Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
Episode 85


__ADS_3

praaaaaang........


"Astaghfirullah... kakak suara itu kan dari kamarnya Rani? "


"Iya sayang, ayo kita lihat. "


"Astaghfirullah awas Ran,, kamu jangan kebawah, nanti kaki kamu kena pecahan gelas. " ucap Nayara ketika masuk dan melihat gelas berserakan karena pecah.


"Udah sayang kamu tunggu saja disini, biar kakak yang bersihin pecahan gelasnya. " ucap Rian ketika Nayara hendak membersihkan pecahan gelas tersebut.


"Gak usah kak Rian, biar aku aja yang bersihin pecahan gelasnya. " jawab Rani karena tak enak jika harus merepotkan Rian dan istrinya.


"Udah gak apa-apa Ran, kamu duduk saja, kamu pasti masih pusing. "


"Tapi aku gak enak terus ngerepotin kalian. "


"Udah gak apa-apa Ran, kami ikhlas kok. "


Jepri pun tak kalah kagetnya ketika mendengar ada suara barang pecah, sehingga dengan tidak sengaja Jepri ikut masuk ke kamarnya Rani. Entah kenapa ketika pertama kali melihat Rani, Jepri memiliki perasaan yang berbeda.


"Alhamdulillah pecahan gelas nya udah beres kakak bersihkan. "


"Makasih kak. " Ucap Nayara pada suaminya, dia benar-benar beruntung memiliki suami seperti Rian.


"Sama-sama sayang. "


"Kenapa gelasnya bisa pecah Ran? "


"Tadi aku mau ambil minum, gak sengaja gelasnya tersenggol. maaf ya Nay. "


"Udah dong, kamu jangan terlalu banyak minta maaf, kamu udah aku anggap seperti kakak aku sendiri. "


"Makasih Nay. "


"Ran kok aku gak tega kalau harus biarin kamu sendirian disini. kalau kamu mau, untuk sementara waktu kamu tinggal bareng aku aja dulu, sampai kesehatan kamu pulih. "

__ADS_1


"Gak ah Nay, aku gak mau, aku gak mau ngerepotin kalian terus. Lagian kamu jangan khawatir, sebentar lagi juga aku pasti sembuh kok."


"Kamu yakin Ran? "


"Iya Nayara,,, aku yakin. "


Tak sengaja mata Rani melihat ada laki-laki asing di sebelahnya Rian. Rani pun bertanya kepada Nayara dengan isyarat matanya yang melihat ke arah Nayara.


"Oh iya Ran, kenalin itu temen kerjanya kak Rian. "


Ucap Nayara yang mengerti dengan isyarat yang diberikan Rani kepadanya.


"Eh iya maaf mba, tadi aku ikutan masuk karena kaget ketika mendengar ada suara barang pecah, makanya aku masuk dengan spontan. sekali lagi maaf ya mba kalau aku lancang. "


"Gak apa-apa, tapi jangan panggil aku mba dong, aku belum tua-tua banget kan Nay? " Celetuk Rani secara spontan karena tak Terima Jepri menyebutnya dengan panggilan mba.


"Eh iya maaf,, kalau begitu boleh aku tau nama kamu? "


Bukannya menjawab, Rani malah menatap ke arah Nayara.


"Eh iya, kenalin nama aku Rani. "


"Kenali juga, nama aku Jepri. "


"Tumben ngomongnya gak cengengesan. " Rianpun mencoba menggoda Jepri. Rian tau kalau saat ini Jepri sedang salah tingkah, maka dari itu Rian mencoba untuk mencairkan suasana.


"loe jangan gitu dong bro. " Bisik Jepri sambil menyenggol tangan Rian.


"Habisnya sikap Loe lucu tau kalau kaya gini. "


"Sialan loe Yan. Oh ya Yan kalau gitu gue kembali ke kantor ya, kalau terlalu lama di sini yang ada nanti gue kena pecat. "


"Oke,, makasih ya Jep, maaf loe udah gue repotin. "


"It's Oke, kalau begitu gue balik sekarang. " Rianpun menganggukan kepalanya.

__ADS_1


"Nay, Ran, saya permisi dulu. "


"Iya kak Jepri. "


"Kalau begitu saya permisi. assalamu'alaikum. "


"Wa'alaikumsalam."


Jepri pun keluar dengan di antar Rian sampai ke teras depan.


"Oh ya Yan, boleh dong aku minta no HP nya si Rani. "


"Jadi ceritanya loe naksir nih sama sahabat istri gue? "


"Gak tau juga sih, tapi entah kenapa ada perasaan aneh ketika pertama kali gue lihat si Rani tadi. "


"Hahahaha ternyata loe normal juga yah. "


"Gila loe Yan, dari dulu gue emang normal,cuma gue belum ada yang srek aja sama cewek-cewek."


"Terus sekarang Loe udah srek gitu sama si Rani?"


"Gak tau juga sih. ya Mudah-mudahan aja kedepannya bisa bersilaturahmi. "


"Alah so ustadz banget cara bicara loe Jep.Tapi nanti gue coba minta no HP nya Rani sama istri gue. "


"Bener ya Yan. "


"Iya."


"Ya udah kalau gitu gue capcus sekarang. "


"Ok.hati-hati bro, jangan ngebut-ngebut bawa mobilnya. "


"Oke."

__ADS_1


Setelah mobil Jepri keluar dari kawasan kosannya Rani, Rian langsung masuk kembali untuk mengajak Nayara pulang, karena cuaca sudah semakin sore.


__ADS_2