
Nayara terbangun dari tidurnya ketika mendengar adzan subuh berkumandang.di lihatnya sang suami yang tidur di samping nya.Nayara mengingat-ingat tadi malam dia berada di ruang televisi untuk menunggu kedatangan suanminya itu.Tak lama sang suami pun membuka mata dan melihat istrinya yang sedang menatap ke arahnya.
"Kamu kenapa natap kakak kaya gitu sayang? "
"Eh enggak kak. " Nayara pun di kagetkan dengan suara suaminya barusan.
"Tadi malam kakak pulang jam berapa? "
"Kakak pulang jam 9 sayang,terus kakak lihat kamu ketiduran di sofa yang ada di ruang TV makanya kakak menggendong kamu kesini. "
"Padahal kakak bangunin aku aja,kasian setiap aku ketiduran kakak selalu saja menggendong ku. "
"Enggak apa-apa sayang,lagian kamu tidak terlalu berat kok. "
"Terus kakak tadi malam makan malam sendiri dong? "
"Kebetulan tadi malam kakak tidak makan. "
"Lho kok gitu sih kak?kalau kakak kurang makan nanti kakak sakit. "
"Tadi malam kakak bener-bener ngantuk banget,makanya setelah kakak mandi kakak langsung tidur. "
__ADS_1
"Oh iya kak,kok kemarin pulangnya malam sih?biasanya juga pas sore kakak udah pulang. "
"Kakak ada lembur dulu,lagian kakak udah ngasih kabar kok ke HP kamu.memangnya kamu tidak membacanya? "
"Eh maaf kak,kemarin aku gak sempat megang HP."
"Pantesan gak ada jawaban dari kamu. ya udah sayang kita shalat sekarang yuk!!!! mau kamu atau kakak dulu nih yang mandinya?atau lebih baik kita mandi sama-sama aja. " goda Rian sambil menaik turunkan kedua alis nya.
"Alah kalau mandi bareng-bareng mah yang ada shalat subuhnya bakalan kesiangan.aku udah tau dengan otak mesumnya kakak. " ucap Nayara sambil berlalu masuk ke kamar mandi.Rian yang melihat sikap istrinya hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala.
setelah melaksanakan shalat berjamaah seperti biasa Nayara langsung berjalan menuju dapur untuk membuat sarapan mereka.
"Kak ayo kita sarapan sekarang,makanan nya udah siap nih. " ajak Nayara kepada sang suami ketika makanan yang dia masak sudah tersaji di meja makan. "
"sini kak biar aku pasangin dasinya. " Nayara pun memasang kan dasi di leher suami nya.
"selesai,,,kita sarapan sekarang yuk. "
"Oke istriku tersayang. " Mereka pun sarapan bersama.
"oh iya sayang kamu gak berniat untuk menunda mempunyai momongan kan,kakak ingin segera menjadi ayah? " uhuk,,, uhuk,,, Nayara langsung tersedak mendengar pertanyaan yang di lontarkan sang suami.
__ADS_1
"Kamu kenapa sayang? makanya kalau makan tuh hati-hati. "
"Perkataan kakak barusan yang bikin aku tersedak. "
"Memang nya ada yang salah dengan perkataan kakak barusan? "
"Memang enggak ada yang salah,tapi kok tiba-tiba aja kakak membahas masalah ini?"
"Kakak ingat kata-kata mamah sebelum kita kesini,mereka sudah menginginkan cucu dari kita,begitu juga dengan kakak yang ingin segera menjadi seorang ayah.kakak hanya takut kamu belum siap. "
"Kakak tenang aja, aku pun sama hal nya kaya kakak,aku juga ingin cepet-cepet punya anak,aku ingin cepat-cepat menjadi ibu dari anak-anak kakak kelak. "
"Alhamdulillah kalau begitu kakak senang mendengar nya.berarti kita harus sering-sering berdo'a dan berikhtiar dong. "
"Alah kakak mah di jadiin alasan aja. "
"Iya dong seperti sebuah pepatah bilang menyelam sambil minum air. " goda Rian.
"oh ya sayang kakak berangkat sekarang yah,takut kesiangan."
"Iya kak.oh ya kakak hari ini lembur lagi gak? "
__ADS_1
"Gak tau sayang,nanti deh kalau lembur kakak kasih kabar ke kamu. "
"Oke kak. " Rian pun berangkat dengan ritual rutinan yang sama seperti biasanya bersama sang istri.