Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
Bab 23


__ADS_3

Dengan di bantu sang suami,Nayara pun mulai membereskan barang-barang yang akan dia bawa ke tempat barunya bersama suami.


"Sayang kakak udah rapihin semua pakaian-pakaian kamu di koper ini.apa ada yang lain nya lagi yang ingin kamu bawa?"


"Semua?"


"Iya semua,memang nya kenapa?kamu kaya syok gitu dengernya. "


"Jadi kakak udah beresin semua pakaian aku termasuk CD aku dong? " Rian geleng-geleng kepala dengan kepolosan Nayara.


"Sayang kamu ini kenapa sih,kakak kan suami kamu,kenapa kamu masih canggung sama kakak? dengar ya,ketika kakak mengucapkan ijab qobul dihadapan para saksi,maka mulai detik itu kamu milik kakak seutuhnya.kakak berhak atas diri kamu Nay,dan kamupun harus belajar dengan keberadaan kakak di hari-hari kamu.kita mulai berusaha untuk membangun rumah tangga kita dengan melaksanakan kewajiban-kewajiban kita."


"Iya kak aku minta maaf,bukannya aku tidak menerima kakak di hidup aku,tapi aku masih belum terbiasa dengan keberadaan kakak yang tiba-tiba jadi suamiku,tapi aku akan terus belajar untuk menjalankan semua kewajiban ku sebagai istri."


"Nah gitu dong,ini baru istri sholehah nya kakak. " ucap Rian sambil memeluk Nayara. "


"Kakak udah dong meluknya,aku sesek nih. "

__ADS_1


"eh iya maaf sayang,abisnya kakak selalu nyaman banget jika berada di dekat kamu,mungkin kamu akan jadi satu-satunya wanita yang bisa membuat kakak nyaman dan tidak bisa jauh-jauh dari kamu."


"Kakak sekolah privat gombal dimana sih? pinter banget gombalin nya. "


"kakak tidak sekolah privat buat gombalin istri kakak,karena apa yang kakak bilang,semua nya keluar dari hati kakak yang paling dalam. "


***


Setelah tiga hari tinggal di rumah Nayara dari berlangsung nya acara pernikahan mereka,hari ini Rian dan Nayara berpamitan untuk berangkat ke luar kota.Namun sebelum nya mereka akan menemui orang tua Rian terlebih dahulu untuk berpamitan.


"Pak Nay pamit ya,bapak jaga kesehatan,Nay akan selalu memberi kabar sama Bapak.Bapak do'a in Nay yah semoga di sana Nay betah,Nay akan merindukan bapak dan semua saudara-saudara Nay. " setelah nya Nay memeluk sang ayah dan menangis di pelukan nya.


"Pak Rian pamit.Tolong do'a in Rian juga,semoga Rian bisa selalu membahagiakan Nayara. "


"Iya nak Rian,bapak akan mendoakan buat kebahagiaan dan juga kebaikan kalian. "


"kalau begitu kami pamit. " sebelum pergi Nayara menyalami dan memeluk ke dua kakak nya setelahnya Nayara memeluk ke dua adik nya,lalu di susul oleh Rian.Rian menyalami saudara Nayara satu persatu.

__ADS_1


"assalamualaikum" ucap Nayara dan Rian secara bersamaan.


"Waalaikum salam. " jawab semua yang ada di sana secara serempak.setelah mobil yang di kendarai Rian meninggalkan kediaman keluarga Nayara,suasana terasa begitu sepi.


Di dalam mobil Nay terus menangis.Rian yang melihat nay terus menangis merasa tidak tega,dia berusaha menghibur sang istri.


"Sayang apa kamu tidak bahagia ikut bersama kakak? " Tanya Rian sambil terus menyetir mobilnya.


"Bukan gitu kak,aku sangat bahagia karena aku akan hidup bersama laki-laki yang sangat aku cintai,tapi aku juga tidak akan mudah buat melupakan kebersamaanku bersama keluarga.Mereka yang selama ini ada bersama ku kak,mereka selalu ada di saat aku senang bahkan dalam keadaan terpuruk sekali pun. " Nay berkata dengan terus terisak.Rian menarik tangan Nay untuk sedikit menenangkan perasaannya sekarang.


"Nay memang tidak mudah untuk kita beradaptasi dengan lingkungan baru kita,tapi lama-kelamaan kita akan terbiasa.kakak janji akan berusaha membuat kamu nyaman berada di samping kakak dan kakak janji jika kakak libur kerja,kakak akan bawa kamu mengunjungi keluarga kamu. " mendengar perkataan yang di lontarkan oleh Rian bibir Nayara pun tersenyum.


"Kakak serius? "


"Iya sayang, kakak akan berusaha untuk memberikan kebahagiaan buat kamu. "


"Makasih kak buat semuanya. "

__ADS_1


"Kamu tidak usah berterimakasih pada kakak, karna mulai sekarang kebahagiaan kamu menjadi tanggung jawab kakak. " jawab Rian sambil mengusap kepala Nayara.setelah melihat Nayara tersenyum Rian pun menyetir dengan perasaan tenang.


__ADS_2