Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
Episode 41


__ADS_3

Di dalam sebuah taxi Nayara tak henti-hentinya menangis di sepanjang jalan.


"Neng kalau boleh tau ini tujuan c eneng kemana ya? " Tanya sopir taxi kepada Nayara.


"ke jln xxx pak. " Nayara menyebutkan alamat dimana ayahnya tinggal.


"Wah lumayan jauh juga ya neng. "


"Bapak tenang aja,berapa pun ongkosnya aku akan membayarnya kok. " sang sopir pun menganggukan kepalanya.


Nayara mengambil HP yang ada di tas selempangnya,dia melihat galeri di HP tersebut,air matanya bertambah deras ketika dia melihat foto dirinya bersama Rian ketika menjadi pengantin,senyuman yang merekah di bibir mereka masing-masing menandakan betapa bahagianya mereka saat itu.


"Kak,,, kenapa kakak tega ngelakuin ini sama aku? apa salahku kak? aku kira memilih hidup bersamamu adalah keputusan yang tepat.kenapa kakak nyakitin aku di saat sudah ku pasrahkan semua hidupku buat kakak.aku benci kamu kak,aku begitu bodoh dengan mudahnya membuka hatiku dan sudah mencintai kamu kak" gumam Nayara dalam hati sambil memandangi foto pernikahan mereka,kemudian dia pun mendekap HP dengan kedua tangannya.

__ADS_1


belasan kali Rian mencoba menelpon Nayara,namun semua panggilannya selalu di rijek oleh Nayara.Rian pun mencoba mengirim chat kepada istrinya,jangankan di balas sekedar di baca pun tidak.Rianpun melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi agar dia bisa segera sampai di rumah mereka.ketika Rian sampai di halaman rumahnya,Rian langsung melangkahkan kakinya keluar dari mobil.dengan setengah berlari Rian menuju pintu utama,beberapa kali Rian mengetuk pintu rumahnya namun pintu tersebut tidak di buka Nayara,Rianpun berinisiatif untuk membuka pintu tersebut dengan kunci cadangan yang di bawanya,setelah pintu tersebut terbuka,Rian langsung berlari menuju kamar dimana dirinya tidur bersama sang istri.Rian yang tidak melihat sang istri ada di kamar langsung mencari ke semua ruangan yang ada di rumahnya.


"Nayara kamu dimana sayang? tolong jangan hukum kakak kaya gini.kakak mohon dengerin kakak. " semua ruangan telah Rian masuki namun istrinya tetap tidak di temukan,seketika hati nurani nya berkata mungkinkah Nayara pulang kerumah ayahnya?Rianpun mengambil HP yang ada di saku celananya dan langsung menelpon sang mertua. Tak butuh waktu lama telpon Rian langsung di angkat oleh sang mertua.


"Assalamu'alaikum."


"wa'alaikumussalam."


"Ada apa nak Rian tumben pagi-pagi begini nelpon bapak? "


"Tidak nak Rian,memangnya ini ada apa?kenapa nak Rian malah bertanya Nayara kepada bapak?"


"Nayara tidak ada di rumah pak. " Rian berkata dengan perasaan tak karuan,dia begitu khawatir dengan keberadaan istrinya.

__ADS_1


"Kok bisa Nayara tidak ada di rumah? "


"Seblumnya Rian mau minta maaf pak,barusan ada kesalahan pahaman antara Rian dan Nayara, tapi bapak harus percaya sama Rian,Rian tidak mungkin menyakiti Nayara. "


"Maksud nak Rian apa?bapak benar-benar tidak mengerti? "


"Nanti Rian ceritain pak,sekarang Rian harus cari Nayara terlebih dahulu,Rian khawatir dengan keberadaan Nayara pak.Oh ya pak, jika nanti Nayara datang ke rumah bapak tolong kasih tau Rian ya pak. "


"Iya nak Rian,jika nanti Nayara kesini bapak akan kasih tau nak Rian. "


"Baik pak,Terima kasih banyak buat semuanya,Rian minta maaf kalau Rian ganggu Bapak saat ini "


"Tika perlu minta maaf nak Rian,nak Rian sudah bapak anggap seperti anak bapak sendiri,bapak juga ingin yang terbaik buat anak menantu bapak."

__ADS_1


"Kalau begitu Rian tutup telepon nya ya pak,Rian mau mencoba mencari Nayara.assalamualaikum."


"Wa'alaikumussalam." sambungan telepon antara Rian dan sang mertua pun terputus.Dengan cepat Rian kembali masuk kedalam mobil untuk mencari keberadaan sang istri.


__ADS_2