
Dengan segenap kesabaran yang di milikinya,Rian terus mencoba menjelaskan masalah yang menjadi bumerang di dalam hubungannya dengan Nayara.Meskipun Nayara masih tetap mau melanjutkan pernikahan mereka,namun sikap yang di tunjukan Nayara sekarang benar-benar berubah 180°.sikap Nayara sekarang benar-benar dingin.Tak pernah sedikit pun Nayara memberi kabar bahkan setiap Rian mengirimkan chat,Nayara tak pernah sekalipun membalasnya.Rian benar-benar bingung dengan masalah yang sedang di hadapinya sekarang.
Hari ini Rian bertekad akan menemui Nayara dikediamannya secara langsung,dia tidak mau hubungan nya dengan Nayara terus-terusan seperti sekarang.
Motor yang di kendarai nya sudah sampai di halaman rumah Nayara.Dengan hati yang tak karuan,Rian mengetuk pintu rumah Nayara.Ayah Nayara yang mendengar pintu rumahnya ada yang mengetuk langsung membukanya.
"Assalamu'alaikum"
"Waalaikum salam,,Eh nak Rian,ayo masuk nak. "
"Terima kasih pak.Nay nya ada pak? "
"Nayara ada di kamarnya nak Rian.Sudah 3 hari kebelakang,Nayara terus mengurung dirinya di dalam kamar,bapak bingung harus berbuat apa. "
"Rian minta maaf atas semua kesalahan pahaman ini pak,tapi Rian benar-benar tidak berniat sedikit pun untuk menyakiti nya."
"Iya nak Rian bapak sangat percaya kepada nak Rian. "
"Apakah Rian boleh bertemu dengan Nayara pak?Rian ingin mencoba menjelaskan nya lagi,Rian gak mau hubungan Rian dengan Nayara terus begini. "
"Memang sebaik nya kalian harus berbicara,bapak akan coba membujuk Nayara untuk mau menemui kamu.bapak coba panggil dulu Nayara ya. "
"Iya Pak,, terimakasih. "
sang ayah pun menghampiri Nayara di kamarnya dan mencoba membujuk Nayara.
tok.. tok.. tok..
__ADS_1
"Nak boleh bapak masuk? "
"Masuk aja pak pintu nya gak Nay kunci. " sang ayah pun langsung masuk setelah mendapatkan izin.
"Nak di depan ada nak Rian. " Nayara tak menjawab sedikitpun,dia malah meneteskan air mata nya.
"Nak bapak tau kamu kecewa dengan nak Rian,tapi kamu juga harus mencoba mendengarkan penjelasan nya.bapak yakin nak Rian tidak berniat sedikit pun untuk menyakiti mu."
"Nay gak tau pak,apakah Nay harus percaya atau mengabaikan nya.kegagalan cinta Nay di masa lalu membuat Nay takut,Nay takut kak Rian pun sama kaya pria yang udah ninggalin Nay." ucap Nayara sambil terus menangis.
"Maka dari itu,saran bapak berbicara lah dari hati ke hati,jangan membiarkan masalah terus berlanjut tanpa penjelasan,apalagi sebentar lagi pernikahan kalian akan di langsungkan.Apa kamu mau memulai pernikahan kalian dengan hubungan yang tidak baik?bapak tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya rumah tangga kalian nanti.Bapak yakin nak Rian tidak berniat untuk menyakiti kamu.sekarang temuilah dia,jangan biarkan orang ketiga menghancurkan hubungan kalian. " ucap sang ayah sambil mengusap kepala Nayara.Nay pun menganggukan kepalanya dan bergegas keluar untuk menghampiri Rian yang sedang menunggu nya di ruang tamu.Melihat Nay datang Rian sedikit lega,karna Nay masih mau menemuinya.
"Nay,,, " hanya kata itu yang Rian keluarkan setelah melihat Nayara dihadapan nya.namun Nayara belum mau mengeluarkan kaga-kata di mulutnya,Nay masih tetap bergeming.
