
Setengah jam Rian melajukan mobilnya,akhirnya mobil yang di kemudikan oleh Rianpun sampai di tempat yang di tuju,sebuah pantai yang indah dengan di barengi suara debur ombak yang membuat hati keduanya berdesir.Nayara memandangi pemandangan yang begitu indah dimana pohon kelapa yang berjejer menambah keindahan di pantai tersebut.Rian menautkan jemarinya dengan jemari Nayara lalu mereka berjalan bersama menginjakan kaki mereka di atas pasir tanpa menggunakan alas kaki.
"kamu suka tempat ini sayang?"
"Iya kak,aku suka banget,baru kali ini aku melihat pemandangan seindah ini. " Ucap Nayara sambil menatap sekeliling nya,namun entah kenapa hari ini hatinya seakan kosong dan hampa.
"Kakak aku ingin ke sana!!! " Tunjuk Nayara pada sebuah bangku yang ada di bawah pohon kelapa.
"oke,,Ayo kita kesana." Rianpun menuntun Nayara menuju bangku yang di tunjuk sang istri dan merekapun duduk di bangku tersebut.
"Angin nya sejuk sekali ya kak. "
" Iya sayang memang angin di sini begitu sejuk,makanya kakak menyukai tempat ini. "
"Kakak sering datang kesini? "
"Lumayan,jika pikiran kakak lagi mumet karena pekerjaan yang membuat kepala kakak penat,maka kakak akan mengunjungi tempat ini untuk sekedar menenangkan diri dan pikiran.oh ya Kamu mau kelapa muda gak? "
"Mau kak,kayanya minum air kelapa muda bakalan segar deh. " Ucap Nayara sambil membayangkan kelapa muda tersebut.
"ya udah kakak beli dulu,kamu tunggu dulu di sini yah,jangan kemana-mana." Nayara pun menganggukan kepalanya.
Rian kembali dengan membawa satu buah kelapa muda dengan 2 buah sedotan di dalamnya.
__ADS_1
"Nih kelapanya sayang. " ucap Rian sambil memberikan kelapa tersebut.
"Lho kok cuma beli satu kak,buat kakak mana? "
"Sengaja kakak beli satu kelapa supaya kita bisa meminumnya sama-sama,kakak ingin menjadikan moment terindah buat kita walau hanya dengan meminum air kelapa." Nayara tak menjawab perkataan dari Rian.
"kok kamu malah bengong?ayo minum dong air kelapanya katanya kamu mau yang seger-seger." Nayara pun menganggukan kepalanya lalu dia pun menyedot air kelapa tersebut bersama-sama dengan sang suami.
"sayang kita kesana yuk!!"
"Takut ah kak,ombaknya besar banget gitu. "
"Emang kamu takut ombak? "
"Kamu tenang aja kan kamu bareng kakak kesana nya."
"Terus kalau baju ku basah bagaimana?aku kan gak bawa baju ganti. "
"tenang aja,kakak udah siapin kok di bagasi mobil."
Merekapun berjalan dengan setengah berlari menuju batu karang yang di barengi deburan ombak.
"sayang ayo kejar kakak. " ucap Rian sambil berlari dengan sedikit berteriak.
__ADS_1
"kakak tunggu akuuuuuu... " teriak Nayara sambil mengejar suaminya.
"Ayo dong Nay kejar kakak,,,." Nayara pun berlari mengejar sang suami.
"kakak udah ah cape,aku nyerah. " Nayara mendudukan dirinya di atas pasir.Rian yang melihat Nayara ngos-ngosan langsung menghampirinya.
"Kamu kenapa sayang? "
"Udah tau aku cape pake nanya lagi. " Jawab Nayara dengan ketus karena kesal pada suaminya.
"Gara-gara kakak lari-lari aku jadi gerah. "
"Ya udah sini kakak kasih solusi biar kamu tidak gerah lagi. "
"Solusi apa coba? solusi buka semua pakaian dan kerudung aku?" jawab Nayara sambil mencibikan bibirnya."
"kamu mau menggoda kakak. " goda Rian sambil menaikan sebelah alisnya.
"Dasar otak mesum.gara-gara kakak aku jadi gerah gini. "
"Nih biar kamu gak gerah lagi. " Ucap Rian sambil mencepretkan air laut ke badan Nayara yang sedang duduk. "
"kakaaaaaaaaaaak.dasar rese" teriak Nayara karena kesal pada suaminya.
__ADS_1
Rian yang mendengar teriakan sang istri malah tertawa.