Taqdir-Nya Mempertemukan Kita

Taqdir-Nya Mempertemukan Kita
Bab 28


__ADS_3

***


(Keesokan harinya)


Hari ini merupakan hari pertama Rian masuk kerja setelah mereka menikah,setelah melaksanakan shalat subuh berjamaah Nayara langsung berjalan menuju dapur,dia ingin membuat sarapan untuk mereka berdua.


"Masak apa yah untuk hari ini? " ucap Nayara sambil memasang celemek di tubuhnya.


"mungkin untuk sarapan hari ini aku buat nasi goreng spesial saja deh, Bapak juga kan biasanya sangat suka jika sarapan dengan nasi goreng buatanku. " Nayara pun mulai membuka kulkas dan mengambil bahan-bahan yang di perlukan untuk membuat nasi goreng tersebut.Tak butuh waktu lama untuk Nayara membuat nasi goreng tersebut,hingga disaat Rian menghampiri nya,nasi goreng buatannya pun sudah selesai dia masak.


"Mmmmm kamu masak apa sayang,aromanya sedap sekali? " ucap Rian sambil memeluk Nayara yang sedang menghidangkan nasi goreng tersebut.


"Aku lagi masak nasi goreng kak buat sarapan kita hari ini,nih udah mateng,semoga kakak suka dengan masakanku ini.sekarang kakak mandi dulu gih,setelah itu kita sarapan sama-sama."


"Oke istriku. " ucap Rian sambil menjentikan jidat Nayara dengan telunjuknya.


Setelah selesai menghidangkan masakannya,Nayara berjalan menuju kamar untuk menyiapkan pakaian kerja suaminya.Tak lama Rian keluar dari kamar mandi.


"Kak,,aku udah menyiapkan pakaian kerja kakak di atas kasur. " ucap Nayara yang sedang mengoleskan cream siangnya di depan cermin.

__ADS_1


"Makasih istri ku."


"Oh ya kak,,maaf yah tadi malam aku ketiduran di dalam mobil,makasih juga kakak udah menggendong aku sampai ke kamar,padahal kakak bangunin aku aja." ucap nayara yang ketika bangun tidur dirinya sudah berada di atas kasur,padahal dia ingat sekali terakhir dia sadar dia berada di dalam mobil.


"Mana mungkin kakak tega membangunkan istri kakak yang lagi terlelap tidur. "


"Makasih kak. "


"Iya sayang sama-sama." Rian pun memakai kemeja dan celananya di depan Nayara,namun kali ini Nayara tidak protes.dia bertekad akan belajar beradaptasi layaknya hubungan suami istri pada umumnya.ketika Rian akan memakai dasinya,Nayara pun mengambil alih dan memakai kan dasi tersebut di leher sang suami.


"Selesaaaaai,,," ucap Nayara ketika dia sudah selesai memakai kan dasi tersebut.


"Ya udah kita kebawah sekarang yuk,kita sarapan bareng."


"Oke." mereka berjalan menuruni anak tangga menuju meja makan. mereka pun memulai sarapannya bersama-sama.ada yang beda dengan Rian kali ini.biasanya Rian sarapan sendiri dengan makanan yang dia pesan dari go food beda hal nya dengan sekarang,dia sarapan di temani oleh wanita yang sekarang sudah sah menjadi istrinya.Rian benar-benar sangat bersyukur dengan semua yang dia miliki saat ini.


"Bagaimana kak,,enak gak nasi goreng nya? "


"Enak sekali sayang,ternyata kamu bukan hanya cantik dan sholehah saja,tapi kamu juga jago masak,mungkin kedepannya kakak harus siap-siap perut kakak yang membuncit karena terlalu banyak makan. "

__ADS_1


"Syukur lah kalau kakak suka dengan masakanku.Oh ya kakak biasanya pulang kerja jam berapa? "


"kakak biasanya pulang jam 5 sore.sayang,,kamu enggak apa-apa kan kakak tinggal di rumah sendirian? " ucap Rian di sela-sela makannya.


"Gak apa-apa kak,kakak tenang aja.ketika dulu di rumah,aku sering kok di tinggal sama bapak dan adik-adiku.


" Syukur lah kalau kamu tidak apa-apa. "


Nasi goreng di piring Rian sudah habis di lahapnya.


"Kalau gitu kakak berangkat sekarang yah keburu jalanan kejebak macet. "


"Iya kak,kakak hati-hati yah jangan ngebut. "


"Iya sayang. " Rian pun berjalan menuju keluar dengan di antar Nayara sampai depan pintu. sebelum berangkat,Nayara mencium tangan Rian kemudian disusul oleh Rian yang mencium kening Nayara.


"Assalamu'alaikum."


"waalaikumsalam." setelah mobil Rian tidak terlihat,Nayara pun masuk ke dalam rumah untuk membereskan piring bekas sarapan mereka tadi.

__ADS_1


__ADS_2