
Nayara terbangun karena dirinya merasa haus, tidak sengaja dia mendengar suara gemercik air di dalam kamar mandi.
"Rupanya si kakak sudah pulang. Ini jam berapa yah, duh kok aku sampai ketiduran. " Tak lama suara pintu kamar mandi pun terbuka.
"Kakak udah pulang? maaf yah Kak tadi aku ketiduran. " sapa Nayara ketika melihat suaminya keluar dari kamar mandi dan hanya melilitkan handuk di setengah badannya. Tak bisa di pungkiri postur tubuh suaminya yang gagah membuat Nayara kagum terhadap nya.
"Gak apa-apa sayang kebetulan kakak juga baru sampai kok, lagian memang di anjurkan kalau ibu hamil tuh harus banyak istirahat. Terus kamu kenapa bangun lagi hem? "
"Tadi aku terbangun karena haus, kakak udah makan? "
"Belum sayang. "
"Kakak,,,tadi aku kan udah bilang sama kakak, kakak makan di kantor aja. "
"Tapi kakak kangen masakan hasil tangan istri kakak, makanya kakak menahan rasa lapar kakak. "
"Kakak Jangan gitu ah, kalau nanti kakak sakit bagaimana? "
"InsyaAllah kakak gak akan kenapa-napa. " Nayara pun beranjak menuju lemari baju sang suami untuk mengambilkan baju untuknya.
"Ini kak bajunya cepetan pake, kalau terlalu lama telanjang nanti kakak masuk angin. "
" Tapi kamu suka kan melihat kakak kayak gini? " Goda Rian sambil menaik turunkan alisnya.
" Mulai deh mesumnya. kalau kakak terus-terusan mesum kayak gini lama-lama aku ngeri deh. "
"Hahahaha mana ada istri ngeri karena kemesuman suaminya. " Ucap Rian sambil menjepit hidung istrinya.
"Kebiasaan banget deh kalau udah jepit-jepit hidung, sakit tau. " omel Nayara sambil menepis tangan Rian dari hidungnya.
"hahaha maaf, abisnya istri kakak ini gemesin banget deh. oh yah kamu udah makan belum? "
__ADS_1
"Udah kak tadi aku makan duluan soalnya aku lapar banget. maaf yah Kak aku gak nungguin kakak, habisnya akhir-akhir ini aku gampang lapar. "
"Gak apa-apa sayang malahan kakak seneng dengernya, kamu memang harus banyak asupan makanan supaya calon anak kita tumbuh sehat. " ucap Rian sambil mengusap perut sang istri.
"Kakak mau makan sekarang? " Rian menganggukan kepalanya.
"Ya udah aku temenin kakak makan yah. "
"memangnya kamu tidak ngantuk? kalau kamu ngantuk kamu tidur lagi aja, kakak bisa makan sendiri kok. "
"Gak kok kak, kayanya ngantuk aku udah ilang. Kita kebawah sekarang yuk!!! "
"Ayo." Ucap Rian sambil menggandeng bahu sang istri.
Rian menuruni anak tangga dengan sangat hati-hati, Rian benar-benar berusaha untuk menjadi suami dan calon ayah siaga untuk istri dan calon anaknya itu.
"Kakak aku hangatin dulu telurnya yah. "
"Tapi telurnya udah dingin kak. "
"Gak apa-apa, kakak yakin meskipun telurnya dingin tapi bakalan tetep enak kok. "
"Kakak yakin? "
"Iya sayang. "
"Ya udah kalau gitu. "Nayara mulai melayani suaminya.
" Ini kak. "
"Makasih sayang. " Nayara hanya tersenyum menanggapinya.
__ADS_1
"Maaf yah Kak hari ini aku cuma masak telur sama kerupuk aja, soalnya bahan-bahannya udah pada abis. "
"Gak apa-apa sayang. Oh Iya kakak lupa kita kan belum sempat belanja buat keperluan bulanan lagi. Besok pulang kerja kakak belanja deh. "
"Biar aku aja kak yang belanja, aku tau pulang kerja kakak pasti cape. "
"Gak apa-apa sayang. "
"Aku ikut yah Kak, aku bosen di rumah terus. "
"Iya,, besok pulang kerja kita belanja sama-sama. " Nayara lagi-lagi tersenyum dengan jawaban sang suami. dia begitu bahagia karena suaminya tidak pernah menolak keinginan dirinya.
"hoaaaam."
"Kamu ngantuk sayang? " Tanya Rian saat melihat istri nya yang terus menguap.
"Iya kak, kok tiba-tiba aku ngantuk lagi nih, hehe. "
"Ya udah kamu tunggu dulu di sini, kakak bikinin kamu susu dulu.sesudah minum susu dan vitamin kamu tidur lagi. "
"Kakak yakin kakak tidak akan menagih sesuatu sama aku? " Rian yang mengingat dengan rencana percintaan mereka tadi pagi hanya tersenyum sambil mengelus kepala istrinya.
"Kalau kamu ngantuk kamu tidur aja, kakak gak tega memintanya jika istri kakak sendiri kayanya udah ngantuk berat. "
"Yes akhirnya malam ini aku terbebas dari terkaman suamiku hehe. " gumam Nayara dalam hati.
"Nih susunya, ayo minum dulu dan jangan sampai tersisa. "
"Siap pak bos. " Ucap Nayara sambil memberikan hormat pada suaminya.
setelah selesai minum susu dan vitamin mereka kembali menuju kamar mereka. Tak memerlukan waktu lama mereka telah terbang bersama mimpi mereka masing-masing.
__ADS_1