Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
Episode 11


__ADS_3

setelah selesai bercerita bersama ayah dan ke dua adiknya tentang awal pertemuan dirinya dengan Rian,Nayara meminta izin untuk masuk ke kamarnya,Nayara ingin merebahkan dan melepas rasa capenya dengan kegiatan yang di lalui nya hari ini.sesampainya di kamar,Nayara langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur,Nay mencoba memejamkan matanya, namun sama sekali tak ada rasa kantuk yang menyerangnya malam ini.


"Duuuuh ko mata aku susah banget di pejamin sih?ini kan sudah larut,mana besok aku harus ke rumah nya ka Rian lagi." karena Nayara benar-benar tidak bisa tidur,dia pun mencoba mengirim sebuah chat pada Rian untuk menghilangkan kegelisahan nya.


Nayara 📩


"Kak..??" hanya kata itu yang Nay kirimkan kepada Rian. tak lama chat yang Nay kirimkan langsung centang biru,dan tak lama HP nay berdering.di lihatnya,ternyata Rian menelponnya.


"Ada apa Nay? kamu belum tidur? "


"Belum ka,, aku gak bisa tidur nih.mataku susah banget buat di pejamin.aku ganggu kakak yah? "


"Enggak ko Nay, kakak juga sama belum tidur,kakak baru selesai mandi.kamu kenapa belum tidur hemmm?? apa ada sesuatu yang kamu pikirin sehingga kamu gak bisa tidur? "


"Jujur aja kak,aku deg-degan banget.'


" Kamu deg-degan kenapa?"


"Aku deg-degan menghadapi hari besok,aku gugup banget buat ketemu dengan keluarga kakak. "


"Kenapa kamu harus gugup?orang tua kakak baik ko."


"Iya aku tau,,, pasti orang tua kakak baik,buktinya mereka mempunyai anak yang baik banget kaya kakak,itu buktinya kedua orang tau kakak telah berhasil dalam mendidik kakak. "


"Iya terus apa yang membuat kamu gugup? "


"Aku.. aku.. aku takut mereka tidak nerima aku. "


"Apa yang membuat kamu berpikiran sampai kesana Nay?? "


"Aku juga gak tau kak, aku cuma takut aja. "


"Nayara sayang,,, kamu dengerin kakak,kakak pastikan orang tua kakak akan nerima kamu untuk jadi pendamping hidup kakak dan akan menyayangi kamu layaknya anak mereka sendiri,jadi kamu jangan berpikiran yang buakn-bukan lagi yah. "


"Iya kak,, maafin aku. "


"Ya udah sekarang kamu tidur ini udah malam, besok jam 9.00 kamu harus sudah siap,kakak akan jemput kamu. "


"Iya kak,,, makasih buat semua nya kak, makasih juga buat semua kasih sayang yang kakak berikan buat aku. "


"Itu sudah menjadi kewajiban kakak karena kamu calon istri kakak.ya udah sekarang kamu tidur gih."


"Iya kak,, assalamu'alaikum. "


"Wa'alaikumussalam sayangku. " Nay hanya tersenyum mendengar kata-kata manis yang Rian lontarkan kepada nya.Nay pun mencoba memaksakan matanya untuk terpejam,tak lama kemudian Nay sudah tertidur bersama mimpinya.

__ADS_1


***


keesokan harinya


Rian📩


"Nay,,, kamu udah siap kan?sebentar lagi kakak jemput kamu."


Nayara 📩


"Iya kak,, aku udah siap ko. "


Rian📩


"oke.. kalo gitu tunggu kakak datang ya. "


Nayara📩


"Iya kak,,,kakak hati-hati yah, jangan ngebut. "


Rian📩


"Iya sayang. " Nayara pun keluar dari kamarnya untuk menunggu kedatangan Rian di teras depan.


"Tia udah deh jangan bikin kakak tambah gugup dong. "


"Oh jadi ceritanya kakak lagi gugup nih? "


"Pastinya.. lagian mana ada seorang gadis yang mau di kenalin sama kedua orang tua dari pasangan nya tidak merasakan gugup sama sekali,kelak kamu juga bakalan ngerasain di posisi kakak sekarang. "


"Kakak tenang aja,InsyaAllah semuanya akan berjalan lancar ko. "


"Aamiin,,, makasih dek. "


"Iya kak sama-sama.eh kayanya itu motor nya kak Rian deh.duh dia ganteng banget kak,pantesan aja kakak bisa langsung move on sama mantan kakak itu. "


"Udah kepo nya? "


"Udah heheh."


"Assalamu'alaikum." ucap Rian ketika sudah berasa di depan Nayara dan Sintia. "


"Wa'alaikumussalam,,hallo Tia." sapa Rian pada adik Nayara.


"Hallo juga kak."

__ADS_1


"Nay kamu udah siap? " Nayara hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban.


"Udah dong kak,,, dari tadi kak Nay udah mondar mandir nungguin kak Rian datang,layaknya setrikaan yang sedang ngelicin pakaian. " ledek Tia.


"Oh yah?kaya nya kakak kamu udah gak sabar yah buat ketemu calon mertuanya. "


"Iya kali kak. " ledek Tia selanjutnya.


"Tia,,,,,, kamu bisa diem gak? kalo kamu gak diem juga,kakak jitak nih. "


"Ampun deh kakak ku yang galak. " Rian hanya geleng-geleng kepala melihat perkelahian adik kakak itu,yang Rian anggap kelakuan mereka sangat lucu.


"Eh bapak dimana ya dek? "


"Tadi aku liat bapak ada di belakang,biasa lagi ngasih makan burung peliharaan nya. "


"Sebentar ya kak,aku panggilin bapak dulu sekalian kita minta izin. " ucap Nay dan Rian hanya menganggukan kepalanya.


"Pak,,,Nay berangkat sekarang yah. "


"Memangnya Rian sudah datang buat jemput kamu. "


"Udah pak,, dia ada di teras depan."


"ya udah ayo kita kedepan."


"Iya Pak. "


"Eh nak Rian sudah datang. "


"Eh iya pa. alhamdulillah tadi jalanan belum terlalu macet,jadi bisa sedikit cepat sampai kesini. " Ucap Rian sambil menyalami ayahnya Nayara.


"Syukurlah kalo kamu tidak terjebak macet. "


"Kalo begitu kami pamit ya pak,takut jalanan keburu macet,kasian Nay nanti kepanasan.


" Iya kalian hati-hati jangan ngebut, bapak titip Nayara yah nak Rian. "


"Iya InsyaAllah saya akan menjaga Nayara dengan baik. "


"assalamu'alaikum." merekapun menyalami sang ayah bergantian.


Ketika sudah di depan motor,Rian memakaikan helm di kepala nya Nayara.perhatian yang di berikan Rian kepada Nay tidak luput dari penglihatan sang ayah.ayah nya pun seketika tersenyum dan mengucap syukur melihat rasa sayang yang di berikan oleh calon menantunya kepada Nayara.


Motor yang di kendarai Rian pun melaju menuju tempat tinggal nya.

__ADS_1


__ADS_2