Tasbih Cinta Aisah

Tasbih Cinta Aisah
Rahasia keluarga Arlando


__ADS_3

HANYA CERITA FIKSI ! ! !BIJAK LAH DALAM BERKOMENTAR!


"Apa yang bisa ku lakukan,tugas ku hanya ingin membuat mu bahagia.Pernah sekali menentang pernikahan ke dua orang tua mu,Aku tidak akan menentang pernikahan mu lagi!"kini Justin mendongakkan kepala nya,melihat ke arah Causalia,ada seribu pertanyaan yang terpancar di netra Justin.


Silsilah keluarga Arlando memang terkenal cukup di segani dan keluarga yang paling di hormati di Thailand.Namun,Justin tidak pernah tahu,jika pernikahan orang tua nya banyak yang tidak senang dan tidak setuju.Selain dari pihak Ayah nya juga dari pihak ibunya.Banyak yang menentang pernikahan itu.


Karena Ibu Justin asli Thailand lahir dengan agama Budha.Sedangkan,Ayah Justin terlahir dengan Agama Islam.Tetapi Justin menggunakan marga dari pihak ibu,karena semenjak bayi Justin di rawat oleh Causalia.Hanya Causalia yang mau menerima dan merawat Justin.


"Oma,jika pilihan ku tidak sesuai dengan keinginan mu,aku akan memilih untuk mundur dan melupakan nya!"tukas Justin,ia memegang tangan Causalia dan menyakinkan sang Oma.


"Sayang,aku ini sudah tua,dan sudah seharusnya menimbang cucu bukan? jadi kapan kamu akan menikahi wanita ini?"tanya Causalia dengan lembut.


"Tapi Oma,bukan kah kami berbeda!"Justin terlihat bingung.


"Orang tua mu juga berbeda.Tapi,Mama mu yang berkorban untuk Papa mu.Justin,jangan pernah menyalahkan Papa mu karena telah mengambil nya dari keluarga ini dan Tuhan nya.Sungguh perasaan cinta dan rasa nyaman itu tidak ada yang bisa mengalahkan nya.Oma tidak berpihak kepada siapapun,tapi itu hidup mereka,hanya mereka yang tahu dan jalani.Mereka berdua pergi meninggalkan mu bukan karena mereka tidak mencintai mu,tapi tugas mereka telah selesai di dunia ini,dan Oma sangat senang.Perjuangan ibu mu untuk melahirkan mu,sungguh ia menitipkan Anak yang begitu tampan dan baik seperti mu,Oma sadar besarnya cinta Papa mu kepada Mama mu telah membawa mereka pada titik kebahagian yang mungkin tidak akan di miliki oleh orang lain!"


Justin tercengang,setelah mendengar cerita dari Causalia.Kini Justin berpikir tidak ingin egois,dia tidak akan mungkin bisa pergi memilih cinta nya,dan meninggalkan wanita tua ini yang sudah lama merawat nya dan membesarkan dia hingga menjadi seperti ini.


"Aku tidak akan pergi meninggalkan Oma,aku akan selalu berada di samping Oma!"tukas Justin,kini memeluk wanita tua itu dari samping.


"Kamu berhak bahagia,kejar dia dan jadikan dia ratu di hati dan hidup mu!"timpal Causalia.


"Jika aku menikahi nya,bukan kah berarti aku akan meninggalkan Oma?"


"Jika Aisah setuju,bawalah dia tinggal bersama ku,aku akan mengatur segala nya.Aku tidak akan pernah ikut campur dalam urusan agama kalian!"ujar Causalia terlihat begitu pasrah.Dan merelakan cucu satu-satu nya berpindah ke lain hati.

__ADS_1


Justin memeluk Causalia dengan begitu erat,tidak ada yang bisa Justin katakan lagi.Keputusan Causalia sudah final,dan tidak akan ada seorang pun yang bisa menentang nya.


* * *


Ke esokan pagi nya. . .


