Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
Bab 19


__ADS_3

Setelah pertemuan mereka kemarin akhirnya hubungan mereka kembali membaik bahkan Rian dan Nayara tak pernah putus komunikasi.Tinggal 2 hari menjelang pernikahan mereka,kedua orang tua mereka sudah melarang mereka untuk saling bertemu sampai acara ijab qobul di laksanakan.


Rian tak sabar menunggu dua hari itu,dia benar-benar sudah sangat merindukan Nayara begitu juga sebaliknya.Karena rasa rindu Rian yang sudah menggunung,Rian pun mencoba menelpon Nayara.Bibir Nayara tersenyum saat melihat calon suaminya menelpon.


"Assalamu'alaikum"


"waalaikum salam"


"kamu lagi apa sayang? "


"Biasa kak aku lagi rebahan,sebel banget deh kak rasanya dari kemarin aku di larang ngapa-ngapain sama bapak,aku udah kaya layaknya orang sakit aja. " oceh Nayara sekaligus mengutarakan kekesalannya kepada Rian.


"Namanya juga calon pengantin baru,ya memang seharusnya kamu sekarang banyak istirahat. "


"Ya tapi gak kaya gini juga dong,masa aku harus terus diem kaya gini,yang ada badan ku bakalan pegal semua."


"Duuuuh calon istri kakak bawel banget,takut juga ya kalau nanti kita udah serumah terus liat kamu ngomel kaya gini. "


"Apaan sih kak,aku bukan manusia aneh yang kalau enggak ada penyebabnya ngomel-ngomel sendiri."


"ya udah sekarang kamu jangan ngomel-ngomel terus nanti kamu cepet tua lho. "

__ADS_1


"Terus kalau aku cepet tua kakak mau apa? kakak mau cari cewek lain gitu? jawab Nayara dengan sedikit nge gas.Rian pun yang merasa perkataan nya sedikit salah hanya garuk-garuk kepala nya yang tidak gatal.


"Bukan begitu sayang,gak baik kamu terus marah-marah,lagian bapak nyuruh kamu istirahat pasti semua buat kebaikan dan kesehatan kamu.mungkin bapak ingin di hari pernikahan kita nanti kamu terlihat segar.Bapak pasti hanya ingin yang terbaik buat kamu."


"Iya kak aku ngerti ko,maaf juga ya tadi aku sempet ngomel-ngomel sama kakak. "


"Gak apa-apa,kakak udah biasa ko dapat omelan dari kamu. " goda Rian.


"kakaaaaaak.. "


"hahaha" Rian malah menertawakan nya.


"Oh ya Nay,dalam waktu lima hari setelah pernikahan kita kamu mau kan langsung ikut sama kakak ke tempat dimana kakak bekerja?"


Iya Nay,kakak sudah banyak ngambil cuti.kalau kakak tidak segera masuk kerja yang ada kakak bakalan kena pecat. "


"Ya udah kak,aku mau ikut kakak,kapanpun dan kemana pun kakak pergi aku akan berusaha menjadi istri yang baik dan menurut sama suami ku. "


"Alhamdulillah kakak benar-benar bersyukur Allah telah mempertemukan kakak dengan kamu. "


"Oh ya kak boleh gak aku tanya sesuatu? "

__ADS_1


"Kamu mau nanya apa? "


"Makanan kesukaan kakak apa sih?aku mau nanti kakak hanya memakan masakan nya aku. "


"Apa yaaaa?? mungkin setelah menikah nanti kamu deh yang akan jadi makanan favorit kakak,bahkan mungkin setiap hari kakak akan memakan kamu." goda Rian pada Nayara.Tak bisa di bayangkan seberapa merah nya wajah Nayara saat ini karna kata-kata yang di lontarkan Rian barusan.


"kakaaaaaak,,,,nyebelin banget sih,dasar omes." Dengus Nayara.


"Gak apa-apa kan kakak omes,lagian yang kakak omesin nanti tuh istri kakak sendiri. "


"Udah ah kak,kakak mah pikiran nya aneh-aneh melulu.aku nanya beneran nih kak. "


"Iya iya kakak cuma becanda kok.Nanti apa aja yang kamu masak buat kakak pasti kakak akan memakan nya,karena kata pepatah makan apapun dari hasil tangan yang kita sayangi pasti rasanya akan terasa enak."


"Walaupun itu telor ceplok yang gosong? " celetuk Nayara. "


"Bisa jadi. " hahahaha akhirnya mereka tertawa bersama-sama dengan candaan mereka barusan.


"kakak benar-benar gak sabar pengen cepet -cepet halalin kamu sayang,dan setelah nya kita hidup dalam rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah. "


"Aamiin,kakak jangan bosan ya bimbing aku dalam rumah tangga kita nanti. "

__ADS_1


"Iya sayang nanti kita harus saling mengingatkan satu sama lain,karena kakak pun masih banyak kekurangan yang harus kakak perbaiki. "


Setelah mengobrol panjang lebar akhirnya mereka memutus sambungan telepon mereka untuk beristirahat.


__ADS_2