Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
Episode 56


__ADS_3

Beberapa menit kemudian mereka sampai di tempat yang di tuju.mereka berjalan sambil bergandengan tangan.Nayara benar-benar takjub ketika melihat pemandangan yang berada di sekitarnya,masih di pantai yang sama,namun di pinggir pantai tersebut tersedia 2 kursi dan satu meja dengan bunga dan lilin-lilin di meja tersebut. meja dan kursi tersebut menghadap ke arah pantai,di mana mereka dapat menyaksikan langsung terjadi nya sunset.


"waaaah,,tempat nya indah sekali kak,baru kali ini aku melihat pemandangan seindah ini. "


"syukurlah sayang kalau kamu menyukainya. " mereka pun berjalan menuju meja dan kursi berada,sesampainya di sana,Rian menarik kursi untuk Nayara,kemudian Rian pun menarik kursi untuk dirinya,mereka duduk berhadapan.


"Sayang kamu mau makan apa? " Nayara menggelengkan kepalanya.


"sayang dari tadi pagi kamu baru makan sekali,kamu kan baru sembuh,kamu harus banyak makan. "


"Aku gak lapar kak. "


"sayang apakah kamu tidak berniat merubah keputusan kamu?kakak sangat berharap kamu mau membatalkan perpisahan kita. " Nayara kembali menggelengkan kepalanya,Nayara saat ini bahkan tidak sanggup untuk berbicara,dia hanya menundukan kepalanya tak sanggup untuk menatap suaminya.


"Sayang lihat deh sunset nya indah sekali. " Rian mencoba mencairkan suasana,dia tau kalau saat ini Nayara benar-benar sedih.

__ADS_1


"Iya kak,begitu indah ciptaan-Mu ya Allah. "


"Benar sekali,seindah Allah menciptakan kamu Nay. " Nayara pun memaksakan tersenyum untuk menanggapi ucapan Rian.


"Kak,,,, " Seketika Rian menatap Nayara dengan sendu,karena Rian tau kalau ini saatnya Nayara meminta janji kepada dirinya untuk melepaskan Nayara dalam ikatan pernikahan mereka.


"Nay apakah kamu benar-benar ingin berpisah dari kakak?apakah kasih sayang kakak selama ini tidak berarti buat kamu? " Ucap Rian dengan meneteskan air matanya.


"Aku sangat berterimakasih buat semua kasih sayang kakak selama ini,tapi aku tidak mau hidup lebih jauh bersama kakak,aku takut nantinya aku akan bertambah sakit karena ada perempuan yang terus menunggu kakak untuk berada di sisinya,aku takut ketika aku bertekad untuk melanjutkan hidup bersama kakak,aku malah mendapatkan kesakitan seperti yang pernah aku alami sebelumnya.sebelum aku bertemu kakak,aku sempat trauma dengan yang namanya laki-laki,namun ketika aku bertemu kakak entah kenapa hati aku langsung bisa menerima kakak,namun kenyataan nya semua tidak seindah yang aku bayangkan,rumah tangga kita selalu di hantui oleh masa lalu kakak,aku tidak mau terlalu jauh untuk sakit kembali kak.jadi aku mohon tolong jangan persulit lagi hidupku.tolong lepaskan aku kak. " Ucap Nayara sambil meneteskan air matanya juga.


"Makasih kak,karena kakak mau menepati janji kakak,dan ini aku kembali kan cincin pernikahan kita. " ucap Nayara sambil melepaskan cincin pernikahan mereka yang dia pakai di jari manisnya.


"Sebegitu bencinya kah kamu pada kakak Nay,sampai-sampai cincin pernikahan kita kamu lepaskan juga,padahal itu sudah menjadi hak kamu,kakak tidak akan sedikit pun mengungkit semua yang sudah kakak berikan sama kamu. "


"Bukan begitu kak,aku tidak mau menyimpan kenangan bersama kakak,karena itu hanya akan membuat aku sakit dan susah untuk melupakan kakak. "

__ADS_1


"Kakak mohon Nay,tolong kamu simpan cin-cin ini,anggap saja ini kenang-kenangan dari kakak. "


"Baiklah kak kalau itu mau kakak,aku akan menyimpan cincin ini. "


"Nay sebelum kakak mengucapkan talak kepada kamu,bolehkan kakak memeluk kamu untuk yang terakhir kalinya? " ucap Rian denga air mata yang terus menetes.Nayara pun menganggukan kepalanya.Rianpun mendekati Nayara,kemudian dia memeluk Nayara dengan erat,pelukannya begitu erat seolah-olah mengatakan kalau dia tidak mau melepaskan Nayara.


"Kakak mencintai kamu sayang,kakak menyayangi kamu,maaf karena kakak sudah membuat kamu kecewa,berbahagialah walaupun tidak bersama kakak.di ciumnya Nayara dengan penuh kasih sayang,Nayara tidak bisa berkata-kata dia hanya menangis di dalam pelukan Rian.Rian melepaskan pelukannya lalu dia menatap Nayara dengan


tajam,kemudian dia menciumi semua bagian wajah Nayara.


"Baiklah Nay jika perpisahan ini terbaik buat kita dan akan membuat kamu bahagia,sekarang kakak akan mengabulkan permintaan kamu. "


sebelum Rian mengeluarkan kata talak,Rian menarik nafas dalam-dalam,Kata-kata yang akan Rian keluarkan begitu berat bahkan membuatnya sesak,Nayara mengepalkan tangannya mencoba menguatkan dirinya agar tidak menangis.


"Nayara azkia,mulai detik ini,menit ini,dan saat ini kamu bu....Naaaaaay!!!!" teriak Rian,belum sempat Rian menyelesaikan kata-kata nya tiba-tiba Nayara pingsan,untung saja Rian berada tidak jauh dari Nayara sehingga dia bisa menangkap ketika Nayara akan terjatuh,Rian benar-benar panik melihat keadaan Nayara. Tak banyak berpikir Rian langsung menggendong Nayara kedalam mobil dan dia langsung membawanya ke rumah sakit terdekat.

__ADS_1


__ADS_2