"Nay tolong jangan terus diemin kakak kaya gini,kakak tidak sanggup dengan sikap kamu kaya gini. "
"Aku ingin kita mencari tempat lain untuk membicarakan ini,aku tidak mau bapak mendengar semua pembicaraan kita. " potong Nay tanpa menatap Rian.
setelah berpamitan kepada ayah Nayara,Rian pun membawa Nayara ke sebuah taman yang tempo hari pernah mereka kunjungi.
"Nay kakak mohon tolong percaya sama kakak,dan kakak mohon kamu jangan terus diemin kakak kaya gini Nay. "
"Aku gak tau kak apa aku harus percaya atau tidak setelah aku mengetahui ada wanita yang merindukan kakak,atau mungkin sebaliknya. "
"Nayara tolong percaya sama kakak,kakak tidak punya hubungan apa-apa dengan semua wanita di luar sana termasuk Anita.dia hanya masa lalu kakak yang sudah kakak buang jauh-jauh.kakak juga tidak menyangka dia akan menghubungi kakak,karena setelah dia menikah kami sudah tidak pernah melakukan komunitas.kakak juga kaget setelah mendengar kalo Anita mengirimkan chat pada kakak.
"kalo dia memang masa lalu,kenapa kontak dia masih kakak simpan di HP kakak?apa kakak berniat suatu saat kakak akan menghubunginya? "
__ADS_1
"Bukan begitu Nay,kakak belum sempat menghapus nya,mana mungkin kakak akan menghubungi seorang wanita yang sudah bersuami.
"Apakah hanya sekedar menghapus kontak seseorang,kakak tidak sempat?kenapa kejadian ini datang disaat kita akan memulai hidup baru kita kak?" ucap Nay sambil menundukan kepalanya,namun cara bicara Nayara kali ini tidak dengan emosi malah kali ini Nayara terlihat lemah.
"Sayang dengerin kakak,sekali lagi kakak bersumpah,hanya kamu wanita yang kakak sayangi,hanya kamu wanita yang akan mendampingi kakak dan hanya kamu wanita yang akan menjadi ibu dari anak-anak kakak kelak." penuturan Rian agar dapat meyakinkan Nayara.
"Aku benar-benar takut kehilangan kakak." jawab Nayara sambil terisak.Rian benar-benar tidak tega melihat kesedihan Nayara,Rian pun langsung memeluk nya untuk mencoba menenangkan nya.
"Kamu tidak akan pernah kehilangan kakak,kakak berjanji akan selalu ada di samping kamu,sekarang,besok dan sampai ajal memisahkan kita.kamu wanita yang Allah kirim untuk kakak. " tutur Rian sambil mengusap kepala Nayara,tanpa di sengaja Rian pun meneteskan air matanya.
"Apa aku bisa pegang janji kakak. "
"Iya sayang kamu bisa pegang janji kakak ini. " Tanpa disadari Nay mengeratkan pelukannya pada Rian.
"Aku minta,kakak jangan pernah ninggalin aku. " Nay terus terisak bersama kata-kata yang diucapkan nya.
"kakak berjanji Nay. " Nayara tak berhenti menangis di pelukan Rian.setelah merasa sedikit tenang,Rian pun melepaskan pelukannya.
"Terimakasih sayang karena kamu sudah mau percaya sama kakak." Nay pun menganggukan kepalanya.
"tolong Kamu jangan diemin kakak kaya kemarin lagi ya,kakak benar-benar tidak kuat,kakak juga takut kehilangan kamu. "
"Iya kak,asal kakak bisa pegang janji kakak. "
"Iya sayang.kita pulang sekarang atau kamu mau jalan-jalan dulu? "
"Aku mau pulang kak,aku mau istirahat. "
__ADS_1
"Baiklah,yuk." Rian pun menuntun tangan Nayara menuju parkiran
"Alhamdulillah,semoga kedepannya tidak akan ada lagi masalah yang mengganggu hubungan kami" Gumam Rian dalam hati.