
****
"Sayang kamu kenapa?katanya tadi kamu mau mangga itu, terus tiba-tiba aja kamu batalin.padahal meskipun kakak malu, kakak udah maksain minta buah mangga itu lho. "
"Aku gak suka sama pemilik pohon mangga itu. " ucap Nayara sambil mencebikan bibirnya.
"Maksud kamu? emang kamu kenal sama pemiliknya? "
"Enggak."
"Terus enggak suka nya dimana? "
"Kakak nyadar gak sih, tuh orang merhatiin kakak terus, dia kaya yang suka sama kakak. sebel aku liat nya. "
"kamu jangan su'udzon kaya gitu, mungkin itu perasaan kamu aja. "
"Gak kak,, aku liat gerak gerik dia kok. atau mungkin kakak senang yah di perhatiin sama dia kaya tadi? "
"Astaghfirullah,,, kok kamu ngomong gitu? "
"Yaaaah kali aja kakak senang di perhatiin kaya tadi oleh perempuan itu. udah ah jangan bahas terus perempuan tadi,bisa-bisa aku mendadak naik darah, mendingan kita cepet-cepet pulang, kakak kan harus segera berangkat kerja. " Rian menganggukan kepalanya, diapun tidak mau pembahasan kali ini akan membuat mereka berantem.
Setelah beberapa menit, mereka telah sampai di kediaman mereka.
"Kakak langsung mandi yah sayang, soalnya ini udah siang, kakak takut kesiangan. "
"Iya kak. oh ya,, kakak mau di bikinin kopi gak? "
"Gak sayang, minta buatkan teh hangat aja yah. "
"Siap kak. " Rianpun langsung bergegas mandi. Sebelum membuatkan sang suami teh hangat, tak lupa Nayara pun menyiapkan dahulu pakaian kerja untuk sang suami, dan setelahnya Nayara menuju dapur untuk membuatkan teh hangat untuk suaminya.
"Kakak udah selesai mandinya? " Ucap Nayara yang baru masuk kamar dengan membawa secangkir teh hangat dan melihat sang suami sedang memakai baju kerjanya.
"Udah sayang. "
__ADS_1
"Nih kak teh anget nya. "
"Makasih bunda. "
"Sama-sama papah. " jawab Nayara dengan suara khas anak kecil.
"Oh yah kakak, jangan lupa yah nanti kita belanja keperluan bulanan kita. "
"Iya sayang, kakak akan usahain untuk tidak lembur, nanti kakak jemput kamu. "
"Okeh suamiku "
"Ya udah kakak berangkat sekarang. kamu hati-hati di rumah yah. "
"Ya kak. "
"Anak papah, papah berangkat kerja dulu yah, kamu baik-baik sama bunda di rumah. " setelah nya Rian pun mencium perut sang istri.
Nayara pun mengantar sang suami kerja sampai ke teras depan rumahnya. Tak lupa Nayara selalu mencium tangan sang suami lalu di susul oleh suaminya yang mencium kening istrinya.
"Kami juga sangat menyayangi kakak. semangat kerjanya. "
"Siap nyonya Rian. " Nayara hanya tersenyum dengan pipi yang memerah saat mendengar perkataan yang Rian lontarkan.
"Assalamu'alaikum."
"Wa'alaikumsalam."
sepeninggalan Rian ke tempat kerjanya, Nayara mencoba menyibukan dirinya dengan membuat puding dengan bahan yang masih tersisa di dalam kulkas. selang beberapa menit puding buatan Nayara pun telah siap untuk di sajikan, kemudian Nayara memasukan puding itu kedalam kulkas.
"Alhamdulillah beres juga bikin puding nya, mudah-mudahan papa kamu suka ya sayang dengan puding buatan bunda. " Ucap Nayara sambil mengelus perutnya sendiri.
Nayara pun melangkahkan kakinya menuju kamar, dia ingin membersihkan dirinya. niatnya pun untuk membersihkan diri dia urungkan ketika dia mendengar hp miliknya berbunyi. dilihatnya sang suami yang menelepon, tanpa di sadari bibir Nayara langsung tersenyum. dia pun segera mengangkat telepon dari suaminya.
"Assalamu'alaikum... halo kak. "
__ADS_1
"Wa'alaikumsalam.. kamu lagi apa sayang? "
"Aku baru beres bikin puding buat kakak. "
"Wah asyiiiiik dong, kakak gak sabar ingin mencicipi puding buatan istri kakak. "
"Iya nanti kalau kakak udah pulang. oh ya ada apa, ko tumben kakak nelepon aku di jam kerja kakak?"
"Kakak cuma mau ngasih tau, kamu siap-siap yah kita belanja keperluan bulanan kita, setengah jam lagi kakak jemput kamu. "
"Lho ini kan baru jam 2,bukan nya kakak pulang jam 5 sore? "
"Alhamdulillah pekerjaan kakak udah mau selesai. kakak sengaja mempercepat menyelesaikan kerjaan kakak soalnya kakak pengen cepet-cepet kencan sama kamu. "
"Kencan apaan sih kak, emangnya kita masih pacaran? "
"Emang kita selalu pacaran, tapi pacarannya setelah nikah. "
"Udah ah gombalnya. "
"Ya udah cepetan kamu siap-siap, sebentar lagi kakak jemput kamu. "
"Siap suamiku. "
"Ya udah bunda dandan yang cantik yah, malam ini kita diner. "
"Oke papa. "
"Ya udah kakak lanjutin lagi kerjaan kakak yah, nanggung tinggal sedikit lagi. "
"Iya kak, semangat kerjanya. "
"Siap bu komandan,,,,,Assalamu'alaikum.... "
"Wa'alaikumsalam.... "
__ADS_1
setelah menutup telepon dari suaminya, Nayara langsung bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap-siap.