
Motor yang di kendarai Rian untuk mengantarkan Nayara telah tiba di halaman rumah Nayara,tanpa berkata apapun Nayara hendak meninggalkan Rian,namun Rian menghentikan langkah Nayara.
"Nayara kakak pasti akan membuktikan semua omongan kakak selama ini sama kamu,termasuk penjelasan kakak tadi."
"Aku tidak butuh semua omongan kakak,aku hanya butuh bukti. " Tanpa berkata apapun lagi Nayara langsung meninggalkan Rian dengan setengah berlari."
Rian yang benar-benar frustasi pun langsung melajukan motor nya,di tengah jalan Rian menghentikan motornya ke pinggir jalan,dia berniat akan menelpon Anita.di ambilnya hp dari saku celananya dengan sedikit emosi.tak butuh waktu lama Anita langsung mengangkat panggilan telepon dari Rian sambil menyunggingkan bibirnya.
"Sudah ku duga kamu pasti akan balik menghubungi ku,karena aku tau kamu hanya mencintai aku. " gumam Anita dengan begitu PEDE nya.
"Hallo Rian?bagaimana kabarmu?"
"Aku tidak mau basa basi Anita,aku mau bertanya apa maksudmu tadi mengirimkan chat padaku? "
"Memangnya kenapa Rian,apa ada yang salah?biasanya kamu selalu senang jika aku menghubungi mu. "
"Itu dulu Anita sebelum kamu menikahi pria lain. "
"Rian kamu tahu kan aku menikah dengan dia karena terpaksa,aku di jodohkan oleh orang tua ku."
"Aku tidak peduli Anita,pokoknya mulai sekarang jangan pernah hubungi aku,kita sudah bukan siapa-siapa lagi,hubungan kita sudah lama berakhir. "
"Aku tidak percaya dengan semua kata-katamu Rian.kamu pernah bilang kamu sangat mencintai ku.kamu tunggu aku saat aku sudah berpisah dengan suami ku. "
"Apa maksud kamu Anita?"
"Ya Rian,aku akan meminta cerai pada suami ku,karena sesungguhnya kamu laki-laki yang aku cintai dan aku hanya ingin hidup bersama mu. "
"Kamu jangan ngaco Anita,aku udah bilang hubungan kita sudah berakhir.Dan satu lagi,kamu jangan pernah hubungi aku karena sebentar lagi aku akan menikah. "
__ADS_1
"Ini gak mungkin Rian,pasti kamu bohong kan dengan semua yang kamu bilang barusan? "
"Apa untung nya aku berbohong,kalo kamu tidak percaya nanti akan ada undangan pernikahan ku buat aku kirim ke rumah kamu.satu kali lagi jauhi aku,jangan ganggu lagi kehidupan ku. " Tanpa menunggu jawaban dari Anita Rian langsung mematikan sambungan teleponnya.lalu Rian mengacak-acak rambutnya karena frustasi.Hari pernikahan yang selama ini sudah dia tunggu-tunggu,sekarang menjadi berantakan karena ulah Anita.setelah sedikit tenang Rian pun kembali melajukan motor nya untuk pulang. setelah sampai di halaman rumahnya,Rian langsung turun dari motor dan duduk di kursi yang ada di teras rumah.Ibunya yang melihat Rian murung langsung menghampiri nya.
"Kamu kenapa nak?kamu murung sekali.bukannya hari ini kamu mau belanja buat hantaran pernikahan mu nanti? "
"Iya mah niatnya begitu,tapi semuanya berantakan karena ulah Anita. "
"Anita? apa yang terjadi? "
"Tadi Anita menghubungi ku mah dengan mengirimkan sebuah chat kalo dia kangen sama aku dan ingin bertemu dengan ku,lebih parah nya lagi hp Rian sedang si pegang Nayara. "
"Terus Nayara bagaimana? "
"Dia marah besar mah,bahkan dia berniat akan membatalkan acara pernikahan kami.Rian gak tau harus berbuat apa mah. "
"Buat apa mah? "
"Buat menelpon Nayara. "
"Percuma mah,Nayara tidak akan mau mengangkatnya. "
Di coba dulu nak,siapa tahu sekarang dia sudah sedikit tenang." Rian pun memberikan hp nya.Ibunya Rian mencoba menelpon Nayara,namun tak di angkat juga.kemudian mamahnya Rian mencoba mengirimkan pesan pada Nayara. "
"Assalamualaikum,Nak angkat ya telepon nya ini dengan mamah. " setelah chat tersebut di kirimkan dan bercentang biru mamahnya Rian langsung menelpon Nayara kembali,dan telepon nya kali ini langsung di angkat oleh Nayara.
"Assalamu'alaikum mah. "
"Waalaikum salam.Nak mamah sudah tau semuanya,barusan Rian sudah menceritakan semua yang terjadi pada kalian hari ini.Nayara dengerin mamah,Rian anak mamah benar-benar menyayangi kamu,seandainya kamu tau keadaan Rian sekarang pasti kamu akan percaya kalo Rian benar-benar sangat mencintai kamu.mamah yang akan bertanggung jawab seandainya Rian berbuat macam-macam."
__ADS_1
"Mah karena rasa sayang ku pada ka Rian begitu besar,Nay benar-benar sakit hati ketika membaca chat dari seorang wanita yang mengungkapkan kalo dia ingin menemui ka Rian.dari pada nanti Nay akan semakin sakit,lebih baik Nay mundur dari sekarang juga,mungkin Nay belum begitu terlambat. "
"Nay apakah kamu tidak bisa melihat cinta yang begitu besar di mata Rian untuk kamu?Apakah kamu akan mengorbankan pernikahan dan kebahagiaan kalian hanya karena orang ketiga?mamah yakin kamu sudah dewasa dan tau jawaban yang terbaik buat kamu.tolong kamu pikirkan matang-matang sebelum kamu mengambil keputusan. " Ucap mamahnya Rian panjang lebar,Nayara pun berfikir sejenak.
"Maafkan Nayara mah,Nayara begitu takut kehilangan kak Rian. "
"Jadi maksud kamu? "
"Nay akan tetap melanjutkan pernikahan Nay dengan kak Rian." sang mamah pun langsung tersenyum begitu juga dengan Rian,wajahnya yang tadinya murung langsung terlihat bahagia karena kebetulan panggilan sang mamah dan Nayara barusan dalam mode loudspeaker sehingga Rian pun dapat langsung mendengarkan perkataan Nayara.
"Alhamdulillah,kalo begitu kapan rencana kamu akan belanja buat hantaran kamu? "
"Buat masalah hantaran,Nay serahkan sama mamah dan kak Rian.gak apa-apa kan mah Nay gak ikut nemenin belanja? "
"Iya nak,kalo begitu biar mamah dan papah yang mengurusnya.ya sudah sekarang kamu istirahat,atau kamu mau meneruskan sambungan telpon ini sama Rian?."
"Gak usah mah,Nayara belum mandi. "
"Baiklah kalo begitu,mamah tutup ya telepon nya. "
"Iya mah. "
"Assalamu'alaikum."
"Waalaikumsalam." sambungan telepon mereka pun terputus.mamahnya langsung memberikan kembali Hp nya kepada Rian dengan senyuman di bibir nya.
"Makasih mah buat bantuannya. "
"Iya sayang. " mamahnya pun masuk kedalam rumah.
__ADS_1