
Kedekatan Nayara dan Rian semakin hari semakin akrab,bahkan mereka saling memberikan perhatian satu sama lain,apalagi perhatian Rian kepada Nayara begitu besar, mulai dari mengingatkan jangan telat makan, jangan terlalu memperorsir dalam bekerja bahkan selalu mengingatkan untuk menjaga kesehatannya.kenyamanan yang Rian tunjukan membuat Nayara lupa akan rasa traumanya,hatinya sudah mulai bisa berkompromi dan mencoba melupakan kegagalan kisah asmara nya di masa lalu.
***
Malam semakin larut, namun tak ada sedikit pun rasa kantuk yang menghampiri nya.Nayara terus memaksakan memejamkan matanya,berharap dia bisa cepat terlelap bersama mimpinya,namun bukannya tertidur,Nayara malah di kagetkan dengan bunyi hp nya yang berdering,di lihat no yang tertera di layar hp,ternyata Rian yang menelpon.entah kenapa setiap Rian menelpon secara tidak sadar bibirnya langsung tersenyum,Nay pun langsung mengangkat panggilan masuk dari Rian.
Rian
"assalamu'alaikum nay,lagi apa, kakak ganggu gak nlpon malam-malam gini? "
Nayara
"Gak ko ka kebetulan aku lagi rebahan,gak tau nich mataku susah banget buat di pejamin,mana besok aku harus kerja. "
Rian
"Kamu lagi mikirin apa sampai susah tidur gitu? "
Nayara
"Aku gak mikirin apa-apa ko ka,mungkin aja ini mata masih enggan untuk di pejamin he.. he"
Rian
"ya udah kakak temenin sampai kamu ngantuk yach. "
Nayara
"Gak usah ka,kakak tidur aja besok kan kakak harus kerja."
Rian
__ADS_1
"Gak apa-apa, kakak bakalan kuat ko kerja dalam keadaan ngantuk hahahahaha,oh ya kakak boleh nanya sesuatu gak sama kamu? "
Nayara
"boleh,,,,kakak mau nanya apa? "
Rian
"kamu udah punya pacar belum? "
Deg..... seketika hati Nay langsung menciut.
Riantttfff
"Nay kenapa kamu gak jawab?"
Nayara
"Aku sekarang gak mau cari pacar ka,kegagalan percintaan ku di masa lalu,membuat aku enggan mengenal lagi dengan yang namanya pacar atau cinta,bagiku cinta hanya sebuah kata yang nantinya bisa membuat hati aku sakit.prinsip aku sekarang bukan nyari pacar,tapi mencari pasangan yang bisa berkomitmen menuju ke jenjang pernikahan,hidup bersama juga menua pun bersama-sama. "
Rian
Nayara
" kakak ini ngomong apa sich? "
Rian
"Nay sejak pertemuan kita di pernikahan Andre dan komunikasi kita terus berlanjut,entah kenapa kakak merasa nyaman bersama kamu,setiap kamu mengirim chat ke kakak aja ada rasa bahagia di hati kakak.awalnya kakak mengelak kalo kakak suka sama kamu,tapi lama-kelamaan ko kakak jadi merasa yakin kalo kakak suka sama kamu dan berasa ingin memiliki kamu.kamu mau gak jadi pasangan hidup kakak? "
Bukannya menjawab Nayara malah menangis, entah dia harus bahagia atau bersedih dengan pernyataan yang Rian katakan,Nayara benar-benar takut kegagalan akan menyelimuti nya lagi.
__ADS_1
Rian
"Nay,,, kenapa kamu diam, kamu masih di sana kan Nay?Nay,,,?Nayara,,,?
Rian mendengar Nayara menangis dan membuat Rian jadi khawatir.
" Nay,,, kamu kenapa? kamu nangis? "
Nayara
"Aku gak tau ka,apa sekarang aku harus bahagia atau bersedih,aku takut aja jika sekarang aku nerima kakak, nanti kakak juga malah ninggalin aku,lebih parahnya lagi kakak ninggalin aku di saat aku sudah ngasih sepenuhnya hati aku buat kakak. "
Rian
"kamu bisa pegang janji kakak, kakak benar-benar akan serius sama kamu.gini aja,,3 minggu kedepan kakak akan pulang buat nemuin kamu dan sekalian kakak akan datang dengan membawa kedua orang tua kakak untuk melamar kamu."( Rian bekerja di luar kota sehingga jarak yang di tempuh untuk pulang lumayan membutuhkan waktu yang agak lama,jadi Rian biasanya pulang 2 bulan sekali untuk menemui keluarga nya).
"bagaimana nay,,, kamu bersedia menunggu kedatangan kakak bersama kedua orang tua kakak kan? "
Nayara
"Okey aku pegang janji kakak,namun aku tidak akan terlalu berharap banyak dari kakak, aku takut kakak pun sama kayak cowok-cowok yang lainnya. "
Rian
"Okey, kamu bisa pegang janji kakak, kakak pasti akan nepati janji kakak ini.ya udah kalo gitu kamu tidur,ini udah terlalu malam,gak baik kalo kamu begadang. "
Nayara
"iya... kakak juga istirahat ya. assalamu'alaikum. "
Rian
__ADS_1
"Waa'alaikumsalam."
panggilan pun terputus, tak lama kemudian mereka tertidur bersama mimpinya masing-masing. Nay tertidur dengan memegang HP di tangannya.