Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
Episode 80


__ADS_3

***


pagi yang cerah, secerah suasana hati Nayara dan Rian saat ini. setelah selesai mandi dan melaksanakan sholat subuh berjamaah, Nayara memulai dengan kegiatan memasaknya, sedangkan Rian pergi untuk olahraga pagi, karena kebetulan hari ini Rian mengambil cuti untuk tidak masuk kerja, dia ingin menghabiskan waktu hari ini dengan sang istri.


"Alhamdulillah beres juga masaknya,semoga suamiku suka dengan masakan ku ini.si kakak kemana ya?katanya cuma mau lari di sekitaran komplek tapi kok belum pulang juga. " ucap Nayara sambil membuka celemek yang menempel di tubuhnya. sambil menunggu suaminya datang Nayara pun mengambil HP miliknya.


"kok aku kangen Rani ya. aku coba chat dia ah,semoga aku tidak mengganggu aktivitas nya."


📩


"Assalamu'alaikum Ran. aku ganggu gak? "


pesan yang di kirim Nayara pada Rani langsung centang biru, bibir Nayara pun menyungging ketika ada balasan chat dari sahabatnya yang sangat dia rindukan.


📩


"Wa'alaikumsalam, enggak kok Nay, kebetulan aku lagi rebahan. "


📩


"Memangnya kamu gak kerja Ran? "


📩


"Gak Nay,kebetulan aku lagi sakit makanya aku izin kerja. "


Ketika membaca chat dari Rani dan mengetahui kalo sahabatnya sedang sakit tak terasa Nayara meneteskan air matanya.entah kenapa Nayara benar-benar sangat menyayangi sahabatnya itu.


📩


"Kamu sakit apa Ran? kenapa kamu gak ngasih tau aku? kamu di sana sama siapa? apa kamu sudah makan? "


saking khawatir nya,begitu banyak pertanyaan yang Nayara lontarkan pada sahabatnya itu.


📩


"Nayara sayang,,kamu tenang aja, aku cuma demam biasa, kamu jangan khawatir kayak gitu.saking banyaknya pertanyaan dari kamu, aku sampai bingung mau jawab yang mana dulu."


📩

__ADS_1


"kamu jangan becanda Ran, aku serius nih aku khawatir banget sama kamu. "


📩


"Ya udah,aku jawab satu-satu pertanyaan dari kamu. pertama aku udah bilang kalau aku cuma demam biasa, ke dua aku gak ngasih tau kamu karena aku gak mau kamu khawatir, ke tiga aku di kontrakan sendirian karena kebetulan teman sekamarku masuk kerja, dan untuk yang ke empat alhamdulillah aku udah makan.jadi sekarang kamu gak usah khawatir berlebihan yang ujung-ujungnya jadi lebay 😅. "


📩


"Rese kamu Ran, kamu malah ngeledekin aku." Rani sengaja membalas dengan candaanya, karena Rani tau bagaimana sifat Nayara yang akan mengkhawatirkan dirinya jika dia tau kalau dirinya sakit,padahal yang sebenarnya Rani benar-benar merasakan lemas pada tubuhnya bahkan hanya sekedar jalan saja dia sedikit tidak kuat untuk berdiri lama. "


📩


"Kamu yakin Ran, kamu gak apa-apa?aku gak mau kamu bohong. "


📩


"Yakin dong Nayara sayang."


📩


"Oh iya aku boleh kan minta alamat tempat kamu tinggal sekarang? "


📩


📩


"Makasih Ran. "


📩


"Iya sama-sama. "


📩


"Pokonya kamu harus cepet sembuh. "


📩


"Iya bawel, ya udah kalau gitu aku istirahat dulu ya, gak apa-apa kan Nay? "

__ADS_1


📩


"Ya gak apa-apa lah, memang kamu harus banyak istirahat, jangan lupa minum obat. kalau ada apa-apa kamu hubungi aku ok. "


📩


"oke."


📩"Assalamu'alaikum."


📩"Wa'alaikumsalam."


Nayara pun menyimpan HP nya di meja, tak lama terdengar suara pintu rumah terbuka, Nayara yakin kalau yang datang pasti suaminya,ternyata benar Nayara melihat Rian yang datang dengan keadaan tubuh yang basah dengan keringat.


"Pagi sayang kamu lagi apa? " sapa Rian ketika melihat Nayara yang sedang duduk di sofa dengan muka yang cemberut.


"Hoekk..hoekk.. " Tiba-tiba Nayara muntah ketika Rian hendak memeluk dirinya. Nayara lari menuju wastafel. Rian sangat khawatir ketika melihat Nayara sedikit berlari menuju wastafel, Nayara benar-benar tak sadar kalau dirinya saat ini sedang mengandung.


"Kamu kenapa sayang? " ucap Rian sambil mengelus tengkuknya.


"Kakak awas, sana jauh-jauh dari aku, gara-gara kakak bau keringat aku jadi mual dan muntah. " ucap Nayara dengan sedikit lemas. Rian tak menyangka kalau istrinya muntah gara-gara mencium bau keringat di tubuhnya. "


"Tapi sayang kamu keliatan lemes banget, kakak takut kamu jatuh. "


"Aku bilang sana. kalau kakak terus dekati aku, yang ada aku akan tambah mual. "


"Ya udah kamu duduk dulu di kursi makan, kakak ganti baju dulu, kamu jangan kemana-mana. " Nayara pun menuruti apa yang di sarankan suaminya.Rian dengan segera mandi dan mengganti bajunya yang penuh dengan keringat, Rian benar-benar khawatir melihat Nayara yang terlihat lemah. setelah selesai Rian langsung turun menuju dapur dimana Nayara berada.


"Sayang kamu kamu sedang apa?memangnya kamu sudah merasa baikan? " Tanya Rian ketika melihat Nayara sedang berdiri untuk mengambilkan sarapan untuk suami dan juga dirinya.


"Alhamdulillah kak sekarang aku udah enakan. tadi aku cuma mual karena mencium keringat kakak aja. "


"Kakak minta maaf ya, gara-gara kakak kamu harus mengalami mual kembali. "


"It's ok kakak, sekarang aku udah baikan kok. ya udah sekarang kakak duduk kita sarapan. "


"Oke istriku. "


Mereka pun sarapan bersama dengan di selingi canda tawa.

__ADS_1


__ADS_2