut Nayara.
__ADS_1
"Habisnya kakak ngeselin tau. "
"Iya iya kakak minta maaf. Ayo kamu mau nanya apa sama kakak? "
"Itu aku cuma mau nanya, kakak tau gak perusahaan XXX ada di daerah mana? "
"Emang kamu mau ngapain nanya perusahaan itu? jangan bilang kamu mau ngelamar kerja di perusahaan itu yah. "
"Ya ampun kakaaak,,,ya enggalah, mana ada aku kerja aku kan lagi hamil. Jangankan kerja,sekedar beres-beres rumah aja kakak tuh bawel nya minta ampun. yang ada aku bakalan di ceramahin terus sama kakak. "
"Iya sayang maaf, kakak cuma gak mau kamu sampai cape dan kakak juga gak mau terjadi apa-apa sama calon anak kita. kakak ingin yang terbaik buat kalian. "
"Iya kak aku percaya kok kalau kakak sangat menyayangi kami, tapi yang harus kakak tau aku akan baik-baik saja, aku wanita kuat kok dan aku akan menjaga buah hati kita ini. " ucap Nayara sambil mengusap perut nya sendiri.Tanpa di sadari Rianpun tersenyum mendengar penuturan kata yang di ucapkan oleh Nayara.
"Makasih ya sayang, kamu sudah mau mengandung anak kakak. "
"kakak tau gak perusahaan itu ada di daerah mana? "
"Emang kenapa? kamu kaya mau tau banget dengan perusahaan itu. "
"kebetulan kak, sekarang Rani kerja di sana? "
"Kamu serius? "
"Iya kak aku serius. beberapa hari kebelakang kami sempat saling mengirim chat dan dia bilang dia kerja di perusahaan itu dan katanya perusahaan itu ada di daerah sini. bener gak sih kak? "
"Iya sayang bener banget, kebetulan perusahaan itu deket banget dengan perusahaan tempat kakak kerja. "
__ADS_1
"kakak seriuuuuuus?? "
"Iya sayang kakak serius, bahkan setiap hari kakak melewati perusahaan itu. "
"Dunia ini sempit banget ya kak, di saat aku kangen banget sama sahabat aku,eh ternyata sekarang dia ada di sekeliling ku. kak boleh gak kapan-kapan kakak antar aku buat bertemu sama Rani? aku kangen banget kak sama dia, dia sahabat aku satu-satunya yang selalu ngertiin aku."
"Iya sayang, kamu tinggal buat janji dulu sama dia nanti kakak akan anterin kamu. "
"Serius kak?? "
"Iya serius, asal kamu keluar rumahnya jangan sendiri. "
"Makasih ya kak. "
"Iya sayang. oh ya sebelum kita belanja buat keperluan sehari-hari kita, kamu mau makan dulu gak? "
"Boleh kak, kebetulan aku juga lapar. "
"oke, kamu mau makan apa? "
"Aku pengen makan lontong sayur kak, kayanya enak deh. "
"Siap tuan putri. "
"Tapi aku mau lontong sayur yang ada di pinggiran jalan gitu. kayanya enak deh makan lontong sayur sambil lihat langit,apalagi malam ini cuacanya cerah banget."
"Ya udah kalau itu mau kamu, sekarang kita cari gerobak lontong sayur nya. " Nayara pun menganggukan kepalanya sambil tersenyum, dia benar-benar bersyukur karena dia di pertemukan dengan suami yang benar-benar menyayanginya bahkan dia pun menyesal pernah meragukan kesetiaan suaminya itu.
__ADS_1
Rian terus melajukan mobilnya untuk mencari penjual lontong sayur yang di inginkan istrinya itu.