
Adzan subuh berkumandang,Rian membuka matanya untuk melaksanakan shalat subuh berjamaah dengan sang istri.Rian tidak akan menyia-nyiakan hari terakhirnya bersama Nayara,karena tepat pada hari ini kesepakatan mereka berakhir. sebelum masuk ke kamar mandi untuk mengambil wudhu,Rian membangunkan dahulu sang istri yang masih tidur,dia ingin melaksanakan shalat berjamaah dengan Nayara untuk yang terakhir kalinya.
"Sayang bangun,ini sudah waktunya shalat subuh,kita shalat berjamaah." Rian membangunkan Nayara dengan suara lirihnya.tak lama Nayara pun membuka matanya,pemandangan kali ini begitu berbeda,ketika membuka mata Nayara di suguhkan oleh wajah sang suami yang terlihat sendu dengan mata yang berkaca-kaca,dia pun menyadari kalau hari ini hari terakhir untuk mereka hidup bersama,Nayara mencoba menguatkan dirinya dengan berusaha memperlihatkan kalau dia baik-baik saja.
"Eh iya kak,sebentar aku ambil wudhu dulu. " Rianpun menganggukan kepalanya.Rian segera menghapus air mata yang menetes.Setelah Nayara selesai wudhu,kini giliran Rian yang masuk ke kamar mandi untuk berwudhu pula.Sambil menunggu Rian keluar dari kamar mandi,Nayara pun memakai mukena dan menyiapkan baju koko beserta peci untuk sang suami,selanjutnya Nayara membentangkan sajadah untuk suaminya.ketika Rian keluar dari kamar mandi,Nayara tidak menatap Rian sedikitpun,dia terus menundukan pandangannya.Rian menyadari sikap yang di tunjukan oleh Nayara,Rian yakin kalau Nayara pun sama sedihnya seperti dia sekarang.
"Kamu sudah siap shalat Nay?" tanya Rian mencoba mencairkan suasana.Nayara hanya menganggukan kepalanya sebagai jawaban kepada Rian,setelahnya merekapun berdiri untuk segera melaksanakan shalat subuh berjamaah.Shalat fardu dua rakaat pun telah selesai di dirikan.seperti biasa setelah selesai shalat,Nayara mencium punggung tangan Rian,kemudian di susul oleh Rian yang mencium kening Nayara dengan lembut,namun untuk kali ini Rian mencium Nayara dengan di barengi air mata yang menetes,Nayara yang merasakan tetesan air mata sang suami tiba-tiba langsung memeluk Rian dengan erat,Rian pun membalas pelukan Nayara dengan begitu erat kembali.
"Maafkan kakak sayang jika selama hidup bersama kakak kamu tidak merasakan kebahagiaan,terimakasih karena kamu telah singgah di hidup kakak,kakak akan selalu mendo'akan kebahagiaan kamu meskipun tidak bersama kakak,harus kamu tahu kalau kakak benar-benar sangat mencintai kamu Nayara ku,kamu akan selalu menjadi satu-satunya wanita yang akan menempati hati kakak. " Mendengar penuturan yang di ucapan Rian,Nayara pun tidak bisa lagi menahan isak tangisnya,Nayara menangis di pelukan suaminya.
"Aku juga minta maaf kak,aku belum bisa jadi istri yang baik,terimakasih buat semua kasih sayang yang pernah kakak berikan buat aku,semoga kedepannya kita bisa hidup lebih baik lagi." ucap Nayara di tengah-tengah isak tangisnya.
__ADS_1
"ya udah kakak mandi dulu,kakak kan harus kerja." ucap Nayara mencoba mengalihkan pembicaraan.
"Hari ini kakak libur kerja,kakak sengaja minta izin karena kakak ingin hari ini kakak menghabiskan waktu dengan kamu sayang,kakak tidak akan menyia-nyiakan hari terakhir kebersamaan kita.hari ini kakak akan mengajak kamu ke sebuah tempat yang akan kakak jadikan kenangan nantinya."
"kakak mau ngajak aku kemana? "
"Nanti kamu akan mengetahui nya,sekarang kamu dandan yang cantik,kakak akan mandi di kamar mandi yang ada di bawah,kakak tunggu kamu di baeah."
Nayara menuruni tangga setelah dia selesai berdandan.dengan mengenakan baju berwarna navi dengan kerudung yang senada membuat Nayara terlihat anggun,di tatap nya sang istri yang terus menuruni anak tangga menuju sang suami berada." CANTIK " satu kata yang keluar dari bibir sang suami ketika Nayara sudah berada di depannya.
"Apa kita akan berangkat sepagi ini kak? " Tanya Nayara yang merasa gugup karena Rian terus menatapnya.
__ADS_1
"Iya sayang,kakak sengaja berangkat sepagi ini karena kakak ingin menghabiskan waktu hanya berdua bersama kamu.ya udah kita berangkat sekarang yah."Nayara menganggukan kepalanya,mereka pun berjalan bersama sambil menautkan tangan.Mereka pun memasuki mobil." Sebelum Rian menginjak gas mobil,sekilas Rian melirik ke arah Nayara yang berada di samping nya.di tatap nya sang istri yang terus menunduk.
" Hari ini kamu cantik sekali sayang. "
"Makasih kak. "
"Bismillahirrahmanirrahim,,, " Rian pun menginjak gas mobilnya untuk menuju tempat yang akan di tuju.
jangan lupa dukungan nya🤗🤗
like,vote dan komentar merupakan salah satu penyemangat ku dalam meneruskan kelanjutan cerita novel yang berjudul " Taqdir-Nya mempertemukan kita" ini.
__ADS_1
terimakasih buat yang selalu mengikuti dan menunggu kelanjutan ceritanya 🥰🥰