
Rian melajukan mobilnya menuju rumah orang tuanya,Rian berniat akan mengambil cuti di tempat kerjanya.Rian tidak akan kembali ke luar kota sebelum masalah dengan istrinya beres.setengah jam dalam perjalanan,mobil Rian pun telah memasuki halaman rumah orang tuanya.Rian keluar dari dalam mobil dan berjalan dengan perasaan kacau.
"Rian?tumben kamu datang ke rumah tanpa memberi tau mamah dulu?terus Nayara mana,kok kamu datang sendiri? " sang ibu yang kebetulan sedang ada di teras depan langsung memberondongi Rian banyak pertanyaan.
"Nayara di rumah bapak mah. "
"lho kok dia tidak ikut ke sini?apa Nayara tidak kangen sama mama?terus kenapa muka kamu kaya lesu gitu? apa terjadi sesuatu sama kalian berdua? "
"Nayara marah sama Rian mah,bahkan Nayara meminta Rian untuk menceraikannya. " ucap Rian dengan mata yang berkaca-kaca.
"Apa maksud kamu Rian? memangnya apa yang terjadi sampai Nayara meminta cerai dari kamu? " mamah Rian benar-benar syok ketika mendengar penuturan kata yang di lontarkan oleh anaknya.
"Nayara memergoki Anita sedang memeluk Rian mah? "
"Anita?ada apa lagi dengan perempuan itu?apa kamu kembali berhubungan dengan dia?kenapa dia selalu menjadi benalu di hidup kamu? " Rianpun menceritakan kejadian yang sebenarnya pada sang mama.mamah Rian benar-benar emosi mendengar kalau kekacauan rumah tangga anaknya di akibatkan oleh ulah Anita.
"Rian gak tau lagi harus berbuat apa mah,Nayara begitu marah sama Rian,bahkan dia sama sekali tidak mau mendengarkan penjelasan dari Rian mah."
"Mamah akan coba menemui Nayara,mamah gak mau kalian sampai bercerai. "
"Rianpun sama kaya mamah,Rian gak mau kehilangan Nayara,Rian sangat mencintai istri Rian mah. " ucap Rian sambil memeluk mamahnya.Baru kali ini mamahnya melihat Rian selemah ini.
"Kamu tenang dulu nak,mamah dan papah akan menemui Nayara semoga dia mau mendengarkan kami. "
"Iya mah terimakasih,ya sudah kalau gitu Rian masuk dulu,Rian mau mencoba menjernihkan pikiran Rian mah. "
"Ya sudah kamu istirahat gih mamah dan papah akan menemui Nayara sekarang juga. "
sang mamah pun memanggil suaminya untuk menemaninya menemui sang menantu,sebelum berangkat mamahnya Rian menceritakan terlebih dahulu kepada sang suami tentang apa yang terjadi pada hubungan anak dengan menantunya saat ini.papahnya Rian pun tidak kalah kagetnya ketika mendengar semua yang di ceritakan oleh sang istri,mereka pun langsung berangkat menuju kediaman besan mereka.
"Pah cepet dong nyetir nya, kok mendadak kaya siput gini sih papah nyetir nya." omel sang istri kepada suaminya,karena dia sudah tidak sabar untuk bertemu dengan menantu kesayangan nya dan ingin segera menyelesaikan masalah anak dan menantunya itu.
"Mamah sabar dong,papah sudah menyetir dengan kecepatan lebih kencang dari biasanya."
__ADS_1
"Tapi ko lama sampainya sih pah,mamah sudah gak sabar ingin menyesaikan kesalah fahaman antara anak dan menantu kita. "
"Iya tapi mamah juga harus tetap tenang mah. kalau mamah kaya gini yang ada masalah nya gak akan beres. "
"Papah ini kok malah mendoakan kaya gitu. "
"Ya ampuuuun mah,papah bukan mendoakan,tapi papah cuma ngasih tau kalau mamah harus bersikap tenang supaya menantu kita bisa mendengarkan apa yang kita katakan nantinya."
"Iya,, iya mamah akan bersikap tenang kok. "
"Semoga semuanya akan baik-baik saja. "
"Aamiin pah,, mamah juga gak bisa bayangin akan seberapa hancurnya anak kita Rian jika sampai bercerai dengan Nayara.mamah gak mau lagi melihat Rian terpuruk dalam masalah asmaranya,cukup dulu saja ketika Rian di tinggal nikah oleh si Anita itu. "
"Udah mah,mamah jangan marah-marah terus,papah takut penyakit darah tinggi mamah kambuh lagi. "
"Iya pah maaf,habisnya mamah kesel sama tuh wanita,kenapa harus terus menerus jadi penghalang kebahagiaan rumah tangga anak kita sih."
"Assalamu'alaikum,,, " ucap kedua orang tuanya Rian ketika sudah sampai di depan pintu utama rumah besannya.
"Wa'alaikumussalam." jawab ayah Nayara
"Selamat malam Pak hermawan,bagaimana keadaan bapak sehat? " Tanya Pak zaki yang tidak lain adalah ayah nya Rian.
