Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
Bab 29


__ADS_3

Sepeninggal Rian ke tempat kerja nya,Nayara mencoba menyibukan dirinya dengan pekerjaan rumah seperti menyapu,mengepel,dan menata barang-batang yang ada di kamarnya.tak terasa waktu sudah menunjukan jam 4 sore,itu bertanda suaminya sebentar lagi pulang dari kerjanya.sebelum mandi Nayara ingin menyediakan dulu makanan buat makan malam mereka nanti,sehingga pas waktunya makan malam nanti Nay hanya tinggal memanaskan makanan nya.setelah selesai memasak Nay pun membersihkan diri.Tak lama setelah nya terdengar bunyi bel rumah,dengan cepat Nayara bergegas untuk membukakan pintu tersebut.


"Assalamu'alaikum,,"


"waalaikum salam,kakak udah pulang? " seperti biasa,Nay mencium tangan suaminya dan setelahnya Rian yang mencium kening sang istri.


"Udah sayang,kangen rasanya sehari gak ketemu kamu. "


"Sama kak aku juga kangen banget sama kakak. "


"Waah rupanya istri kakak juga udah mulai gak betah di tinggal lama-lama yah? "


"Ya gitu deh. " Jawab Nayara dengan wajah yang merah merona.


"Ya udah kita masuk yuk kak,kakak mandi dulu sana biar badan kakak sedikit fresh,nanti aku buatkan kakak teh hangat. "


"Makasih sayang, kalau gitu kakak mandi dulu yah. "


"Iya kak. " mereka berjalan menuju kamar,setelah Rian masuk ke kamar mandi seperti biasa Nay menyiapkan baju ganti untuk suaminya.setelahnya dia pergi menuju dapur untuk membuatkan teh hangat untuk Rian.setelah memakai baju dan celana yang sudah di siapkan oleh sang istri,Rian pun berjalan menuruni anak tangga untuk menyusul dimana istrinya berada.


"Kakak udah selesai mandinya? "

__ADS_1


"Udah sayang,,sekarang badan kakak lumayan segeran,kebetulan hari ini pekerjaan kakak di kantor agak lumayan menumpuk sampai kakak lupa ngasih kabar sama kamu,maaf ya. "


"Gak apa-apa kak,, aku ngerti kok,ya udah nih di minum dulu teh hangat nya siap tau bisa sedikit membuat kakak segar kembali."


"Terimakasih istri kakak yang pengertian. "


Di sela-sela perbincangan mereka adzan maghrib pun berkumandang.


"Alhamdulillah sudah waktunya shalat maghrib.kita shalat berjamaah yuk kak. " Rian pun menganggukan kepala nya dan mereka berjalan menuju kamar. setelah melaksanakan shalat berjamaah mereka langsung menuju meja makan untuk makan malam bersama.


"Kenapa kamu tidak jadi koki saja sayang,soalnya semua makanan yang kamu masak selalu enak. " Ucap Rian ketika sudah menyuapkan nasi beserta cah brokoli dan ikan goreng yang di masak Nayara tadi.


" Kata siapa? buktinya semenjak kakak makan masakan kamu nafsu makan kakak bertambah,itu berarti masakan kamu lebih enak dari masakan yang ada di lestauran. "


"Makasih buat pujiannya. "


setelah selesai makan malam,Nayara langsung masuk ke kamar untuk membersihkan diri dan mengganti pakaian nya dengan pakaian khusus tidur,beda halnya dengan Rian,sejenak dia ingin merilekskan dulu pikiran nya dengan menonton televisi.pekerjaan nya hari ini yang menumpuk sedikit membuat kepalanya pusing.


Di dalam kamar Nayara sedang memilih baju tidur yang akan di pakaiannya malam ini,seketika dia mengingat baju tidur pendek yang di beli sang mamah mertua sebagai hantaran ketika dia menikah.Nayara pun mengambil baju tidur tersebut.


"Malu gak yah kalau aku memakai nya?baju tidur ini kaya kekurangan bahan gitu. " ucap Nayara sambil melihat baju tidur di tangannya.

__ADS_1


"Tapi gak apa-apa juga kali yah,sesekali menyenangkan suami,dapat pahala lagi. " Nayara pun memakai baju tidur yang dia bilang kurang bahan itu. setelah memakai nya,Nayara memakai cream malam dan sedikit mempoles bibirnya dengan lipstik. setelah selesai berdandan dia pun bergegas menuju dimana suaminya berada.dengan detak jantung yang begitu berdebar Nayara mencoba mendekati suaminya.


"kak,,,,. " Panggil Nayara sambil menundukkan kepalanya.Betapa kagetnya Rian saat itu,ketika dirinya melihat penampilan istrinya malam ini.


"Sayang,,apa ini kamu? " Ucap Rian sambil mendekati nya.Nayara masih menundukan kepalanya.


"kamu cantik sekali malam ini. "


"Kakak,,,aku pernah bilang kalau aku akan menjalani hubungan kita layak nya pasangan suami istri. " ucap Nayara masih dalam keadaan menunduk.


"Jadi maksud kamu? "


"Iya, kakak boleh meminta hak kakak malam ini juga. "


"Alhamdulillah." Rian pun memeluk Nayara dengan perasaan yang benar-benar bahagia.


***


Nayara langsung terlelap karena lelah setelah melakukan kewajiban nya sebagai seorang istri.beda halnya dengan Rian dia langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan badannya(mandi).setelah nya dia ikut berbaring di samping sang istri yang sudah lama terlelap.


"Terimakasih kasih sayang. " Ucapnya sambil mencium kening istrinya,kemudian dia pun tidur dengan memeluk sang istri.

__ADS_1


__ADS_2