Suasana mansion terlihat begitu tegang,bagaimana tidak,kabar Justin untuk berpindah ke lain hati,telah di ketahui oleh keluarga besar Arlando.


Martin adalah Kakak Laki-laki dari ibu nya Justin.Tapi,Oma malah memilih Justin untuk mewarisi 90% kekayaan milik Arlando,bahkan Martin hanya mendapatkan 10% nya saja.


"Aku tidak setuju,Justin menikahi wanita itu.Ibu bagaimana kamu bisa setuju? bukan kah Kamu ingat bagaimana dulu Raylai menderita setelah memilih Pria itu untuk menjadi suami nya? apa yang ia dapat selain kematian ?"


"Cukup!"Causalia bangkit dari tempat duduk nya.Martin adalah Paman Justin,orang yang sangat menentang keputusan Justin,dan malah yang selalu ingin merebut kekuasaan di tangan Justin,karena menurut nya kekuasaan itu adalah milik dia seutuhnya.


"Aku belum mati!"tegas Causalia,Martin terdiam."Masih ada aku yang bisa mengambil keputusan untuk cucu ku.Bukan kah,saat ini kamu telah memiliki keluarga sendiri,kenapa masih sibuk mengurus keluarga ini?"


Blam!


Martin membanting pintu depan,Causalia terduduk kembali di sofa sembari mengelus dada nya.


Di Tempat Lain. . .


Justin dan Jos,baru saja tiba di depan kontrakan Aisah.Namun,tempat itu terlihat begitu sepi dan pintu pagar tergembok dari luar,itu pertanda nya penghuni rumah telah pergi sejak pagi.


"Jos,coba kamu cari tahu,Meraka sedang berada di bandara mana?"

__ADS_1


"Baik Tuan!"Jos mengeluarkan Ipad di dalam saku jas nya,lalu mengerjakan apa yang di perintah oleh Justin.


"Tuan,mereka ada di bandara,BTZ Betong Airport!"


"Hentikan keberangkatan pesawat mereka,terserah bagaimana pun cara nya,kau harus menghentikan mereka!"titah Justin,sedangkan Jos tahu,itu sulit di lakukan,karena penerbangan Aisah di jam 08:45,sedangkan saat ini sudah jam 09:00.Bahkan, mereka telah melewati waktu 15 menit lama nya.


"Apa yang kamu pikirkan,kenapa masih disana!"teriak Justin,saat melihat Jos yang masih berdiri di luar mobil.Sedangkan, Justin sudah berada di dalam mobil duduk di belakang kursi kemudi.


"Tu-tuan,apa masih bisa di kejar,sedangkan kita sudah lewat 15 menit,dari jadwal keberangkatan pesawat tersebut.


"Masih!"sahut nya singkat,Jos hanya bisa menghela nafas,lalu menyalakan mesin mobil nya.


Dalam perjalanan,Justin duduk dengan tenang di belakang jos.Namun, mulut nya terus saja berbicara,membuat Jos begitu panik dan khawatir,apalagi sikap kertas kepala Justin yang tak bisa di toleransi.


"Apa tidak bisa lebih kencang lagi?"Jos segera menaikan kecepatan mobil nya.


"Masih lambat,jika kita terlambat tiba di sana,kamu tau akibat nya!"pungkas Justin,Jos hanya bisa pasrah dan diam saja.


Dua puluh menit telah berlalu,semakin membuat Jos panik.Apalagi,saat melihat jam di tangan nya,dari waktu keberangkatan Aisah,mereka telah melewati waktu hampir satu jam lama nya.


Justin segera berlari menuju apron bandara,meskipun ada beberapa Security yang mencoba menghalangi nya.Namun,tidak membuat Justin menyerah.


"Tuan,anda tidak bisa lewat!"Security tersebut menahan Justin .


"Jangan halangi saya!"tegas Justin,

__ADS_1


"Tapi Tuan...."


"Jos,ini tugas mu!"Jos mengangguk ia pun berbicara dengan petugas tersebut.Sedangkan,Justin sudah berlari menuju apron.


__ADS_2