"Alhamdulillah pak zaki kami sekeluarga sehat, bagaimana dengan kabar pak zaki sekeluarga, sehat? "
"Alhamdulillah pak hermawan,kami sekeluarga sehat."
"Ayo pak,,bu mari silahkan masuk. "
"Terimakasih pak.begini,,,,pasti pak hermawan sudah tau dengan tujuan kami datang kesini"
"Iya pak, bu saya sebagai ayah dari Nayara benar-benar merasa sedih dengan kondisi rumah tangga mereka saat ini,saya sudah mecoba memberikan pengertian kepada putri saya,namun karena traumanya pada seseorang laki-laki yang telah meninggalkannya dulu,membuat dia takut untuk di sakiti kembali."
__ADS_1
"Iya Pak maka dari itu kami kesini ingin mencoba menjelaskan semuanya kepada menantu kami. " potong mamah nya Rian di tengah-tengah perbincangan antara suami dan besannya itu.
"Iya bu mudah-mudahan jika ibu yang menjelaskan semuanya,Nayara bisa mendengarkan nya.saya juga sangat khawatir dengan keadaan nya saat ini,karena dari dia datang kesini dia terus mengurung dirinya di dalam kamar. "
"kalau begitu apa boleh saya menemui menantu saya? "
"Silahkan bu,mari saya antar. " mereka pun berjalan menuju kamar Nayara.
"Nayara,buka pintunya nak,ini ada mamah mertua kamu nak. " panggil sang ayah di depan pintu kamar.Mendengar perkataan dari ayahnya,Nayara langsung berdiri untuk membukakan pintu kamarnya.
"Sayang,,," ucap sang mamah mertua ketika pintu kamar sudah terbuka,mamah Rian berkata sambil memeluk menantu kesayangannya itu,tak terasa Nayara kembali meneteskan air matanya dan memeluk mamah mertuanya dengan begitu erat.
"Sayang boleh mamah masuk ke dalam kamar mu?mamah ingin bicara sama kamu. " Nayara pun menganggukan kepalanya. Mamah nya Rian memberi kode kepada suami dan besannya agar hanya dirinya yang akan masuk ke dalam kamar untuk mencoba menjelaskan semuanya.
setelah mereka berada di dalam kamar,mereka pun duduk di tepi ranjang milik Nayara.Di tatapnya mata sang menantu yang sangat sembab.
"Sayang mamah tau saat ini kamu pasti sangat kecewa terhadap anak mamah Rian,tapi harus kamu tau anak mamah Rian sangan mencintai kamu,semua yang kamu lihat tidak seperti yang kamu bayangkan nak,andai kamu tau bagaimana keadaan suami kamu saat ini,kamu pasti akan percaya kalau suami kamu begitu menyayagi kamu.mamah belum pernah melihat keadaan anak mamah selemah sekarang,bahkan dulu saat dia di tinggal menikah oleh Anita dia tidak seterpuruk ini. "Mendengar nama Anita emosi Nayara pun kembali bergejolak mengingat ketika Anita berpelukan bersama suaminya.
"Kak Rian sudah nyakitin aku mah,Nayara melihat kak Rian berpelukan dengan mantan kekasihnya.apa salah aku mah?padaham Nayara sangat mencintai kak Rian,karena rasa cinta ini juga yang membuat Nayara begitu sakit ketika melihat kak Rian berpelukan dengan wanita lain.Nayara tidak mau terlalu dalam lagi untuk mencintai kak Rian mah."
"Mamah sudah katakan sama kamu Nay apa yang kamu lihat tidak seperti yang ada di fikiran kamu,Rian sangat mencintai kamu, mamah mohon tolong maafkan Rian."
"Insyaallah Nay akan memaafkan kak Rian,tapi untuk kembali pada kak Rian maaf mah sebelum nya Nay tidak bisa,Nay sudah mengambil keputusan kalau Nay akan meminta cerai pada kak Rian."
"Nay tolong pikiran kembali keputusan kamu nak. "
"Keputusan Nay sudah bulat mah,Nay akan belajar untuk melupakan kak Rian,mungkin jika kak Rian menikah dengan Anita,mamah dan papah bisa secepatnya menggendong cucu. " ucap Nayara sambil menghapus air matanya yang terus jatuh
"Mamah dan papah hanya menginginkan cucu dari kamu nak. "
"Sekali lagi Nay minta maaf mah,Nay tidak bisa. " ucap Nayara sambil menundukan kepalanya,karena dia tidak tega jika harus melihat kesedihan di wajah mamah mertuanya.
"Jika itu semua sudah menjadi keputusan kamu mamah tidak bisa berbuat apa-apa lagi,tapi mamah akan selalu berdo'a semoga Allah membuka hati kamu untuk bisa menerima anak mamah kembali.kalau begitu mamah dan papah pulang dulu." ucap mamah mertua sambil mengelus kepala sang menantu.Mamahnya Rian keluar dari kamar Nayara dengan wajah yang sedih,suami dan besannya dapat menarik kesimpulan dengan raut wajah yang di tunjukkan oleh mamahnya Rian.mamah dan papahnya Rian pun langsung berpamitan pulang.
__ADS_1